• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 5 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Kasus Corona Meningkat, 15.000 Muslim Rohingya Dikarantina di Kamp Pengungsian

28/05/2020
in Berita
70
SHARES
538
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Setidaknya 15.000 pengungsi Rohingya berada di bawah karantina di kamp-kamp besar yang ada di Bangladesh pada saat jumlah infeksi virus corona yang dikonfirmasi di sana meningkat menjadi 29.

Para pakar kesehatan telah lama memperingatkan bahwa virus itu dapat melaju melalui permukiman yang sempit, seperti kamp pengungsian yang menampung hampir satu juta orang Rohingya yang melarikan diri dari kekerasan di Myanmar, dan para pejabat membatasi pergerakan di daerah itu pada April.

Meskipun demikian, kasus pertama di kamp terdeteksi pada pertengahan Mei.

"Tidak ada infeksi yang kritis. Sebagian besar tidak menunjukkan gejala apa pun. Namun, kami telah membawa mereka ke pusat-pusat isolasi dan mengkarantina keluarga mereka," Toha Bhuiyan, seorang pejabat kesehatan senior di sekitar wilayah Cox's Bazar mengatakan kepada kantor berita AFP, Senin lalu.

Dia mengatakan jalan-jalan sempit ke tiga distrik kamp – tempat sebagian besar infeksi terdeteksi – telah diblokir oleh pihak berwenang.

15.000 Rohingya di dalam apa yang disebut blok menghadapi pembatasan lebih lanjut pada gerakan mereka, katanya.

Ini terjadi ketika para pekerja amal mengungkapkan kekhawatiran mereka terinfeksi di kamp-kamp karena mereka bekerja tanpa perlindungan yang memadai.

Dua daerah yang terisolasi berada di kamp Kutupalong, rumah bagi sekitar 600.000 orang Rohingya.

"Kami berusaha meningkatkan pengujian secepat mungkin untuk memastikan bahwa kami dapat melacak semua orang yang terinfeksi dan kontak mereka," kata Bhuiyan.

Tujuh pusat isolasi dengan kapasitas untuk mengobati lebih dari 700 pasien COVID-19 telah disiapkan, katanya, dengan para pejabat berharap hanya memiliki kurang dari 2.000 pada akhir Mei.

Tetapi, menurut Nay San Lwin, salah satu pendiri Koalisi Pembebasan Rohingya, tidak tersedia cukup tempat tidur dan ventilator ICU untuk para pengungsi dan masyarakat setempat di wilayah Cox's Bazar.

'Sangat khawatir'
Mahbubur Rahman, kepala pejabat kesehatan Cox's Bazar, mengatakan pihak berwenang berharap minggu ini mereka akan menggandakan jumlah tes yang dilakukan setiap harinya.

Dia mengatakan pembatasan masuk lebih lanjut telah diberlakukan di kamp, ​​dengan karantina 14 hari diberlakukan bagi siapa pun yang berkunjung dari Dhaka.

"Kami sangat khawatir karena kamp-kamp Rohingya berpenduduk sangat padat. Kami menduga penularan komunitas (dari virus) telah dimulai," kata Rahman kepada AFP.

Bangladesh pada hari Senin memiliki rekor lonjakan satu hari dalam kasus coronavirus, dengan 1.975 infeksi baru, menjadikan 35.585 kasus dan 501 kematian.

Pada awal April, pihak berwenang memberlakukan penutupan total di distrik Box Cox – rumah bagi 3,4 juta orang termasuk para pengungsi – setelah sejumlah infeksi di luar kamp.

Pekerja amal dan aktivis telah menyuarakan keprihatinan tentang kurangnya kebersihan dan perlindungan di kamp.

"Karena kamp-kamp penuh sesak, jarak sosial hampir tidak mungkin," kata Lwin kepada Al Jazeera.

"Banyak yang tidak mengetahui bagaimana penyakit ini menyebar, bagaimana mencegah dan mengendalikannya," kata Lwin.

"Tidak seperti warga dunia, penderitaan mereka sedikit lebih daripada yang lain. Yang lain dapat mengakses informasi untuk mencegah agar tidak terinfeksi, tetapi Rohingya di kamp-kamp bahkan tidak diizinkan mengakses informasi."

Lebih dari 740.000 Rohingya melarikan diri dari penumpasan militer 2017 yang brutal di Myanmar ke Cox's Bazar, tempat sekitar 200.000 pengungsi sudah tinggal.[ah/aljazeera]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Ini Pernyataan PP Muhammadiyah Terkait Pemberlakuan New Normal

Next Post

Al Khairiyah Boarding School Siapkan Generasi Mandiri, Berani, Berprestasi, dan Islami

Next Post

Al Khairiyah Boarding School Siapkan Generasi Mandiri, Berani, Berprestasi, dan Islami

Meskipun Covid, Harus tetap Solid

Sembilan Cara Menjadi Pribadi yang Simpatik pada Pasangan

Muslimah Hindarilah Tujuh Hal Berikut

  • Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    2675 shares
    Share 1070 Tweet 669
  • 5 Objek Wisata Terbaik di Cilacap

    154 shares
    Share 62 Tweet 39
  • 5 Ide Kreasi Camilan Simpel dengan Rice Paper yang Renyah dan Lezat

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4087 shares
    Share 1635 Tweet 1022
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9039 shares
    Share 3616 Tweet 2260
  • Siswa-Siswi SMA Jakarta Islamic School Berhasil Tembus Universitas Ternama di Berbagai Negara

    78 shares
    Share 31 Tweet 20
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4729 shares
    Share 1892 Tweet 1182
  • Bahasa Gaul di Era Digital: Kreativitas Anak Muda atau Ancaman bagi Bahasa Indonesia?

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11666 shares
    Share 4666 Tweet 2917
  • 5 Kreasi Camilan MPASI Berbahan Brokoli yang Lezat dan Bergizi untuk Si Kecil

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga