• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 1 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Mayoritas Kematian Anak Terjadi di 10 Negara Asia, Afrika Termasuk Indonesia

17/11/2016
in Berita
68
SHARES
526
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

infant-feet-customChanelMuslim.com – Enam puluh persen dari kematian 5,9 juta anak-anak balita di dunia tahun lalu terfokus pada 10 negara di Asia dan Afrika, termasuk Indonesia, menurut sebuah studi yang diterbitkan Jumat pekan lalu, memicu seruan atas tindakan untuk mengurangi angka tersebut.

Studi yang diterbitkan dalam jurnal medis The Lancet mengatakan bahwa data terbaru itu menyoroti ketidaksetaraan dalam kematian anak-anak di antara 194 negara yang diteliti, meskipun jumlah kematian anak balita telah turun 4 juta dibandinkan dengan tahun 2010.

Dari 5,9 juta kematian tahun lalu, 3,6 juta terjadi tahun 10 negara Asia dan Afrika — India, Nigeria, Pakistan, Republik Demokratik Kongo, Ethiopia, China, Angola, Indonesia, Bangladesh dan Tanzania.

Dua sebab utama kematian adalah komplikasi akibat kelahiran prematur dan pneumonia atau paru-paru basah, menurut para peneliti dari Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health, London School of Hygiene and Tropical Medicine dan Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Para peneliti mengatakan ketahanan anak telah meningkat secara substansial, meskipun negara-negara masih gagal memenuhu Tujuan Pembangunan Milenium (MDG) PBB untuk menurunkan tingkat kematian anak balita menjadi dua pertiga antara 1990 dan 2015.

Tingkat kematian turun 53 persen pada periode tersebut.

Kemajuan yang lambat untuk mengurangi kematian-kematian bayi yang baru lahir, yaitu dalam 28 hari pertama hidupnya, menghambat target MDG, ujar para peneliti. Dari 5,9 juta anak balita yang meninggal pada 2015, 2,7 juta di antaranya adalah bayi yang baru lahir.

“Masalahnya adalah kemajuan ini tidak merata di semua negara, membuat tingkat kematian yang tinggi di antara anak-anak masih bertahan di banyak negara,” ujar penulis utama penelitian tersebut, Li Liu, dari Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health di AS.

“Kemajuan substansial diperlukan untuk negara-negara di Afrika sub-Sahara dan Asia Selatan untuk mencapai target ketahanan anak dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan,” tambahnya.

Dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, yang menggantikan MDG tahun lalu, semua negara bertujuan mengurangi kematian anak balita menjadi tidak lebihd ari 25 kematian per 1.000 kelahiran pada 2030.

Para peneliti merekomendasikan menyusui, vaksin untuk pneumonia, malaria dan diare, serta peningkatan kualitas air dan sanitasi untuk membantu anak bertahan.[af/voa]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Resep Rabo Ruan, Lauk Khas Kalimantan Timur

Next Post

5 Kekhawatiran Ibu Hamil pada Trimester Ketiga

Next Post

5 Kekhawatiran Ibu Hamil pada Trimester Ketiga

Jamsu, Tren Kecantikan Terbaru dari Negeri Ginseng

Keberkahan Pergi pada Pagi Hari untuk Mencari Nafkah

Ternyata Menimbang Berat Badan Itu Perlu

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9003 shares
    Share 3601 Tweet 2251
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11647 shares
    Share 4659 Tweet 2912
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1155 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Saudi Education Expo 2026 Buka Akses Pendidikan Tinggi Arab Saudi bagi Pelajar Indonesia

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4067 shares
    Share 1627 Tweet 1017
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2391 shares
    Share 956 Tweet 598
  • LKC Dompet Dhuafa Aceh Tutup Pendampingan Dua Tahun, Program Bidan untuk Negeri Berlanjut di Sabang

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3514 shares
    Share 1406 Tweet 879
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4717 shares
    Share 1887 Tweet 1179
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2314 shares
    Share 926 Tweet 579
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga