• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 24 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Tolak Jilbab, Pecatur AS Ini Pilih Boikot Kejuaraan Catur Dunia di Iran

07/10/2016
in Berita
70
SHARES
539
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

nazChanelMuslim.com – Nazi Paikidze-Barnes, seorang pecatur dunia yang berusia 22 tahun, memboikot kompetisi Kejuaraan Catur Dunia di Iran yang akan digelar tahun depan.

“Saya pikir Iran tidak layak menjadi tuan rumah kejuaraan dunia catur perempuan, karena di negara itu perempuan tidak memiliki hak-hak dasar dan mereka diperlakukan sebagai warga kelas dua,” katanya.

Di Iran, perempuan secara hukum diharuskan mengenakan hijab atau jilbab.

Nazi mengatakan dia tidak akan memakai jilbab yang disebutnya sebagai bentuk ‘dukungan terhadap penindasan’.

Federasi catur dunia, FIDE mengatakan Iran merupakan satu-satunya negara yang telah mengajukan proposal sebagai tuan rumah dan tidak ada negara anggota lainnya yang menyatakan keberatan.

“Tidak ada keluhan dari pemain atau pejabat dan semua orang menghormati hukum suatu negara, termasuk persyaratan soal pakaian,” kata FIDE dalam keterangan resminya.

Memang tidak semua pemain catur setuju dengan ide boikot, dan beberapa mengatakan hal itu dapat merusak upaya mempromosikan olahraga bagi kaum perempuan di Iran.

Mitra Hejazipour, seorang grandmaster berusia 23 tahun dari Teheran, mengatakan kepada Guardian: “Kejuaraan itu akan menjadi yang momen olah raga terbesar bagi kaum perempuan di Iran yang pernah saya lihat. Di masa lalu, kami belum bisa menjadi tuan rumah setiap kejuaraan dunia di bidang olahraga lainnya untuk kaum perempuan.

“Saya kira tidak tepat untuk menyerukan boikot. Kejuaraan ini penting bagi kaum perempuan di Iran. Ini adalah kesempatan untuk menunjukkan kekuatan kami,” tegasnya.

Sejak mengungkapkan rencananya untuk memboikot acara tersebut, Nazi telah dihujani kritik yang isinya menyebut dirinya tidak mengerti budaya Islam dan masyarakat Iran.

“Saya tidak anti-Islam atau agama lain. Saya berdiri untuk kebebasan beragama dan keyakinan,” kata Nazi.

“Saya memprotes keputusan FIDE bukan karena agama atau orang Iran, namun undang-undang pemerintah yang membatasi hak-hak saya sebagai seorang perempuan.”

Sementara itu, pecatur Inggris, Nigel Short menulis dalam akun tweeter miliknya bahwa dirinya mendukung kampanye Nazi Paikidze-Barnes.

Nazi lahir di Rusia dan dibesarkan di Georgia, tempat catur merupakan permainan yang umum di negara itu.

Dia sekarang tinggal di Las Vegas dan bersaing untuk menjadi pemain Amerika Serikat.

Dua nama besar di dunia percaturan perempuan dunia, Humpy Koneru dan Harika Dronavalli, yang berasal dari India, menceritakan pengalaman mereka bermain catur di Iran.

“Selama beberapa hari itu sedikit canggung bermain catur dengan mengenakan jilbab, namun perlahan-lahan saya menjadi terbiasa. Saya merasa kami harus menghormati budaya dan adat istiadat mereka,” kata Humpy kepada situs ChessBase India.

Dalam artikel yang sama, Harika mengatakan: “Tentu saja, tidak nyaman bermain catur dengan mengenakan jilbab, tapi bagi saya yang paling penting adalah momen kejuaraan dunia itu sendiri. Sehingga di mana pun itu digelar, itu bukan urusan saya.”[af/bbc]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Ahok dan Surah Al-Maidah Ayat 51

Next Post

Beragama Islam, Bintang Bollywood Ini Dilarang Tampil dalam Festival Hindu

Next Post

Beragama Islam, Bintang Bollywood Ini Dilarang Tampil dalam Festival Hindu

Faksi Palestina Kecam Pembajakan Israel Terhadap kapal Zaytouna-Oliva

Akhirnya, PPP Djan Faridz Deklarasi Dukung Ahok

  • Tips Merawat Pakaian Berbahan Cotton Dobby dengan Cara yang Tepat

    Tips Merawat Pakaian Berbahan Cotton Dobby dengan Cara yang Tepat

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Mengenal Zafeera Anti UV, Kain Premium yang Nyaman, Adem, dan Elegan untuk Aktivitas Seharian

    85 shares
    Share 34 Tweet 21
  • LKC Dompet Dhuafa Aceh dan Dinkes Aceh Tamiang Perkuat Kompetensi Kader Posyandu Pascabencana

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9169 shares
    Share 3668 Tweet 2292
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    715 shares
    Share 286 Tweet 179
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1230 shares
    Share 492 Tweet 308
  • Tokoh Muda Kemanusiaan Itu Telah ‘Pergi’

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4149 shares
    Share 1660 Tweet 1037
  • Heboh Duit Palsu Grade A

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Mengenal Tiga Warna Favorit Nabi Muhammad

    375 shares
    Share 150 Tweet 94
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga