• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 13 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Mengenal Mainan Lato-lato yang Viral di Kalangan Anak-anak

09/01/2023
in Berita
Mengenal Mainan Lato-lato yang Viral di Kalangan Anak-anak

foto: pinterest

118
SHARES
911
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

BUNYI bising tek-tek-tek-tek kini akrab di telinga kita karena mainan lato-lato yang banyak dimainkan oleh anak-anak dan remaja.

Mainan berbentuk dua buah bola padat yang dihubungkan dengan seutas tali itu menjadi viral karena media sosial dan juga anime berjudul Jojo’s Bizarre Adventure.

Namun tahukah kamu, ternyata permainan bola lato-lato ini pada awalnya merupakan permainan edukatif untuk mengenalkan teori Newton?

Mainan ini dikenal juga dengan sebutan clacker balls, click-clack atau knockers, dan di Italia, mainan ini disebut ‘lato’ yang berarti sisi samping.

Dilansir dari ussfeeds, lato-lato sudah dikenal sejak tahun 1960-an. Seperti yang sudah ditulis sebelumnya, permainan ini pada awalnya diciptakan untuk memperkenalkan Hukum Newton.

Seiring berjalannya waktu, banyak orang memainkannya sebagai permainan biasa. Namun sayangnya, permainan yang digandrungi para bocah ini dilarang di berbagai negara karena dianggap mainan berbahaya.

Baca Juga: 6 Manfaat Mainan Pop It untuk Tumbuh Kembang Anak

Mengenal Mainan Lato-lato yang Viral di Kalangan Anak-anak

Ketika pertama kali diperkenalkan di Amerika Serikat, lato-lato dikenal sebagai alat edukasi hukum Newton.

Pasalnya, mainan tersebut merepresentasikan benda yang bergerak cenderung tetap bergerak dan setiap tindakan akan menyebabkan reaksi yang sama dan berlawanan.

Namun, alih-alih sebagai mainan edukatif, mainan itu malah menuai reaksi negatif.

Selain dianggap berisik karena suara yang ditimbulkannya, lato-lato juga dianggap berbahaya karena bisa berubah menjadi proyektil ketika pecah hingga menyebabkan kebutaan.

Permainan ini pun dilarang dimainkan di Kanada dan Amerika Serikat karena alasan tersebut.

Pada tahun 1971, ketika itu, Food and Drug Administration (FDA) yang bertanggung jawab untuk keamanan publik dan menetapkan standar baru untuk produsen mainan melarang peredaran mainan lato-lato.

Peraturan ini kemudian menjadi hambatan besar bagi produsen lato-lato. Imbasnya, mainan itu pun ditarik dari pasar.

Baca Juga: 5 Jenis Permainan yang Cocok untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Termasuk Latto-Latto

Di Indonesia, mainan ini mulai populer pada tahun 1990-an. Kini, mainan ini kembali populer karena film anime yang ditayangkan di televisi.

Kegandrungan para bocah terhadap mainan ini membuat cemas berbagai pihak, salah satunya adalah sekolah.

Sebuah sekolah di Pesisir Barat Lampung bahkan melarang anak-anak membawa dan memainkan lato-lato di sekolah. Lato-lato dinilai memberikan dampak yang kurang baik jika dimainkan di lingkungan sekolah.

Nah Sahabat ChanelMuslim, apakah kamu juga menyukai mainan ini?[ind]

Tags: lato-latomainan lato-latoMengenal Mainan Lato-lato yang Viral di Kalangan Anak-anak
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Cara Efektif Membangun Bonding Sejak Dini dengan Anak

Next Post

Mewaspadai Penggunaan Dana Kedermawanan Publik demi Kepentingan Elektoral

Next Post
Mewaspadai Penggunaan Dana Kedermawanan Publik demi Kepentingan Elektoral

Mewaspadai Penggunaan Dana Kedermawanan Publik demi Kepentingan Elektoral

Cerita Aldila Jelita Dampingi Indra Bekti yang Sedang Dirawat di Rumah Sakit

Cerita Aldila Jelita Dampingi Indra Bekti yang Sedang Dirawat di Rumah Sakit

Antara Erdogan, Turkye dan Kepemimpinan

Hidup itu Harus ada Aturan

  • 15 Hadits tentang Ramadan yang Perlu Diketahui Umat Muslim

    15 Hadits tentang Ramadan yang Perlu Diketahui Umat Muslim

    112 shares
    Share 45 Tweet 28
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7964 shares
    Share 3186 Tweet 1991
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3490 shares
    Share 1396 Tweet 873
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4448 shares
    Share 1779 Tweet 1112
  • 25 Nama Bayi Laki-Laki Berawalan Huruf Z dalam Bahasa Arab

    800 shares
    Share 320 Tweet 200
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4135 shares
    Share 1654 Tweet 1034
  • Yang Berhak Memandikan Jenazah Ibu

    2907 shares
    Share 1163 Tweet 727
  • Ramadhan Mendatang, Dompet Dhuafa Mengusung Kampanye Berzakat Itu Kalcer

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Hadits Palsu tentang Anjuran Maaf-Maafan Sebelum Ramadan

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3223 shares
    Share 1289 Tweet 806
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga