• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 20 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Pemakaman di Sudan Selatan Jadi Tempat Tinggal Ribuan Tuna Wisma

06/11/2017
in Berita
78
SHARES
601
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Kompleks pemakaman, yang terletak di Konyo Konyo di pusat Kota Juba, Sudan Selatan saat ini berubah menjadi tempat tinggal.

Kompleks pemakaman tersebut telah menjadi tempat tinggal ribuan orang yang berkumpul di Ibu Kota Sudan Selatan sebelum dan setelah negara Afrika Timur itu meraih kemerdekaan pada 2011 dan akhirnya tak memiliki tempat tinggal.

"Saya dulu takut untuk tinggal di tempat orang yang sudah mati, tapi karena saya tak memiliki tempat tujuan, saya telah menjadi teman saudara-saudari kami yang kehilangan tempat tinggal selama bertahun-tahun ini," kata Raymondo Modi (45) kepada Xinhua.

Modi, ayah 10 anak, mengungsi ke tempat pemakaman tersebut setelah ia diusir dari satu rumah sewa di pinggiran Juba. Ia tak bisa membayar uang sewa rumah.

Modi, yang berasal dari Terekeka, daerah yang berada 50 mil di luar Juba, pindah bersama keluarganya ke Ibu Kota Sudan Selatan itu dengan harapan kesempatan baru akan datang.

"Saya telah memberi nama kompleks pemakaman ini Desa St. Mary untuk membantu saya mengingat gereja tempat saya dulu biasa berdoa, di desa saya di Terekeka," kata Modi.

Orang yang mengangkat dirinya sendiri sebagai pemimpin sebanyak 3.000 warga tersebut menjual kayu bakar untuk memperoleh nafkah. Ia mengatakan bahwa ia memperoleh antara 50 dan 100 pound Sudan Selatan (antara 0,3 dan 0,6 dolar AS) per hari.

Sementara krisis ekonomi yang menggigit menyebar, ia dan keluarganya dipaksa makan makanan ala kadarnya sekali sehari, kata Modi.

"Kami tak mampu membeli daging dan ikan sebab semuanya mahal," kata Modi.

Kurangnya air bersih serta layanan pendidikan dan medis yang layak membuat keadaan lebih berat lagi buat Modi dan teman-temannya.

"Hidup telah menjadi lebih berat buat masyarakat dibandingkan dengan pada hari-hari pertama ketika saya menetap di sini," katanya.

Seperti Modi, banyak orang yang pindah ke Juba dari daerah yang berdekatan telah berakhir di kompleks pemakaman dengan kondisi serupa.

James Legge, ayah 12 anak, telah menghabiskan 14 tahun di kompleks pemakaman setelah ia pensiun dari militer. Legge mengatakan pemerintah tak bisa membayar paket pensiunnya dan ia tak memiliki pekerjaan lagi.

Sudan Selatan ditelan perang saudara yang meletus pada Desember 2013 dan menewaskan puluhan ribu orang serta membuat jutaan orang lagi kehilangan tempat tinggal.

Menurut organisasi bantuan yang beroperasi di negara Afrika itu, enam juta orang, separuh dari seluruh penduduk Sudan Selatan, hidup dalam kondisi rawan pangan parah.

Ribuan orang telah berkumpul di Ibu Kota Sudan Selatan dari daerah dataran tinggi, dengan harapan memperoleh sedikit rasa lega tapi mereka harus berjuang keras untuk bisa hidup.[ah/antr]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Menteri Agama : Tahun 2018 diperkirakan Tak Ada Penambahan Kuota Haji

Next Post

Sukses Selenggarakan Haji, Kementerian Saudi Apresiasi Kinerja Kemenag

Next Post

Sukses Selenggarakan Haji, Kementerian Saudi Apresiasi Kinerja Kemenag

Masjid Asasi Sigando, Wisata Religi Masjid Tertua di Padang Panjang

Resep Ayam Pop, Raja Kuliner di Rumah Makan Padang

  • Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    1028 shares
    Share 411 Tweet 257
  • Inilah Warna Pensil Alis yang Cocok untuk Beragam Warna Kulit

    176 shares
    Share 70 Tweet 44
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9144 shares
    Share 3658 Tweet 2286
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1217 shares
    Share 487 Tweet 304
  • Panduan Memilih Eyeliner untuk Berbagai Tipe Mata

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4138 shares
    Share 1655 Tweet 1035
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    700 shares
    Share 280 Tweet 175
  • Viral, Koin Uang 1000 Kelapa Sawit bisa Mencapai Rp120 Juta

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2361 shares
    Share 944 Tweet 590
  • Perhatikan Batas Usia Masuk Sekolah Tahun Ajaran Baru 2025/2026

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga