• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 19 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Misi Global Sumud Flotilla dan Kesombongan Israel

19/05/2026
in Berita, Fokus
Misi Global Sumud Flotilla dan Kesombongan Israel

Ilustrasi, foto: wagingnonviolence.org

66
SHARES
508
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

NEGARA-negara dikuasai AS dan Israel. Tapi, tidak begitu dengan para warganya. Mereka bebas melawan kesombongan Israel.

Genosida di Gaza, Palestina, kian mengusik nurani bangsa-bangsa di dunia. Bukan hanya umat Islam. Melainkan juga, seluruh aktivis kemanusiaan.

Global Sumud Flotilla

Global Sumud Flotilla merupakan gerakan aktivis kemanusiaan dunia untuk mendobrak blokade Israel terhadap Gaza, Palestina. Mereka melakukannya melalui jalur laut.

Sumud Flotilla merupakan dua kata yang berasal dari dua bahasa negara. Sumud berasal dari bahasa Arab yang artinya keteguhan dan kesabaran. Sementara, Flotilla berasal dari bahasa Spanyol yang artinya kapal-kapal kecil.

Jika dirangkai menunjukkan makna perjuangan melalui kapal-kapal kecil yang berlayar dengan keberanian dan keteguhan untuk melawan blokade Israel terhadap rakyat Gaza, Palestina.

Siapa Mereka

Mereka adalah para aktivis kemanusiaan dari 70 negara. Antara lain, Brazil, Spanyol, Italia, Turki, termasuk juga Indonesia.

Para aktivis berasal dari beragam disiplin ilmu. Antara lain, dokter dan aktivis kemanusiaan lainnya. Mereka juga berasal dari lintas negara dan agama. Mereka membawa bantuan untuk masyarakat Gaza yang kelaparan.

Pada misi tahun ini, 2026, di antara mereka yang ikut dalam misi ini adalah dua wartawan Republika. Dikabarkan, mereka ditangkap pasukan Israel yang mencegat mereka di perairan internasional. Hingga kini, komunikasi dengan mereka terputus.

Perjalanan Panjang

Para aktivis dalam konvoi panjang di laut ini bergerak dari Spanyol, tanggal 12 April 2026. Mereka bergerak melalui Laut Mediterania, melewati Yunani dan laut internasional yang berada di sebelah utara pantai Gaza.

Perjalanan ini membutuhkan waktu berhari-hari. Jika dilakukan tanpa berhenti, tanpa hambatan, perjalanan membutuhkan waktu sekitar 8 hari untuk bisa tiba di pantai Gaza.

Namun, meski sudah hampir satu bulan, perjalanan belum bisa tiba di pantai Gaza. Hambatan utamanya adalah hadangan dari militer Israel. Padahal, yang mereka lalui itu adalah perairan internasional.

Simbol Kesombongan Israel

Meski ini murni aksi kemanusiaan untuk masyarakat Gaza, Palestina, tapi perjuangan ini menunjukkan simbol perlawanan terhadap kezaliman Israel.

Dalam kaedah fikih disebutkan, maa laa yadroku kulluhu, laa tatroku kulluhu. Artinya, jika tidak bisa dilakukan secara ideal, jangan tidak melakukan sama sekali.

Dunia menyaksikan bahwa Israel begitu biadab. Dan Israel tidak merasa sungkan, apalagi takut, untuk terus dalam kebiadaban itu. Tapi, tak satu pun negara yang berani melakukan perlawanan dan melakukan pembelaan terhadap Palestina secara militer.

Negara-negara boleh takluk oleh Israel dan AS. Tapi tidak demikian dengan warganya. Setidaknya, perjuangan kemanusiaan ini bisa membuktikan kepada rakyat Gaza, Palestina, bahwa masih banyak manusia yang ‘waras’.

Di sisi lain, blokade yang tidak berasalan ini, juga cara Israel untuk menunjukkan kepada dunia bahwa merekalah yang saat ini berkuasa. Bukan AS, bukan Eropa, bukan siapa-siapa termasuk PBB.

Sungguh sebuah ironi di tengah masyarakat dunia yang katanya beradab, terdidik, dan menjunjung nilai-nilai kemanusiaan. [Mh]

Tags: Palestina Negeri Akhir Zaman
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Jangan Terlalu Dermawan

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8439 shares
    Share 3376 Tweet 2110
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    860 shares
    Share 344 Tweet 215
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3804 shares
    Share 1522 Tweet 951
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4317 shares
    Share 1727 Tweet 1079
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11344 shares
    Share 4538 Tweet 2836
  • Kisah Lengkap Penyembelihan Nabi Ismail

    400 shares
    Share 160 Tweet 100
  • Rumah Zakat Dorong Warga Jakarta Kelola Sampah Rumah Tangga Lewat Workshop Ecoenzym

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3362 shares
    Share 1345 Tweet 841
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2259 shares
    Share 904 Tweet 565
  • Orang yang Wafat Mengetahui Kondisi Keluarga yang Masih Hidup (Bag. 2)

    219 shares
    Share 88 Tweet 55
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga