• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 18 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Selalu Ada Saat Lebaran, Berikut Asal Usul Kue Nastar

05/04/2025
in Berita
Selalu Ada Saat Lebaran, Berikut Asal Usul Kue Nastar

Foto: Pinterest

73
SHARES
561
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ASAL usul kue Nastar, kue kering berisi selai nanas yang identik dengan Lebaran, ternyata berasal dari Belanda. Salah satu primadona yang selalu hadir dan menjadi favorit banyak orang adalah kue nastar.

Kue berbentuk bulat kecil dengan isian selai nanas yang manis ini seolah menjadi simbol kehangatan dan kebersamaan Lebaran. Namanya diadaptasi dari istilah ananas taartjes yang berarti tart nanas.

Resep aslinya terinspirasi dari kue Belanda yang berukuran besar dengan isian selai blueberry, apel, atau stroberi. Namun, karena buah beri sulit ditemukan di Indonesia, nanas dipilih sebagai pengganti isian karena perpaduan rasa manis dan asamnya.

Baca juga: Asal Usul Beduk, Simbol Akulturasi Budaya di Indonesia

Selalu Ada Saat Lebaran, Berikut Asal Usul Kue Nastar

Kue kering ini awalnya hanya bisa dinikmati oleh kalangan atas dan disajikan pada acara-acara khusus. Kini, kue ini bisa dinikmati oleh semua kalangan dan hadir dalam berbagai momen spesial.

Nastar di Indonesia dibuat dalam ukuran kecil, berbentuk bola-bola sekali gigit, berbeda dengan pie Belanda yang berukuran besar.

Adonan nastar terbuat dari tepung terigu, mentega, gula dan telur. Seringkali dihias dengan cengkeh di atasnya.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Dahulu, nastar hanya dinikmati oleh orang kaya dan disajikan pada acara-acara khusus. Saat ini, nastar sangat populer dan dinikmati oleh semua kalangan.

Seiring berjalannya waktu, nastar tidak lagi menjadi hidangan eksklusif kaum bangsawan. Kue kering ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Lebaran bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Bahkan, kini kita dapat menemukan berbagai variasi nastar dengan isian yang beragam, seperti cokelat, keju, atau bahkan kurma, menunjukkan kreativitas dan inovasi dalam melestarikan tradisi yang manis ini. [Din]

Tags: Berikut Asal Usul Kue Nastar
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Ikhtiar Muhammad Al Fatih Menggunakan Meriam

Next Post

Olahraga Ringan untuk Imbangi Pola Makan Setelah Lebaran

Next Post
Olahraga Ringan untuk Imbangi Pola Makan Setelah Lebaran

Olahraga Ringan untuk Imbangi Pola Makan Setelah Lebaran

Dua Perkara Penting dalam Pendidikan Anak

Ketahui Cara Deteksi Kecerdasan Anak yang Tepat

Mendatangi Ulama saat Ingin Memulai Usaha, Apakah termasuk Syirik?

Pria Percaya Dirinya Lebih Sehat Tanpa Harus Periksa ke Dokter

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8221 shares
    Share 3288 Tweet 2055
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2192 shares
    Share 877 Tweet 548
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3679 shares
    Share 1472 Tweet 920
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    747 shares
    Share 299 Tweet 187
  • 25 Nama Bayi Laki-Laki Berawalan Huruf Z dalam Bahasa Arab

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11254 shares
    Share 4502 Tweet 2814
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4214 shares
    Share 1686 Tweet 1054
  • Dalil Membaca Allahumma Ajirni Minannaar

    1209 shares
    Share 484 Tweet 302
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4541 shares
    Share 1816 Tweet 1135
  • Syeikh Al Albani Mendapatkan Pendidikan Langsung dari Ayahnya

    116 shares
    Share 46 Tweet 29
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga