DALAM rangka memperingati Hari Transportasi Nasional yang jatuh pada 24 April, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) memberlakukan tarif khusus sebesar Rp1 untuk seluruh layanan selama 24 jam penuh, mulai pukul 00.00 hingga 23.59 WIB, Jumat (24/4).
Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat semakin akrab dengan transportasi publik yang terjangkau, aman, dan ramah lingkungan. Momentum ini juga dimanfaatkan untuk memperluas akses layanan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menyampaikan bahwa program tarif Rp1 bukan sekadar peringatan seremonial, tetapi juga bentuk ajakan kepada masyarakat untuk beralih ke angkutan umum.
“Melalui tarif Rp1, kami ingin memberikan kemudahan sekaligus mengajak lebih banyak warga beralih ke angkutan umum sebagai pilihan mobilitas yang efisien dan berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (24/04/2026).
Baca juga: Transjakarta dan Kopassus Bekerja sama Meningkatkan Fasilitas Pendidikan di Jakarta
Hari Transportasi Nasional, Transjakarta Terapkan Tarif Rp1
Kebijakan ini disambut positif oleh para pengguna. Siti Aisyah (29), seorang karyawan swasta yang setiap hari menggunakan Transjakarta untuk berangkat kerja dari Jakarta Timur ke pusat kota, mengaku sangat terbantu dengan adanya tarif khusus ini.
“Biasanya ongkos transport cukup terasa kalau dihitung bulanan. Hari ini bisa hemat, jadi bisa dialihkan untuk kebutuhan lain,” katanya.
Hal serupa dirasakan oleh Dimas Pratama (21), mahasiswa yang rutin menggunakan Transjakarta untuk aktivitas kuliah. Ia menilai kebijakan ini memberi pengalaman positif, khususnya bagi masyarakat yang belum terbiasa menggunakan transportasi publik.
“Program seperti ini bagus untuk menarik minat orang mencoba naik Transjakarta. Harapannya ke depan makin banyak kebijakan yang mendukung transportasi umum,” ujarnya.
Pemberlakuan tarif Rp1 ini menunjukkan bahwa kebijakan transportasi yang inklusif dapat memberikan dampak nyata, baik dalam meringankan beban ekonomi masyarakat maupun mendorong perubahan perilaku menuju penggunaan transportasi publik yang lebih luas. Momentum Hari Transportasi Nasional pun diharapkan menjadi penguat komitmen bersama dalam menghadirkan sistem transportasi yang berkelanjutan di perkotaan.[ind]



