MENANGGAPI kabar prajurit TNI yang gugur di Lebanon, Pemimpin Umum Wahdah Islamiyah sekaligus Ketua MUI Bidang Ukhuwah Ustaz Dr. KH. Muhammad Zaitun Rasmin, Lc., MA menyampaikan duka mendalam.
Gugurnya Praka Farizal Romadhon, prajurit TNI asal Kodam Iskandar Muda (IM) dalam serangan brutal Israel terhadap pasukan perdamaian PBB di Lebanon diketahui terjadi pada Senin (30/3/2026).
“Semoga almarhum tergolong syahid fi sabilillah, karena sedang bertugas menjaga perdamaian dan menjalankan tugas di sana,” ujar Ustaz Zaitun dalam pernyataannya.
Baca juga: Lebanon Butuhkan $11 Miliar untuk Bangun Kembali Sebuah Negara
Ia juga mendoakan kesembuhan untuk tiga prajurit lainnya yang mengalami luka-luka dalam insiden tersebut.
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Ustaz Zaitun Rasmin: Syahid fi sabilillah
Insiden tersebut terjadi saat Pasukan Garuda yang tergabung dalam misi UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) tengah menjalankan tugas pemantauan dan pengamanan di perbatasan.
Serangan yang dilakukan oleh militer Zionis Israel itu dinilai tidak hanya melanggar hukum internasional, tetapi juga menunjukkan sikap permusuhan terhadap misi kemanusiaan.
“Zionis adalah musuh umumnya manusia dan kemanusiaan,” tegas Ustaz Zaitun.
Ia menyerukan kepada seluruh elemen bangsa untuk bersatu melakukan aksi besar-besaran demi menghentikan kekejaman Israel, serta mendesak pemerintah dan masyarakat dunia untuk mengambil langkah nyata menghentikan agresi militer yang tak berperikemanusiaan.
Menurutnya, langkah ini sejalan dengan amanat konstitusi Indonesia untuk berperan aktif dalam menjaga perdamaian dunia dan menolak segala bentuk penjajahan.
“Ini saatnya kita menunjukkan bahwa Indonesia konsisten dalam membela nilai-nilai kemanusiaan dan perdamaian dunia,” pungkasnya.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri RI Sugiono juga menyampaikan duka cita atas gugurnya satu personel TNI yang bertugas dalam misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon.
“Kami, atas nama pemerintah Republik Indonesia, menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Kami mengecam keras insiden ini dan serangan-serangan yang dilakukan oleh Israel di wilayah Lebanon Selatan,” tegasnya.
Selain itu, pemerintah Indonesia juga mengecam keras serangan Israel di Lebanon Selatan yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa.
Berdasarkan laporan Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah, satu prajurit yang terluka berat yakni Praka Rico Pramudia, serta dua prajurit dengan luka ringan yakni Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan, telah mendapatkan penanganan medis.[ind]
Laporan: Media UZR


