• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 17 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Ngariung, Komunitas Perkumpulan Orang Sunda

06/06/2017
in Berita
81
SHARES
621
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT
Aher resmikan komunitas Ngariung (Foto: humasjabar)

ChanelMuslim.com – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) resmikan komunitas Ngariung di Gedung Pakuan, Jl. Otto Iskandardinata No. 1, Kota Bandung, Sabtu (3/6/).

Komunitas ini hadir sebagai bentuk kepedulian semakin pudarnya rasa dan cinta kedaerahan Sunda dari masyarakat, khususnya generasi muda Sunda saat ini.

Ngariung hadir sebagai perantara warga Sunda yang ingin berkontribusi di tatar Sunda dengan warga Sunda penerima manfaat. 

Aher menyambut baik hadirnya komunitas ini. Dia menilai komunitas ini adalah sebuah gagasan tidak sederhana untuk masa depan Jawa Barat dan Indonesia.
Aher berpendapat bahwa ini inisiatif yang bagus, sesama pemuda-pemuda asal Jawa Barat punya kegelisahan yang diejawantahkan dalam bentuk yang positif. Bagaimana anak-anak Jawa Barat agar lebih maju, berperan di berbagai bidang kehidupan.

“Saya kira kalau ngariung (kebersamaan) ini terus dibangun, dikolaborasi lebih lanjut, kemudian ketika bertemu dengan orang Jawa Barat yang sukses diberbagai bidang kehidupan menyatu kesuksesannya, termasuk mampu menumbuhkan donasi untuk memberdayakan masyarakat, ini sangat bagus. Karena pada hari ini banyak orang yang menyendiri (individualisme),” papar Aher dalam sambutan dilansir humasjabar.  

Aher khawatir dengan kondisi saat ini dimana masyarakat dan anak muda terjebak dalam sikap individualisme. Sementara sikap individualisme sulit mendatangkan kebahagiaan meskipun sukses secara materi atau nonmateri. Kesuksesan akan mendatangkan kebahagiaan apabila bisa berbagi, sehingga menimbulkan kesalehan sosial.

Masyarakat Sunda memiliki falsafah silih asah, silih asih, silih asih. Komunitas Ngariung menilai falsafah ini mengajarkan kita untuk saling dukung, saling peduli, dan saling bimbing. Nilai-nilai tersebut masih relevan untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat saat ini.

Namun, meningkatnya individualisme di era modern kini mulai mengikis nilai-nilai leluhur tersebut.

Komunitas ini juga menilai saat ini semakin sedikit masyarakat Sunda paham, cinta, dan bangga terhadap identitasnya sebagai orang Sunda. Banyak warga Sunda ingin berkontribusi nyata pada tanah kelahirannya, namun memiliki keterbatasan. Sementara Tanah Sunda memiliki beragam potensi sumber daya alam, seni-budaya, kuliner, bahasa, dan hal lainnya.

Melalui komunitas ini diharapkan masyarakat Sunda bisa lebih mengenal, memahami, dan mencintai identitas mereka sebagai orang Sunda. Dengan begitu akan hadir kontribusi dan inisiatif positif untuk memajukan masyarakat Sunda. Untuk itu, potensi yang dimiliki bisa bermanfaat bagi masyarakat.

“Saya melihat belum banyak mereka yang menyatakan kebanggaannya terhadap identitas mereka sebagai orang Sunda. Dan sebenarnya banyak orang Sunda di luar sana yang ingin berkontribusi terhadap tanah kelahirannya, namun belum terlihat karena adanya keterbatasan,” ungkap Sri Izzati, salah satu inisiator komunitas Ngariung dalam sambutan.

Ada berbagai kegiatan dalam Ngariung untuk menghimpun kebersamaan diantara warga Sunda di seluruh Jawa Barat dan Indonesia. Seperti Ngariung Inspiratif, yaitu seminar dari berbagai tokoh dan pelopor Sunda untuk menginspirasi masyarakat Sunda agar bergerak dan menjalankan mimpinya.

Ada pula Udunan, yaitu kampanye dan penggalangan dana dari masyarakat Sunda untuk membantu menyelesaikan masalah sosial.

Kegiatan lain, yaitu Proyek Sosial berupa pelatihan manajemen dan pelaksanaan proyek oleh anak muda sebagai bentuk kontribusi nyata pada tanah dan masyarakat Sunda. Serta kegiatan Pelatihan, pemberian pelatihan kepemimpinan dan keterampilan bagi orang Sunda untuk menjadi generasi yang kompeten dan berdaya saing.

Selain Sri Izzati, komunitas Ngariung diinisiasi juga oleh Ilman Dzikri, dan Khodijah. Mereka mulai menginisiasi komunitas ini pada 5 Desember 2016. Sebelumnya roadshow juga telah dilakukan di lima kota di Jawa barat sebagai bentuk kampanye dan pengenalan komunitas.

 Selamat. (jwt/humasjabar)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Pasca Hujan Deras, BAZNAS Tanggap Bencana Padang Langsung Bantu Masyarakat

Next Post

Haya, Referensi Busana Muslim Saat Lebaran Dari Kami Idea

Next Post

Haya, Referensi Busana Muslim Saat Lebaran Dari Kami Idea

9-18 Juni: Semarak Ramadan di Kawasan Halal Fair 2017 Semanggi

Resep Nasi Liwet, Agenda Buka Bersama Semakin Seru

  • 5 Wisata Gratis di Wonosobo yang Cocok untuk Liburan Keluarga

    5 Wisata Gratis di Wonosobo yang Cocok untuk Liburan Keluarga

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Kabut Asap Karhutla Membawa Petaka

    81 shares
    Share 32 Tweet 20
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9553 shares
    Share 3821 Tweet 2388
  • Tangis Para Sahabat Nabi

    137 shares
    Share 55 Tweet 34
  • Mazhab: Jalan Menuju Cahaya, Bukan Tembok Pemisah

    83 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Louvre Abu Dhabi Tampilkan Hubungan Bersejarah Antara China dengan Dunia Islam

    84 shares
    Share 34 Tweet 21
  • China akan Promosikan Arab Saudi Sebagai Tujuan Wisata

    88 shares
    Share 35 Tweet 22
  • Tafsir Surat Al-Kahfi Ayat 1, Pujian kepada Allah

    133 shares
    Share 53 Tweet 33
  • Keajaiban Doa

    79 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Model Halima Aden Berhenti dari Peragaan Busana karena Keyakinan Agama

    78 shares
    Share 31 Tweet 20
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga