• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 12 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Wisata

Gunung Rinjani Dipadati Pengunjung saat Libur Lebaran 2026

31/03/2026
in Wisata
Gunung Rinjani Dipadati Pengunjung saat Libur Lebaran 2026

Foto: Pinterest

69
SHARES
530
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

KAKI Gunung Rinjani di Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), setiap musim libur selalu menjadi magnet bagi wisatawan domestik.

Saat libur Lebaran 2026 misalnya, kawasan ini dipadati pengunjung yang datang dari Jakarta, Bali, Sumbawa, hingga daerah lokal.

Sejak tanggal 21 Maret, penginapan dan destinasi favorit seperti Bukit Pergasingan dan Bukit Anak Dara telah terisi penuh, bahkan sebagian penginapan mencatat full booked selama satu minggu.

Fenomena ini bukan hanya menunjukkan kerinduan masyarakat untuk menikmati liburan alam, tetapi juga menegaskan posisi Sembalun sebagai destinasi unggulan di NTB.

Kehadiran wisatawan tidak hanya sekadar angka statistik. Para pelaku usaha setempat menyebut bahwa lonjakan kunjungan berdampak signifikan terhadap perekonomian lokal.

Paket penginapan yang ditawarkan mulai Rp250.000 hingga Rp550.000, ditambah rencana pengembangan restoran dengan menu khas lokal, turut menambah daya tarik Sembalun sebagai destinasi keluarga.

Namun, lonjakan wisatawan juga menghadirkan tantangan nyata, terutama dari sisi keselamatan dan infrastruktur. Jalanan yang ramai dilintasi skuter dan sepeda listrik, misalnya, masih minim penerangan.

Baca juga: Getaran Banjir Lahar Hujan Gunung Semeru Tercatat Hampir Empat Jam

Gunung Rinjani Dipadati Pengunjung saat Libur Lebaran 2026

Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan pariwisata harus selaras dengan penataan fisik wilayah agar pengalaman wisatawan tetap nyaman dan aman.

Menariknya, meski kunjungan domestik meningkat tajam, segmen wisatawan mancanegara menurun. Konflik global, seperti eskalasi ketegangan Timur Tengah, memengaruhi minat turis asing.

Hal ini membuka peluang bagi pengelola lokal untuk lebih fokus pada pasar domestik dan penguatan pengalaman wisata berbasis komunitas.

Misalnya, pengembangan wahana keluarga, kereta gantung, dan fasilitas bermain anak bisa menjadi diferensiasi yang tidak hanya meningkatkan kepuasan wisatawan, tetapi juga mendorong loyalitas kunjungan di masa mendatang.

Kawasan Gunung Rinjani bukan sekadar destinasi wisata, tetapi juga ekosistem yang rapuh. Statistik Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) mencatat, pada 2025, sampah pendakian mencapai 30,35 ton dari total kunjungan 80.214 orang.

Ini menunjukkan bahwa tekanan terhadap lingkungan semakin nyata, seiring meningkatnya aktivitas pendakian dan wisata non-pendakian.

Di sisi lain, pendapatan dari penerimaan negara bukan pajak (PNBP) kawasan Rinjani mencapai Rp25,92 miliar, dengan total perputaran ekonomi Rp182,05 miliar, menandakan ekowisata mampu menjadi sumber kesejahteraan lokal.

Untuk menyeimbangkan antara pengembangan wisata dan konservasi lingkungan, Geopark Rinjani mengusulkan pembangunan shelter sampah di jalur pendakian, terutama Sembalun dan Senaru.

Shelter ini akan berfungsi sebagai titik pengumpulan sementara sampah, memudahkan pengelolaan, bahkan berpotensi menggunakan drone untuk menurunkan sampah dari jalur sulit.

Langkah ini sekaligus mengingatkan bahwa pendakian modern tidak bisa hanya mengandalkan kesadaran individu, tetapi harus disertai fasilitas dan regulasi yang memadai.

Penerapan sanksi tegas serta pemeriksaan barang bawaan pendaki juga menjadi bagian dari strategi untuk menekan perilaku buruk yang merusak ekosistem.

Selain pengelolaan sampah, aspek keselamatan menjadi prioritas. Program Rinjani 7.0, misalnya, menghadirkan tujuh inovasi berbasis data dan teknologi, mulai dari alat pelacak pendaki, komunikasi terpadu di seluruh kawasan, hingga pusat komando untuk memantau jalur pendakian.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Survei jalur pendakian Sembalun, Torean, dan Senaru memastikan sarana pendukung seperti railing, titik rawan, dan sumber air tertata dengan baik.

Langkah ini menegaskan bahwa pengelolaan pendakian modern harus berbasis data, bukan asumsi, sehingga keselamatan dan kenyamanan pendaki menjadi tidak sekadar janji, tetapi realitas di lapangan.

Upaya penguatan regulasi dan inovasi teknologi ini sekaligus menegaskan bahwa ekowisata dapat berkembang tanpa mengorbankan konservasi.

Perda Penyelenggaraan Kepariwisataan Lombok Timur menjadi contoh konkret bagaimana pengembangan pariwisata harus berpijak pada kelestarian lingkungan, kearifan lokal, dan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Aktivitas budaya adat, potensi religi, dan destinasi alam pun bisa terintegrasi menjadi pengalaman wisata yang edukatif dan memberdayakan masyarakat. [Din]

Tags: Gunung Rinjani Dipadati Pengunjung saat Libur Lebaran 2026
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Penyebab Munculnya Penyakit Nifaq Akibat Mengingkari Janji Kepada Allah

Next Post

Jangan Buka Peluang Berselingkuh

Next Post
Jangan Buka Peluang Berselingkuh

Jangan Buka Peluang Berselingkuh

menu ayam

Menu Ayam Panggang Bumbu Rujak Spesial

5 Cara Membangun Keluarga yang Kuat

5 Cara Membangun Keluarga yang Kuat

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8373 shares
    Share 3349 Tweet 2093
  • Pengurus Salimah Kalimantan Selatan Ikuti Rakornas, PKPS 2, dan TFT Kepalestinaan

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4293 shares
    Share 1717 Tweet 1073
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3777 shares
    Share 1511 Tweet 944
  • Alasan Nikita Willy Mantap Berhijab

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2118 shares
    Share 847 Tweet 530
  • 25 Nama Bayi Laki-Laki Berawalan Huruf Z dalam Bahasa Arab

    921 shares
    Share 368 Tweet 230
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    826 shares
    Share 330 Tweet 207
  • 4 Macam Mad Lazim, Berikut Ini Pengertian dan Contohnya

    5357 shares
    Share 2143 Tweet 1339
  • Dalil Membaca Allahumma Ajirni Minannaar

    1245 shares
    Share 498 Tweet 311
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga