• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 13 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Tolak Jilbab, Pecatur AS Ini Pilih Boikot Kejuaraan Catur Dunia di Iran

07/10/2016
in Berita
69
SHARES
532
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

nazChanelMuslim.com – Nazi Paikidze-Barnes, seorang pecatur dunia yang berusia 22 tahun, memboikot kompetisi Kejuaraan Catur Dunia di Iran yang akan digelar tahun depan.

“Saya pikir Iran tidak layak menjadi tuan rumah kejuaraan dunia catur perempuan, karena di negara itu perempuan tidak memiliki hak-hak dasar dan mereka diperlakukan sebagai warga kelas dua,” katanya.

Di Iran, perempuan secara hukum diharuskan mengenakan hijab atau jilbab.

Nazi mengatakan dia tidak akan memakai jilbab yang disebutnya sebagai bentuk ‘dukungan terhadap penindasan’.

Federasi catur dunia, FIDE mengatakan Iran merupakan satu-satunya negara yang telah mengajukan proposal sebagai tuan rumah dan tidak ada negara anggota lainnya yang menyatakan keberatan.

“Tidak ada keluhan dari pemain atau pejabat dan semua orang menghormati hukum suatu negara, termasuk persyaratan soal pakaian,” kata FIDE dalam keterangan resminya.

Memang tidak semua pemain catur setuju dengan ide boikot, dan beberapa mengatakan hal itu dapat merusak upaya mempromosikan olahraga bagi kaum perempuan di Iran.

Mitra Hejazipour, seorang grandmaster berusia 23 tahun dari Teheran, mengatakan kepada Guardian: “Kejuaraan itu akan menjadi yang momen olah raga terbesar bagi kaum perempuan di Iran yang pernah saya lihat. Di masa lalu, kami belum bisa menjadi tuan rumah setiap kejuaraan dunia di bidang olahraga lainnya untuk kaum perempuan.

“Saya kira tidak tepat untuk menyerukan boikot. Kejuaraan ini penting bagi kaum perempuan di Iran. Ini adalah kesempatan untuk menunjukkan kekuatan kami,” tegasnya.

Sejak mengungkapkan rencananya untuk memboikot acara tersebut, Nazi telah dihujani kritik yang isinya menyebut dirinya tidak mengerti budaya Islam dan masyarakat Iran.

“Saya tidak anti-Islam atau agama lain. Saya berdiri untuk kebebasan beragama dan keyakinan,” kata Nazi.

“Saya memprotes keputusan FIDE bukan karena agama atau orang Iran, namun undang-undang pemerintah yang membatasi hak-hak saya sebagai seorang perempuan.”

Sementara itu, pecatur Inggris, Nigel Short menulis dalam akun tweeter miliknya bahwa dirinya mendukung kampanye Nazi Paikidze-Barnes.

Nazi lahir di Rusia dan dibesarkan di Georgia, tempat catur merupakan permainan yang umum di negara itu.

Dia sekarang tinggal di Las Vegas dan bersaing untuk menjadi pemain Amerika Serikat.

Dua nama besar di dunia percaturan perempuan dunia, Humpy Koneru dan Harika Dronavalli, yang berasal dari India, menceritakan pengalaman mereka bermain catur di Iran.

“Selama beberapa hari itu sedikit canggung bermain catur dengan mengenakan jilbab, namun perlahan-lahan saya menjadi terbiasa. Saya merasa kami harus menghormati budaya dan adat istiadat mereka,” kata Humpy kepada situs ChessBase India.

Dalam artikel yang sama, Harika mengatakan: “Tentu saja, tidak nyaman bermain catur dengan mengenakan jilbab, tapi bagi saya yang paling penting adalah momen kejuaraan dunia itu sendiri. Sehingga di mana pun itu digelar, itu bukan urusan saya.”[af/bbc]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Ahok dan Surah Al-Maidah Ayat 51

Next Post

Beragama Islam, Bintang Bollywood Ini Dilarang Tampil dalam Festival Hindu

Next Post

Beragama Islam, Bintang Bollywood Ini Dilarang Tampil dalam Festival Hindu

Faksi Palestina Kecam Pembajakan Israel Terhadap kapal Zaytouna-Oliva

Akhirnya, PPP Djan Faridz Deklarasi Dukung Ahok

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8383 shares
    Share 3353 Tweet 2096
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4299 shares
    Share 1720 Tweet 1075
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3782 shares
    Share 1513 Tweet 946
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    830 shares
    Share 332 Tweet 208
  • Senam Ling Tien Kung: Sejarah, Cara Pelaksanaan, dan Manfaatnya

    435 shares
    Share 174 Tweet 109
  • Alasan Nikita Willy Mantap Berhijab

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Istana Nurul Iman Brunei Tercatat Terbesar di Dunia, Luasnya hingga 200.000 Meter Persegi

    125 shares
    Share 50 Tweet 31
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11325 shares
    Share 4530 Tweet 2831
  • Pemuda Indonesia Hadir di Pembukaan OIC Youth Capital Konya 2026, Kota Kelahiran Rumi

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Untuk Pemula, Belajar Islam Mulai dari Mana?

    3194 shares
    Share 1278 Tweet 799
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga