KHOTMUL Qur’an atau biasa disebut khataman Al Qur’an adalah istilah untuk pembacaan ayat Al Qur’an dari awal hingga akhir, sesuai dengan urutan surah yang ada dalam mushaf Al Qur’an. Pada tahun ini, Pimpinan Cabang (PC) Persaudaraan Muslimah (Salimah) Bojonggede menggelar mandiri khotmul qur’an setelah tahun-tahun sebelumnya menginduk kepada Proda Kabupaten Bogor.
Acara yang digelar Ahad pagi (22/2/2026), di Masjid Jami Syarif Hidayatullah, jalan baru bambu kuning, Pemda, Desa Bojong Baru, dihadiri oleh sekitar 150 orang.
Sebelum acara dimulai, jamaah yang hadir, masing-masing mendapat bagian bacaan per setengah juz hingga nantinya bisa menghatamkan Al Qur’an secara bersama-sama dalam sekali duduk.
Selain untuk menyemarakkan syiar ramadan, program departemen dakwah Salimah yang diinstruksikan untuk dilaksanakan mulai dari struktur pusat hingga desa ini juga bertujuan untuk meningkatkan kecintaan pada Al-Qur’an dan membangun pembiasaan membacanya di bulan-bulan setelah Ramadan, mendapatkan keberkahan serta semakin mendekatkan diri kepada Allah.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Dalam sambutannya, Ketua Departemen dakwah PC Salimah Bojonggede sekaligus ketua pelaksana rangkaian kegiatan ramadan, Mufidah membeberkan alasan kenapa Khotmul Qur’an kali ini diadakan di pekan awal Ramadan.
“Kami laksanakan di awal Ramadan agar jamaah banyak yang hadir dan biasanya masih semangat serta fokus dengan target khatam Al Qur’an,” tutur wanita yang kerap disapa Umi Evi tersebut.
Lanjut Evi, jika kegiatan dilaksanakan di minggu-minggu berikutnya, kemungkinan para jamaah sudah disibukkan dengan persiapan mudik, iktikaf atau acara lainnya.
Ketua DKM Jami Syarif Hidayatullah yang diwakili oleh sekretaris, Mahmudi turut hadir dan menyambut baik penyelenggaraan acara yang memang rutin diselenggarakan di masjid tersebut.
Selain mengkhatamkan Al Qur’an, dalam acara yang mengangkat tema “Ramadan Mashlahat Berdampak” ini juga dilakukan penggalangan donasi Palestina yang nantinya akan disalurkan melalui program Pos Penanggulangan Musibah dan Bencana (P2MB) dan Dunia Islam Salimah.
Semarakkan Syiar Ramadan, Salimah Bojonggede Gelar Khotmul Qur’an
Ketua Depdiklat PD Salimah Kabupaten Bogor, Yati Kusumawati yang hadir mewakili Salimah Kabupaten Bogor menyampaikan apresiasinya.
“Barakallah untuk PC Salimah Bojonggede karena menjadi yang terawal melaksanakan Khotmul Qur’an dibanding PC lain. Semoga bisa selalu menjadi garda terdepan dalam menjalankan program kebermanfaatan,” ungkap wanita yang pernah menjabat sebagai Ketua PC Salimah Bojonggede periode 2022-2025 tersebut.
Yati juga mengingatkan bahwa PD Salimah Kabupaten Bogor juga akan melaksanakan acara serupa pada 1 Maret yang akan datang dan mengajak para jama’ah untuk hadir di Masjid Baitul Faidzin, jalan tegar beriman, Cibinong, komplek Pemda Kabupaten Bogor.
Salah satu Mubalighah Kabupaten Bogor, Ustazah Nurul Fadhilah, S.KM, didapuk sebagai narasumber dan menyampaikan tausyiah yang senada dengan tema acara.
Dalam taujihnya, Ia menjelaskan tentang sejauh mana dampak bulan Ramadan dan Al Qur’an untuk perbaikan diri.
Baca juga: Bangun Kolaborasi untuk Masyarakat, Salimah Bogor Audiensi dengan Wakil Ketua DPRD
“Setidaknya ada lima dampak Ramadan yang bisa kita dapatkan. Pertama, meningkatkan ketakwaan, kedua memberikan efek dalam kedisiplinan terutama dalam hal ibadah, ketiga meningkatkan spiritual dan kesabaran, keempat peningkatan kesehatan dan kelima menumbuhkan kepedulian sosial dan empati,” terang Lillah.
“Sama halnya juga ketika kita banyak berinteraksi dengan Al Qur’an. Manfaatnya selain mendapatkan ketenangan hati dan kesehatan mental, peningkatan keimanan dan akhlak, keberkahan dan perlindungan rumah, menjaga kesehatan fisik, dan Al Qur’an juga akan menjadi syafa’at kita di akhirat kelak,” lanjut Lillah.
Wanita yang pernah menjabat sebagai Sekretaris PD Salimah Kabupaten Bogor itu pun berpesan agar meluruskan niat, mengingat target dan bersungguh-sungguh mengisi Ramadan dengan amal saleh, terus semangat baca Qur’an dan kejar ketertinggalan.
“Ingat, kita ini di Ramadan sedang maraton, bukan sprint. Jadi tetap jaga stamina!,” tutupnya.[Sdz]
Kontributor: Diza/Salimah





