• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 1 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Kelainan Bawaan Semakin Berkontribusi terhadap Kematian Bayi

22/03/2017
in Berita
71
SHARES
543
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT
Foto: vanguard

Chanelmuslim.com-Kelainan bawaan menjadi salah satu masalah baru bagi kesehatan bayi dan balita di Indonesia. Bahkan menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, kelainan bawaan bisa menggeser penyakit infeksi sebagai salah satu penyebab kematian bayi dan balita.

Direktur Kesehatan Keluarga Kemenkes RI, dr Eni Gustina, MPH, mengatakan kelainan bawaan berkontribusi sebesar 1,4 persen terhadap kematian bayi usia 0-6 hati dan 18,1 persen terhadap kematian bayi 7-28 hari. Hal ini jauh lebih tinggi daripada 20 tahun lalu di mana penyebab kematian utama pada bayi dan balita adalah penyakit infeksi.

“Kalau berdasarkan data, penyebab kematian bayi dan balita pada tahun 1992 itu masih diare, campak, infeksi saluran napas, malaria, campak dan difteri. Kelainan bawaan belum termasuk dalam 10 besar penyebab kematian bayi dan balita,” tutur dr Eni dalam temu media Hari Kelainan Bawaan di Kemenkes RI, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

“Tapi pada tahun 2007, kelainan bawaan sudah masuk 10 besar dengan angka 4,9 persen. Memang masih ada infeksi seperti tetanus, meningitis, diare dan pneumonia. Hanya saja masalah komplikasi kelainan bawaan seperti berat badan lahir rendah, asfiksia dan lainnya juga mencuat,” tambah dr Eni lagi.

Hasil pelaporan data kelainan bawaan dari 19 rumah sakit di Indonesia sejak 2014 hingga 2016 menunjukkan ada ratusan kasus yang memenuhi kriteria sebagai kelainan bawaan. Kelainan bawaan terbanyak adalah talipes (20,6 persen), bibir sumbing, langit-langit mulut bolong dan neural tube defects (20 persen) dan atresia ani (10,1) persen.

dr Eni mengatakan bahwa tantangan akibat kelainan bawaan tidak hanya terkait dengan kematian bayi, namun juga dampak psikologis pada keluarga. Hal ini akan memengaruhi kualitas hidup pasien, keluarga, dan berisiko menimbulkan beban emosional akibat tingginya stigma dan diskriminasi.

Oleh karena itu, bertepatan dengan Hari Kelainan Bawaan pada 3 Maret lalu, Kemenkes mengajak masyarakat melalui Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) untuk mencegah terjadinya kelainan bawaan. Meski 50 persennya terjadi tanpa penyebab yang jelas, namun pola hidup sehat seperti olahraga teratur, makan buah dan sayur bisa dilakukan sebagai pencegahan dan deteksi dini penyakit.

“Hindari juga merokok dan mengonsumsi alkohol. Jauhi obat-obatan teratogenik. Selain itu, sebisa mungkin jangan sampai tercemari merkuri, timbal, arsen dan zat organophosphate pada pestisida,” tutupnya.(ind/dethealth)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Jurnalis Panjimas Sidang Perdana Kasus Social Kitchen

Next Post

Tahun Ini Seluruh Pembimbing Manasik Haji Perlu Bersertifikat, Ini Syaratnya 

Next Post

Tahun Ini Seluruh Pembimbing Manasik Haji Perlu Bersertifikat, Ini Syaratnya 

Tekan Angka Katarak di Indonesia, BRI Gelar Operasi Katarak Gratis 

Komisi Fatwa MUI Tetapkan Vaksin Influenza Hualan Asal China Halal

  • Fenomena Danau dan Sungai Kering di Kalimantan

    Fenomena Danau dan Sungai Kering di Kalimantan

    695 shares
    Share 278 Tweet 174
  • 5 Objek Wisata Dekat Stasiun Solo Balapan yang Seru untuk Dijelajahi

    109 shares
    Share 44 Tweet 27
  • Ragam Manfaat Teh Rosella untuk Kesehatan Tubuh

    197 shares
    Share 79 Tweet 49
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9221 shares
    Share 3688 Tweet 2305
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4174 shares
    Share 1670 Tweet 1044
  • Kiyai Miftachul Akhyar

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    757 shares
    Share 303 Tweet 189
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1255 shares
    Share 502 Tweet 314
  • Ular dan Penampakan Jin

    517 shares
    Share 207 Tweet 129
  • Cara Merawat Baju Velvet Agar Tetap Mewah dan Awet

    83 shares
    Share 33 Tweet 21
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga