• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 12 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Palestina dan Rahasia Sumud yang Tak Terkalahkan

08/09/2025
in Berita
Palestina dan Rahasia Sumud yang Tak Terkalahkan

Foto: Istimewa

69
SHARES
527
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

PALESTINA dan Rahasia Sumud yang Tak Terkalahkan, ditulis oleh Fahmi Salim, Direktur Baitul Maqdis Institute.

Beberapa hari terakhir saya membersamai tokoh nasional Palestina, Dr. Mustafa Bargouti yang berkunjung ke Indonesia pada 30 Agustus-6 September 2025.

Ia melakukan jadwal kunjungan yang padat bertemu dengan aktifis kemanusiaan Palestina, pejabat tinggi negara eksekutif dan legislatif, para pemimpin ormas Islam dan ketua partai politik di Indonesia.

Gongnya adalah konferensi pers yang digelar di hotel Sofyan Menteng.

Ia membawa 1 pesan utama: “Wahai pemimpin dan rakyat Indonesia bantu sumud kami rakyat Palestina di negeri kami, kami tak sudi keluar dari negeri kami dengan dalih apapun!”

Ketika Gaza luluh lantak oleh 145.000 ton bom setara 8 kali bom atom Nagasaki-Hiroshima, ketika Tepi Barat dicekik oleh tembok pemisah dan pemukiman ilegal yahudi, dan ketika Yerusalem dikepung oleh penggusuran dan yahudisasi, dunia sering bertanya-tanya: “Mengapa rakyat Palestina tidak pergi saja? Mengapa mereka tetap tinggal di tanah yang setiap hari dilanda maut?”

Jawaban mereka sederhana namun mengguncang hati: sumud.

Baca juga: 15 Delegasi AWG Bertolak ke Malaysia Ikuti Konvoi Aksi Sumud Nusantara

Sebuah kata yang berarti keteguhan dan ketabahan, yang telah menjelma menjadi falsafah hidup, strategi perlawanan, sekaligus rahasia mengapa Palestina tidak pernah padam dari peta sejarah.

The Secret of Sumud: Mengapa Palestina Tidak Pernah Menyerah

Ketika Gaza dibombardir, ketika Tepi Barat dikepung, ketika rumah-rumah dihancurkan, dunia sering bertanya: “Mengapa rakyat Palestina tidak pergi saja? Mengapa mereka tetap bertahan di tanah yang setiap hari dilanda maut?”

Jawabannya ada pada satu kata yang lahir dari jiwa mereka: sumud. Dalam bahasa Arab, sumud berarti keteguhan, ketabahan, dan ketegaran.

Namun, bagi Palestina, sumud bukan sekadar sikap mental, melainkan falsafah hidup dan strategi perlawanan. Ia adalah rahasia eksistensi mereka.

Bertahan Bukan Pilihan, Melainkan Amanah

Bagi rakyat Palestina, tanah yang mereka pijak bukan sekadar tanah air, tetapi *tanah suci*. Di sanalah berdiri Masjid al-Aqsa, kiblat pertama umat Islam. Mereka percaya firman Allah:

“Maha Suci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya.” (QS. Al-Isra’: 1)

Palestina dan Rahasia Sumud yang Tak Terkalahkan

Karena itu, bertahan di Gaza, Nablus, Hebron, atau Yerusalem bukan sekadar urusan nasionalisme. Ia adalah ibadah. Menjaga tanah berarti menjaga amanah Al-Qur’an.

Martabat Lebih Tinggi dari Kenyamanan

Sejak tragedi Nakbah 1948, bangsa Palestina belajar bahwa siapa pun yang terusir akan menjadi pengungsi abadi.

Sebaliknya, siapa yang bertahan, meski di bawah puing, tetap memiliki hak atas tanahnya.

Inilah sebabnya banyak keluarga lebih memilih hidup di reruntuhan rumah ketimbang pindah ke pengungsian.

Seorang ibu di Gaza pernah berkata, “Kami bisa hidup tanpa listrik, tanpa makanan, bahkan tanpa rumah.

Tapi kami tidak bisa hidup tanpa tanah kami.”

Pernyataan itu menggambarkan inti dari sumud: martabat lebih tinggi daripada kenyamanan.

Budaya yang Menjadi Senjata

Sumud juga telah menjadi budaya kolektif. Lagu-lagu perjuangan, puisi Mahmoud Darwish, mural di tembok Gaza, hingga aroma roti za’atar—semuanya adalah perlawanan sunyi.

Anak-anak Palestina tumbuh dengan pesan: “Jangan tinggalkan tanah ini, walau sejengkal.”

Dengan cara itu, sumud bukan hanya milik generasi tua, tetapi diwariskan sebagai identitas nasional dan spiritual.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Harapan Kemenangan

Bangsa Palestina yakin bahwa penjajahan tidak abadi. Inggris pernah pergi dari India, Perancis hengkang dari Aljazair, Belanda keluar dari Indonesia. Israel pun suatu hari akan pergi.

Keyakinan ini diteguhkan oleh sabda Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam:

“Akan senantiasa ada sekelompok dari umatku yang menegakkan kebenaran, tidak membahayakan mereka orang-orang yang menentang mereka, hingga datang keputusan Allah.” (HR. Muslim)

Harapan inilah yang membuat mereka bertahan. Mereka tahu, penderitaan hari ini adalah investasi untuk kemerdekaan anak cucu.

The Secret of Sumud adalah rahasia mengapa Palestina tidak pernah padam.

Mereka bisa kehilangan rumah, tetapi tidak kehilangan tanah. Mereka bisa kehilangan anggota keluarga, tetapi tidak kehilangan harapan.

Dunia boleh terus bertanya, “Mengapa mereka tidak menyerah?”

Jawaban rakyat Palestina sederhana: “Karena inilah tanah kami. Karena di sini ada Al-Aqsa. Karena di sini Allah menguji cinta kami pada-Nya.”

Dan dengan sumud itulah, mereka mengajarkan kepada dunia bahwa ada hal-hal yang lebih berharga daripada hidup nyaman—yaitu iman, martabat, dan tanah air.

Terimakasih Dr. Bargouti, anda telah datang mengunjungi negeri kami di tengah situasi chaos Jakarta, membawa dan menyebarkan spirit Sumud kepada bangsa Indonesia.[Sdz]

Tags: Palestina dan Rahasia Sumud yang Tak Terkalahkan
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Penuhilah Kekosongan Hatimu

Next Post

Jumlah Maksimal Rakaat Shalat Dhuha

Next Post
Menumbuhkan Muroqobah atau Pengawasan Allah

Jumlah Maksimal Rakaat Shalat Dhuha

Temukan Istri yang Baik, Anda akan Bahagia

Cara dan Etika Menjaga Nilai-Nilai Islam dalam Keseharian

Bun, Kapan Anak Diajarkan Makan Sendiri

Bun, Kapan Anak Diajarkan Makan Sendiri

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1903 shares
    Share 761 Tweet 476
  • Simak Hadits-Hadits tentang Keutamaan Sepuluh Malam Terakhir Ramadan

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Hukum Makan Sahur saat Terdengar Azan Subuh

    140 shares
    Share 56 Tweet 35
  • Hadis tentang 10 Hari Terakhir Ramadan

    256 shares
    Share 102 Tweet 64
  • Milad ke-26, Salimah Kota Blitar Gelar Khataman Qur’an dan Santunan Anak Yatim

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Potret Artis Cilik Maissy yang Kini Menjadi Dokter

    164 shares
    Share 66 Tweet 41
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3565 shares
    Share 1426 Tweet 891
  • Daftar 30 Lagu Sambut Ramadan

    129 shares
    Share 52 Tweet 32
  • Untuk Pemula, Belajar Islam Mulai dari Mana?

    3127 shares
    Share 1251 Tweet 782
  • 4 Pengertian Takwa Menurut Ali bin Abi Thalib

    1709 shares
    Share 684 Tweet 427
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga