• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 8 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Peran Ibu Tidak Cukup Dimaknai dengan Hari Kasih Sayang

22/02/2023
in Berita
Peran Ibu Tidak Cukup Dimaknai dengan Hari Kasih Sayang

Nevi Zuairina

83
SHARES
639
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SUDAH semestinya, peran Ibu tidak cukup hanya dimaknai dan diperingati dengan Hari Kasih Sayang. Mengacu pada latar belakang sejarahnya, keterlibatan ibu atau perempuan dalam perjuangan sangat besar.

Anggota DPR RI asal Sumatera Barat, Nevi Zuairina mengatakan, meskipun demikian, memanjakan para ibu ketika hari kasih sayang juga tidak salah.

“Seharusnya kita dapat mengambil semangat yang melatarbelakangi sejarah peran ibu tersebut, yaitu semangat memperjuangkan hak-hak perempuan dan keterlibatan perempuan dalam membangun kualitas bangsa,” ujar Nevi dalam acara wirid Rawiya Kabupaten Pasaman, (20/02).

Apalagi, jika meninjau masalah yang dialami perempuan masa kini yang semakin komplek, pembentukan karakter tidak boleh diserahkan tanggung jawabnya kepada lembaga pendidikan, sekolah-sekolah dan jalur formal semata.

“Ibu sebagai sekolah pertama bagi anak-anaknya justru memiliki peranan lebih besar dalam pembentukan karakter anak. Waktu anak lebih banyak bersama orang tua, khususnya ibu,” tambahnya.

Baca Juga: Ayah Jadilah Pendukung Kuat Peran Ibu Sebagai Madrasah Pertama Bagi Anak

Peran Ibu Tidak Cukup Dimaknai dengan Hari Kasih Sayang

Ia kemudian mengajak para hadirin untuk mengingat kembali sosok ibu sebagai insan yang sangat dimuliakan.

“Sosok ibu adalah seorang perempuan yang sangat kuat, tak mudah menyerah oleh keadaan dan tak pernah lelah berjuang untuk keluarga,” tutur Nevi.

Menurut Nevi, ibu juga adalah tokoh pertama yang terekam oleh memori seorang anak manusia sepanjang hidupnya.

“ Sedikit banyak, jejak rekam seorang ibunda akan mempresentasikan karakter anak nantinya. Tak salah rasanya jika ada kalimat: Ibu adalah madrasah/sekolah pertama bagi anak-anaknya,” tambah Nevi.

Legislator yang aktif di organisasi kemasyarakatan ini menggambarkan tentang ibu yang hingga kini sangat berpengaruh pada tumbuh kembang pribadi diri, baik sebagai seorang individu, wanita, istri dan peran lainnya di masyarakat.

Tokoh masyarakat berkumpul dan juga dihadiri ratusan ibu-ibu jamaah pengajian dari berbagai penjuru di pasaman untuk melakukan wirid bersama yang di himpun dalam Rabithah Wirid Yasin (RAWIYA).

“Semoga wirid ini mampu memberikan dampak yang terbaik buat bangsa dan apalagi agama kita ini, saya senantiasa mendoakan ibu-ibu dan tentunya juga bapak-bapak yang hadir di acara ini agar diberkahi hidupnya dan keluarganya. Aamiin,” tutup Nevi Zuairina.[ind]

Tags: Peran Ibu Tidak Cukup Dimaknai dengan Hari Kasih Sayang
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Tiga Kebiasaan Buruk Penyebab Kulit Kusam

Next Post

Panduan Hidup Sehat Setiap Hari dari Memperhatikan Pola Makan

Next Post
Panduan hidup sehat

Panduan Hidup Sehat Setiap Hari dari Memperhatikan Pola Makan

Tips menang lomba menulis novel

Tips Menang Lomba Menulis Novel

English Environment around the Islamic School

English Environment around the Islamic School

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9276 shares
    Share 3710 Tweet 2319
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    798 shares
    Share 319 Tweet 200
  • Refleksi Bumi yang Berguncang: Ketika Empat Gunung Meletus Bersamaan dan Pesan di Baliknya

    79 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Inilah Kenapa Nepal Tidak Suka dengan Islam

    106 shares
    Share 42 Tweet 27
  • Doa untuk Bayi Baru Lahir Sesuai Tuntunan Rasulullah

    226 shares
    Share 90 Tweet 57
  • Trik Mudah Mengolah Pare agar Tidak Pahit

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Menyapu di Malam Hari Menurut Islam, Benarkah Sebabkan Kemiskinan?

    2553 shares
    Share 1021 Tweet 638
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11740 shares
    Share 4696 Tweet 2935
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4199 shares
    Share 1680 Tweet 1050
  • Asosiasi PPIU Bentuk Kanal Komunikasi bagi Tour Leader yang Mendampingi Jemaah

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga