• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 6 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Editorial

Kisruh Gajah, Macan, dan Kijang di POP Kemendikbud

28/07/2020
in Editorial
78
SHARES
599
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

 

ChanelMuslim.com- Sejak Maret lalu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan meluncurkan program POP atau Program Penggerak Pendidikan. Program ini melibatkan ormas pendidikan yang sejatinya untuk meningkatkan mutu pendidikan di negeri ini. Ditargetkan, dalam dua tahun, POP bisa meningkatkan kompetensi 50 ribu guru, kepala sekolah, dan 5 ribu Paud/SD/SMP.

Ada tiga kriteria organisasi penggerak di POP ini. Yaitu, program Gajah, Macan, dan Kijang. Kriteria itu berdasarkan daya gerak organisasi untuk sejumlah guru dan sekolah. Anggarannya pun berbeda. Untuk Gajah senilai 20 milyar rupiah, Macan sebesar 5 milyar, dan Kijang 1 milyar.

Sejak Maret hingga April lalu, ormas pendidikan diminta untuk mendaftar dengan mengajukan proposal. Setelah melalui proses seleksi, Kemendikbud pun mengumumkan siapa saja yang lolos dan siapa yang tidak.

Untuk kriteria Gajah ada 28 ormas, kriteria Macan sebanyak 43 ormas, dan Kijang ada 112. Anggaran yang disediakan untuk program ini diperkirakan sebesar 595 milyar rupiah.

Kisruh mulai terjadi ketika tiga ormas besar pendidikan menyatakan mundur dari POP. Yaitu, Muhammadiyah, LP Maarif Nahdlatul Ulama, dan PGRI.

Dari kisruh inilah, sejumlah hal di POP ini akhirnya menjadi sorotan dan pertanyaan publik. Pertanyaan diawali dari kriteria panitia seleksi Kemendikbud soal siapa yang masuk kriteria Gajah, Macan, dan Kijang. Hal ini karena dari 28 organisasi yang masuk kriteria Gajah itu dikabarkan ada yang hanya sebagai lembaga bimbingan belajar. Itu pun kiprahnya setingkat kabupaten.

Melihat ini, wajar saja jika ormas pendidikan selevel Muhammadiyah, NU, dan PGRI merasakan keraguan terhadap POP ini. Sepertinya tiga ormas besar ini khawatir hanya dijadikan legitimasi dari sebuah program “siluman” yang boleh jadi hanya untuk mengejar target anggaran APBN.

Sorotan kedua yang diangkat sejumlah media adalah pada kalkulasi anggarannya. Total semua kriteria dengan sejumlah organisasi akan menghabiskan anggaran sebesar 887 milyar rupiah. Padahal total anggarannya hanya sebesar 595 milyar rupiah. Sederhananya, untuk kriteria Gajah saja dengan 28 ormas dan per ormasnya mendapat 20 milyar, berarti akan menghabiskan anggaran sebesar 560 milyar.

Aneh bin ajaib memang. Di tengah krisis pendidikan saat pandemi ini, di tengah anak-anak didik di daerah kedodoran soal alat dan sarana; masih sempat-sempatnya Kemendikbud menggolkan sebuah program yang sepertinya mengandung cacat kriteria peserta dan anggaran.

Sejumlah kalangan pun meminta agar program POP ini setidaknya ditunda, agar tidak terjadi salah kriteria dan anggaran. Jangan sampai, Kijang serupa Macan, dan Gajah dikira Kijang. (Mh)

 

 

 

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

University of Groningen Buka Beasiswa untuk Jenjang Master

Next Post

Dari Awan ke Jalanan, Pilot Malaysia Banting Setir Jadi Kurir Makanan

Next Post
Dari Awan ke Jalanan, Pilot Malaysia Banting Setir Jadi Kurir Makanan

Dari Awan ke Jalanan, Pilot Malaysia Banting Setir Jadi Kurir Makanan

Victoria University of Wellington Buka Beasiswa untuk Jenjang Master

Beasiswa Data Print untuk SD, SMP, SMA, dan Mahasiswa

  • Pastikan Sabun yang Kamu Gunakan Halal

    Pastikan Sabun yang Kamu Gunakan Halal

    173 shares
    Share 69 Tweet 43
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    700 shares
    Share 280 Tweet 175
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8152 shares
    Share 3261 Tweet 2038
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2008 shares
    Share 803 Tweet 502
  • KBIHU Aisyiyah Batang Gelar Pelepasan Jemaah Haji 2026, Bekali Calon Jemaah dengan Kesiapan Fisik dan Spiritual

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Sultan Sidoarjo Mengajak Keliling Rumah Mewah, Seperti di Istana

    127 shares
    Share 51 Tweet 32
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3629 shares
    Share 1452 Tweet 907
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4183 shares
    Share 1673 Tweet 1046
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11234 shares
    Share 4494 Tweet 2809
  • 25 Nama Bayi Laki-Laki Berawalan Huruf Z dalam Bahasa Arab

    862 shares
    Share 345 Tweet 216
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga