• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 2 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Peran Perempuan di Balik Kisah Berdirinya Koperasi Warga Tani Pantastik

04/11/2019
in Berita
79
SHARES
611
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Nanang Suryana, warga asal Desa Sukajadi, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Tengah sibuk menunjukan seluk-beluk kediamannya yang merupakan Koperasi Warga Tani (KWT) Pantastik. Namun di sana tidak hanya ada Nanang beserta istrinya yang bernama Anisah. Terdapat juga beberapa ibu yang tengah mengemas dan mengisi kotak-kotak dengan produk olahan. Baru diketahui produk-produk olahan tersebut merupakan hasil olahan dari tanaman hanjeli.
“Awalnya bukan bernama Koperasi Warga Tani. Melainkan Koperasi Wanita Tani,” ujar Nanang, di sela kesibukannya menjelaskan produk hanjeli dalam siaran persnya.
KWT Pantastik atau yang dahulu dikenal Koperasi Wanita Tani memang digagas oleh perempuan-perempuan Desa Sukajadi. Menurutnya, Anisah yang juga istri Nanang dan ketua KWT Pantastik sekarang, merupakan perempuan tonggak perubahan.

“Berdiri di 2015. Lalu berganti namanya menjadi sekarang ini di 2018. Karena banyak yang ingin gabung khususnya petani lelaki,” jelas Anisah.

Keputusan untuk mengembangkan hanjeli juga tidak lepas dari pengalaman Anisah yang dulu berprofesi sebagai guru PAUD. Ketika itu, ia mencoba mengenalkan ke muridnya tentang pangan lokal. Salah satunya dengan membuat getuk dan bubur.
“Selain punya nilai ekonomi. Waktu itu memang ada program tentang makanan tambahan. Kemudian Nisa kepikiran gimana kalau kita membuat makanan tambahan. Namun bukan makanan yang langsung jadi. Kita coba kenalkan ke anak-anak tentang pangan lokal, hasil olahan hanjeli. Setelah dicoba ternyata rasanya enak,” cerita Anisah.
Anggota termuda dari KWT Pantastik merupakan perempuan berusia 17 tahun. Anisah dan Nanang tidak membatasi siapapun yang ingin bergabung.
“Maya yang paling muda. Ia khusus di bagian pengolahan. Belum di bagian budidaya. Ini juga sebagai bentuk semangat. Bahwa jika yang muda bisa. Kenapa yang dewasa tidak?” tutup Anisah.

Sekarang produk hanjeli menjadi lebih beragam. Ada beras, tepung kue, kerupuk, sereal, teng-teng dan bubur. Selain itu juga merambah ke kerajinan tangan seperti kaligrafi ukir ayat suci atau kalung-kalung.

Masya Allah. Kreatif yang penuh berkah. [jwt/rilis]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Resep Bubur Manado, Sajian Nikmat di Hari Senin

Next Post

Suami Selingkuh dengan Pelacur: Haruskah Saya Bercerai?

Next Post

Suami Selingkuh dengan Pelacur: Haruskah Saya Bercerai?

Ini Dia Pengalaman Seru Enno Lerian Mencoba Bajaj Listrik

Cuaca Panas, Dinginkan dengan 3 Ide Es Semangka Mudah Ini

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9014 shares
    Share 3606 Tweet 2254
  • Tips Efektif Membersihkan Perabotan Dapur yang Berlemak

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11654 shares
    Share 4662 Tweet 2914
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1160 shares
    Share 464 Tweet 290
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4072 shares
    Share 1629 Tweet 1018
  • Adakah Urutan Memotong Kuku dalam Islam?

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2318 shares
    Share 927 Tweet 580
  • Inilah 7 Destinasi Wisata di Luak Limapuluh yang Wajib Dikunjungi

    82 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Makna Shaum

    106 shares
    Share 42 Tweet 27
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga