• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 25 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Mahathir: Kasus Rohingya adalah Genosida dan Dunia harus Bertindak

25/09/2019
in Berita
69
SHARES
531
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad pada Selasa kemarin meminta masyarakat internasional segera menyelesaikan krisis Rohingya.

"Mari kita mulai berbicara apa adanya. Apa yang terjadi di negara bagian Rakhine adalah genosida," katanya di sela-sela Sesi ke-74 Majelis Umum PBB seperti dilansir Channel News Asia, Rabu hari ini..

"Apa yang terjadi adalah pembunuhan massal, pemerkosaan sistematis dan pelanggaran HAM berat lainnya."

Sekitar 740.000 Rohingya meninggalkan desa mereka di Rakhine setelah operasi militer pada Agustus 2017.

Mereka bergabung dengan hampir 200.000 yang sudah tinggal di kamp-kamp kumuh di seberang perbatasan di Cox's Bazar, di Bangladesh tenggara.

Semakin lama pengungsi tinggal di kamp-kamp tersebut, situasi mereka akan semakin menyedihkan, ujar Mahathir.

"Sebagaimana adanya, para pengungsi rentan terhadap eksploitasi. Mereka bisa jadi sasaran kejahatan lintas batas seperti perdagangan manusia dan perbudakan seks, antara lain. Mereka hanya dapat melihat masa depan yang suram," kata dia.

Mereka yang bertahan di Myanmar telah menjadi pengungsi internal yang mendekam di kamp-kamp di Rakhine, kata Mahathir.

"Pihak berwenang Myanmar telah menolak akses beberapa pejabat PBB dan pekerja bantuan kemanusiaan," kata dia.

"Jika Myanmar tidak menyembunyikan apa pun, mengapa orang lain tidak boleh menilai situasi di Rakhine? Biarkan para pejabat dan pekerja bantuan ini mengunjungi, memeriksa dan membantu mereka yang tinggal di kamp-kamp."

Repatriasi harus menjadi prioritas utama Myanmar untuk menunjukkan keseriusannya dalam menanggulangi krisis, kata Mahathir.

Dua upaya repatriasi telah dilakukan untuk memulangkan beberapa pengungsi namun keduanya gagal.

"Alasannya jelas. Tidak ada yang akan kembali jika mereka tidak merasa keselamatannya terjamin," kata dia.

"Malaysia akan terus bersikeras bahwa repatriasi dilakukan dengan cara yang aman, sukarela dan bermartabat."

Mahathir mengatakan ini hanya bisa dilakukan dengan memberikan kewarganegaraan penuh kepada para Rohingya.

"Namun, otoritas Myanmar telah memanipulasi masalah Rohingya dan mengeksploitasi rasa takut, kebencian dan kekerasan.

“Dengan demikian, hanya mempertimbangkan gagasan pemberian kewarganegaraan tidak dapat diterima," ujar dia.

Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina Wazed yang juga hadir dalam acara itu mengatakan negaranya menampung lebih dari 1,2 juta pengungsi Rohingya.

Malaysia menurut juga telah memberikan bantuan kemanusiaan, termasuk rumah sakit lapangan di Cox's Bazar dan menampung hampir 100.000 pengungsi Rohingya yang terdaftar, dan lebih banyak lagi yang tidak terdaftar.

"Walaupun ini mungkin tampak seperti jumlah kecil dibandingkan dengan yang ada di Bangladesh, banyak hal telah dilakukan untuk memungkinkan mereka hidup layak sementara mereka menunggu relokasi ke negara ketiga.

"Kami akan terus membantu warga Rohingya dalam kemampuan kami," dia berjanji.[ah/anadolu]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Penerbangan Dibatalkan, Dua Pria Klaim Didiskriminasi karena Muslim

Next Post

BNI Syariah Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Institut Agama Islam Tazkia Bogor

Next Post

BNI Syariah Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Institut Agama Islam Tazkia Bogor

BNI Syariah Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Institut Agama Islam Tazkia Bogor

AILA Indonesia: Kelompok Kebebasan Seksual Susupi Aksi Mahasiswa untuk Sahkan RUU P-KS

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8260 shares
    Share 3304 Tweet 2065
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2071 shares
    Share 828 Tweet 518
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    769 shares
    Share 308 Tweet 192
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3705 shares
    Share 1482 Tweet 926
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4235 shares
    Share 1694 Tweet 1059
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11278 shares
    Share 4511 Tweet 2820
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3311 shares
    Share 1324 Tweet 828
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2205 shares
    Share 882 Tweet 551
  • Menghina Allah dalam Hati

    463 shares
    Share 185 Tweet 116
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4555 shares
    Share 1822 Tweet 1139
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga