• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 7 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Mengatasi Panas pada Bayi Pasca Imunisasi

27/05/2021
in Berita
Sunnah Mentahnik Bayi dengan Kurma

Foto: Pexels

81
SHARES
626
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

Chanelmuslim.com-Imunisasi atau vaksinasi pada bayi sering menimbulkan efek samping, seperti demam dan panas pada bayi. Bagaimana cara penanganannya?

Vaksinasi merupakan cara yang sangat ampuh dalam menjaga beberapa jenis penyakit. Dengan pemberian vaksinasi melalui suntikan ataupun oral dapat menyelamatkan banyak generasi dari serangan penyakit yang membahayakan dengan meningkatkan daya tahan tubuh yang semakin kuat.

Bayi yang belum bisa menerima perubahan lingkungan dikhawatirkan akan mudah terserang penyakit, melalui imunisasi, tingkat bahaya yang akan mengancam bayi bisa diperkecil dibandingkan dengan bayi yang tidak mengalami imunisasi.

Imunisasi wajib yang dilakukan selama perkembangan bayi adalah imunisasi BCG yang tidak mengakibatkan perubahan berarti pasca penyuntikan. Imunisasi Hepatitis B akan diberikan sebanyak 3 kali dengan keluhan yang muncul nyeri dan demam ringan, meskipun keluhan ini berbeda dengan bayi lainnya. Imunisasi Polio untuk mencegah penyakit polio jarang menimbulkan efek samping. Imunisasi campak untuk penyakit campak tidak akan memberikan efek samping bagi sebagian bayi, adapun yang mungkin timbul adalah reaksi demam atau diare.

Selanjutnya adalah imunisasi DPT yang memberikan efek samping dalam kurang nafsu makan, nyeri di area bekas suntikan, muntah dan demam.

Manfaat imunisasi memang tidak dapat diragukan lagi, akan tetapi beberapa di antara Anda khawatir ketika setelah imunisasi, bayi anda mengalami peningkatan suhu badannya. Apa yang harus dilakukan?

Anda tidak perlu panik, pada beberapa imunisasi termasuk pemberian vaksin DPT (difteri, pertusis, dan tetanus) mengakibatkan perubahan suhu badan pada bayi anda. Bayi Anda akan mengalami kesulitan tidur, lebih mudah menangis dan gelisah ini bukan karena vaksin yang tidak cocok melainkan karena perubahan suhu badan yang membuat bayi Anda tidak nyaman. Bahkan berhasil atau tidaknya imunisasi bisa dilihat pasca imunisasi dengan ditandai perubahan suhu badan yang meningkat, panas atau bengkak di sekitar area suntikan.

Pemberian vaksin yang mengalami peningkatan suhu tubuh sering kali membuat Anda panik, serba salah bahkan ikut menangis tak tega dengan kondisi bayi. Walaupun sebelumnya Anda akan diberi tahu pasca imunisasi perubahan yang dialami oleh bayi, Anda dapat meminta obat penurun panas untuk antisipasi peningkatan panas sewaktu-waktu. Namun, bayi yang suhu panasnya mencapai 38 derajat celcius tidak membutuhkan obat penurun panas.

Berikut adalah cara yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi suhu badan yang tinggi pada bayi Anda pasca imunisasi.

1. Memberikan ASI sesering mungkin. Kandungan ASI memiliki zat yang dapat mengurangi peningkatan suhu badan.

2. Mendekap bayi. Dengan dekapan, Anda dapat meningkatkan zat antinyeri sehingga menurunkan rasa sakitnya.

3. Jangan menggunakan bedong atau selimbut tebal, gunakan baju yang mudah menyerap keringat.

4. Kompres menggunakan air hangat sehingga menurunkan resiko kejang-kejang ketimbang menggunakan air dingin.

5. Memberikan kompresan air hangat untuk mengurangi pembengkakan pasca suntikan. Kebanyakan bayi merasa nyeri ketika bekas suntikan tersentuh sehingga membuat tidak nyaman.

6. Berikan pijatan halus agar bayi merasa nyaman.

7. Gunakan selalu alat pengukur panas (termometer) untuk melihat perkembangan peningkatan atau penurunan suhu tubuhnya.

8. Pada umumnya, kenaikan suhu badan bayi akan meningkat berkisar 38- 40 derajat celcius. Namun, panas badan akan menurun dengan sendirinya dalam waktu 1-2 hari. Ketika bayi mengalami panas melebihi 38 derajat celcius dapat diberikan obat penurun panas yang sesuai dengan anjuran dokter. Bila tidak kunjung turun dan mempunyai riwayat kejang maka dapat berkonsultasi dengan dokter untuk diberikan penanganannya.(ind/bidanku)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Almuzammil Yusuf : Isu Deparpolisasi Mencuat, Tak Perlu Dikhawatirkan

Next Post

Hilangkan Lemak di Dagu dengan Trik Mudah Ini

Next Post
Hilangkan Lemak di Dagu dengan Trik Mudah Ini

Hilangkan Lemak di Dagu dengan Trik Mudah Ini

Boikot Produk Israel, Presiden Jokowi Diminta Keluarkan Keppres

Presiden Jokowi Segera Respons Usulan BNN Setara Kementerian

  • KBIHU Aisyiyah Batang Gelar Pelepasan Jemaah Haji 2026, Bekali Calon Jemaah dengan Kesiapan Fisik dan Spiritual

    KBIHU Aisyiyah Batang Gelar Pelepasan Jemaah Haji 2026, Bekali Calon Jemaah dengan Kesiapan Fisik dan Spiritual

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Pastikan Sabun yang Kamu Gunakan Halal

    180 shares
    Share 72 Tweet 45
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8157 shares
    Share 3263 Tweet 2039
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    704 shares
    Share 282 Tweet 176
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3633 shares
    Share 1453 Tweet 908
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2010 shares
    Share 804 Tweet 503
  • Sultan Sidoarjo Mengajak Keliling Rumah Mewah, Seperti di Istana

    129 shares
    Share 52 Tweet 32
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11236 shares
    Share 4494 Tweet 2809
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2131 shares
    Share 852 Tweet 533
  • Pemerintah Imbau Perusahaan Swasta Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga