• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 5 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Perlu Terobosan Fiskal dan Sektoral untuk Capai Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

18/11/2024
in Berita
Aleg PKS Anis Byarwati Dorong Stabilitas Domestik untuk Lindungi Daya Beli dan Lapangan Kerja

Anis Byarwati

73
SHARES
562
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

LEBIH dari satu dekade, pertumbuhan ekonomi nasional mengalami stagnansi pada angka 5 persen. Ketua DPP PKS Bidang Ekonomi dan Keuangan Anis Byarwati menyampaikan fakta tersebut.

Bahkan, menurut Anis, sumber pertumbuhan baik dari sisi pengeluaran maupun komponen produksi tidak mengalami perubahan, baik secara kontribusi maupun pertumbuhan.

“Konsumsi Rumah Tangga berkontribusi sekitar 53%-an dengan Tingkat Pertumbuhan 4%-5% dan Sektor manufaktur berkontribusi sekitar 18% an dengan tingkat pertumbuhan 3%-4%. Jika tidak ada terobosan, maka perekonomian nasional akan terjebak pada angka lima persenan saja,” katanya di Komplek DPR RI Senayan, Jakarta (14/11/24).

Anggota DPR RI Komisi XI ini menyebut, semenjak mulai dari Presiden Jokowi selalu ingin pertumbuhan tinggi PDB mencapai 7% dan Presiden Prabowo punya obsesi 8%.

Sementara itu, untuk menggapai cita-cita Indonesia maju 2045 atau keluar dari ancaman Middle Income Trap harus ditopang dengan pertumbuhan 6%-7%.

“Sampai saat ini, kita belum melihat ada terobosan baik secara fiskal maupun sektoral untuk bisa mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi,” katanya.

Legislator perempuan ini juga mengungkapkan kurang sinkronnya laporan tingkat kesejahteraan masyarakat yang disampaikan pemerintah dengan kondisi riilnya di lapangan.

“Sebagai anggota masyarakat yang melihat langsung kondisi kehidupan masyarakat di bawah, rasanya apa yang disampaikan jauh dari kenyataan, hanya sebatas angka-angka statistik belaka. Silakan kita berkunjung ke Pasar Induk Kramat Jati, Pasar Tenabang, Pasar Induk Cipinang, di sana terlihat dengan amat jelas bagaimana kemampuan atau daya beli masyarakat anjlok. Bahkan tidak hanya itu, banyak manufaktur besar yang tutup dan kemudian terjadi PHK. Fenomena ini harus ditangkap oleh Pemerintah dan memberikan solusi yang tepat. Tidak hanya sebatas Bansos saja, “ujarnya.

baca juga: DPR: Belum Ada Provinsi yang Memiliki Kemandirian secara Fiskal

Perlu Terobosan Fiskal dan Sektoral untuk Capai Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Anis juga mencermati fakta mengenai penerimaan pajak sampai dengan Oktober 2024 sebesar Rp1.517,53 T atau sekitar 76,30% dari target tahun 2024.

“Informasi Pemerintah menunjukkan penerimaan pajak terus mengalami perbaikan dalam 4 bulan terakhir. Kita menyambut baik perkembangan ini, semoga usaha gigih Pemerintah untuk mencapai target penerimaan pajak bisa terwujud,” paparnya.

“Mengejar target penerimaan pajak pada saat kondisi ekonomi lesu, seperti mengkhianati teori countercyclical yang selalu Kemenkeu gunakan ketika Covid-19 lalu. Kita menyambut kebijakan penghapusan utang UMKM oleh Presiden. Tetapi saya yakin kebijakan ini, tidak terlalu berdampak karena utang yang dihapuskan adalah utang yang sudah tidak aktif. UMKM yang masih aktif dan produktif inilah yang perlu didorong dan selamatkan,” jelas Anis.

Anggota Fraksi PKS ini menyebut jangan sampai ada gap antara penjagaan kondisi fiskal dengan kondisi ekonomi sektor riil yang sedang memerlukan bantuan segera.

“Mungkin sebaiknya, ada kebijakan insentif yang lebih produktif yang bisa diberikan bagi dunia usaha khusus UMKM yang sedang lesu, sehingga pertumbuhan sektor riil kita benar-benar terjaga dengan baik,” katanya.

“Terkait realisasi belanja s.d. 31 Oktober 2024 yang mencapai Rp1.834,5 T atau 74,3% dari APBN. Presiden pada waktu lalu dengan tegas meminta Pemerintah untuk melakukan efisiensi mengurangi biaya perjalanan dinas terutama ke luar negeri yang tidak terlalu penting. Kita mendukung semangat dan keinginan Presiden tersebut, sehingga menjadi pegangan bagi K/L dalam menggunakan alokasi anggarannya. Jika Presiden menyebutkan ada kebocoran 20-30% anggaran itu berarti ada sekitar 600-700 triliun yang merembes,” ujar Anis.

Legislator PKS ini berharap Istilah spending better tidak hanya sebatas kata-kata yang tidak bisa diukur secara kuantitatif dalam indikator tertentu.

“Kita berharap istilah spending better ini memang punya formulasi yang tepat dalam pengalokasian anggaran yang digunakan. Sehingga nantinya bisa meningkatkan efisiensi dan kualitas anggaran pembangunan dan dampaknya bagi perekonomian nasional,” tutupnya.[ind]

Tags: Perlu Terobosan Fiskal dan Sektoral untuk Capai Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

KAI Expo 2024 Gelar di Jakarta dan Hadirkan Promo Hingga 70 Persen

Next Post

Stunting dan Ketidakadilan terhadap Perempuan

Next Post
Stunting dan Ketidakadilan terhadap Perempuan

Stunting dan Ketidakadilan terhadap Perempuan

Rekomendasi Spot Liburan Akhir Tahun di Ciwidey Bandung

Rekomendasi Spot Liburan Akhir Tahun di Ciwidey Bandung

Hukum Imam Shalat Dapat Upah

Hukum Imam Shalat Dapat Upah

  • Milaf Cola: Inovasi Kola dari Saudi Arabia yang Dibuat dari Buah Kurma

    Milaf Cola: Inovasi Kola dari Saudi Arabia yang Dibuat dari Buah Kurma

    128 shares
    Share 51 Tweet 32
  • Islam Mengajarkan Mandiri, Bukan Mengemis

    112 shares
    Share 45 Tweet 28
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7794 shares
    Share 3118 Tweet 1949
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    521 shares
    Share 208 Tweet 130
  • Kafe Sastra Balai Pustaka, Tempat Artis Nongkrong untuk Membaca

    184 shares
    Share 74 Tweet 46
  • Pemuda Muhammadiyah DKI Tawarkan Kolaborasi Konkret untuk Jakarta Berkeadilan

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3340 shares
    Share 1336 Tweet 835
  • Salimah Salurkan Bantuan Banjir dan Longsor kepada Lansia di Langsa

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Belajar dari Kisah Qarun

    82 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11094 shares
    Share 4438 Tweet 2774
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga