• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 29 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Penggunaan Microbeads untuk Kecantikan Kini Dilarang

14/07/2016
in Berita
74
SHARES
567
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT
Foto: newsscientist
Foto: newsscientist

Chanelmuslim.com-Teknik pengelupasan kulit mati yang populer digunakan dalam aneka produk kecantikan adalah microbeads. Kini, penggunaan microbeads dibatasi bahkan dilarang di beberapa negara karena disinyalir membahayakan ekosistem laut.

Apa sih microbeads itu? Microbeads merupakan partikel kecil yang ukurannya kurang dari 5 mm, terbuat dari bahan plastik dan umumnya digunakan untuk pengelupasan dan membersihkan kotoran di tubuh.

Dibalik kegunaannya itu, ternyata microbeads menyimpan ‘bom waktu’ bagi lingkungan alam sekitar. Spesies-spesies laut seringkali salah menganggap microbeads yang terbawa air ke lautan sebagai makanan mereka. Dilansir dari rsc.org, setidaknya ada 8 triliun microbeads yang hanyut terbawa ke habitat akuatik di lautan Amerika setiap harinya. Tentunya, jumlah yang tak sedikit ini dapat mempengaruhi keseimbangan alam, khususnya kualitas air laut beserta sumber-sumber kehidupannya yang lain. Pemakaian microbeads ini, seperti yang dilaporkan oleh UNEP, sejenis dengan exfoliating shower gel yang mengandung elemen plastik mikro yang sama dengan yang digunakan untuk kemasannya.

Berdasarkan penemuan itulah, Amerika berencana akan melarang pemakaian microbeads dalam aneka produk kecantikan dan perawatan kulit, dimulai dari bulan Juli 2017. Peraturan ini juga termasuk melarang penjualan produk-produk yang mengandung microbeads dimulai bulan Juli 2018.

Sebelum Amerika, Cosmetic Europe, yang merupakan representatif bisnis kosmetik dan personal care Eropa, telah terlebih dahulu merekomendasikan penghentian pemakaian microbeads ini sejak Oktober 2015. Tetapi rupanya belum ada tindakan lebih lanjut lagi.

Meskipun berguna untuk mengikis lapisan kulit mati di tubuh, sebaiknya kita juga mulai memikirkan dampaknya bagi keseimbangan hayati bumi ini. Masih ada bahan lain yang bisa digunakan untuk membersihkan tubuh, dengan bahan yang alami dan ramah lingkungan, misalnya kopi, gula, garam atau beras tumbuk.(ind/vem)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Gara-gara Pokemon Go, Perusahaan Singapura Pecat Pegawai Asing

Next Post

Jumlah Orang Menikah di Inggris Semakin Menurun

Next Post

Jumlah Orang Menikah di Inggris Semakin Menurun

Dewan Pers: Pengaruh Media TV Masih Dominan

Rashdul Kiblat, Pemerintah Imbau Umat Muslim Perbaiki Arah Kiblat

  • Kisah Orangtua Menyuruh Anaknya untuk Membakar Mayatnya Jika Ia Mati

    Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11515 shares
    Share 4606 Tweet 2879
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    602 shares
    Share 241 Tweet 151
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1019 shares
    Share 408 Tweet 255
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8752 shares
    Share 3501 Tweet 2188
  • 670 Kader Aisyiyah Ikuti Jambore Dakwah Kemanusiaan Aisyiyah Jateng, Perkuat Ketahanan Keluarga dan Pendidikan Masyarakat

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3938 shares
    Share 1575 Tweet 985
  • Rakorwil dan PKPS 2 Salimah Jawa Barat Zona 5 Resmi Dibuka di Cianjur

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Muharam Ceria Salimah Kudus Hadirkan Senyum Bahagia bagi 180 Anak Yatim dan Dhuafa

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Direktur Perguruan Diponegoro Imam Parikesit: Anak Yatim Tanggung Jawab Kita Semua

    165 shares
    Share 66 Tweet 41
  • Bolehkah Puasa Daud dan Puasa Ayamul Bidh Digabung

    678 shares
    Share 271 Tweet 170
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga