• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 12 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

GeRAK: Pemberantasan Korupsi Kembali ke Titik Nol

28/11/2023
in Berita
GeRAK: Pemberantasan Korupsi Kembali ke Titik Nol
75
SHARES
574
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

PENETAPAN status Ketua KPK Firli Bahuri sebagai tersangka kasus pemerasan dan penerimaan gratifikasi oleh Polda Metro Jaya membuat pemberantasan korupsi di Indonesia kembali ke titik nol.

Sebab, lembaga yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam menangkal korupsi justru terjerumus sebagai pelaku utama, meskipun Firli mengajukan gugatan pra-peradilan.

Hal itu dinyatakan para aktivis Gerakan Rakyat Antikorupsi (GeRAK) Indonesia saat menyatakan nota keprihatinan kepada Dewan Penasehat KPK.

“Proses pemeriksaan terhadap FB harus dituntaskan hingga pengadilan. Pihak Kepolisian perlu menjaga profesionalitas dan transparansi, jangan terpengaruh tekanan politik dari manapun. Sementara itu, pihak lain jangan melakukan intervensi karena ini menyangkut kredibilitas pemberantasan korupsi di Indonesia,” ujar Harlans M. Fachra yang menjabat Konsulat Nasional GeRAK Indonesia.

GeRAK Indonesia adalah aliansi organisasi antikorupsi di berbagai daerah yang sejak masa reformasi 1998 mengawal agenda pemberantasan korupsi, antara lain UU Antikorupsi Nomor 31 Tahun 1999 yang menetapkan perlunya lembaga independen KPK. Pada tahun 2003, eksponen GeRAK di seluruh Indonesia ikut mengawal proses pembentukan dan pemilihan Komisioner KPK periode perdana.

Bahkan, aktivis GeRAK Aceh melaporkan kasus korupsi perdana yang ditangani KPK, yaitu melibatkan Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam Abdullah Puteh.

“Pada awal berdirinya, KPK berinteraksi dan berkolaborasi dengan aktivis antikorupsi yang memiliki basis komunitas. Bahkan, kemudian muncul figur-figur berintegritas dari kalangan masyarakat sipil yang mendukung dan ikut memimpin KPK. Setelah beberapa periode terjadi kemunduran karena pimpinan KPK menjadi rebutan bagi para pejabat dengan latar belakang kepolisian, kejaksaan, auditor publik atau pejabat kementerian,” ungkap Sapto Waluyo yang pernah menjadi anggota Tim Penyusun RUU KPK tahun 2002.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Firli Bahuri sempat datang ke kantor KPK dan memimpin rapat. Hal itu menimbulkan keresahan bagi sebagian pimpinan dan pegawai KPK karena kepercayaan publik terhadap kredibilitas KPK akan terganggu.

Namun, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menyatakan tidak perlu malu dan tidak minta maaf, dengan alasan asas praduga tak bersalah dan proses hukum masih berjalan. Untung, ada Nawawi Pomolango Wakil Ketua KPK yang selama ini bersikap kritis dan menyatakan maaf kepada publik. Presiden Joko Widodo akhirnya memberhentikan Firli untuk sementara dan menunjuk Nawawi sebagai Ketua KPK.

“Masyarakat harus terus mengawal proses hukum atas tersangka FB. Kondisi sekarang agak berbeda dibandingkan saat muncul fenomena Cicak versus Buaya (perseteruan aparat Kepolisian vs KPK). Dulu masyarakat membela KPK hingga muncul gerakan #SaveKPK, karena pihak Kepolisian terlihat menggunakan kekuasaan untuk membela kepentingannya. Namun sekarang masyarakat memandang lebih penting menyelamatkan lembaga dan tidak terjebak kepentingan individu,” papar Harlans yang dikenal sebagai pendiri West Java Corruption Watch (WJCW). Pada tahun 2005 WJCW mengadvokasi kasus penyimpangan dana (kadeudeuh) APBD oleh anggota DPRD Jawa Barat.

Bila FB dinyatakan bersalah dan dipecat sebagai Komisioner KPK, maka posisinya harus digantikan oleh calon pimpinan KPK yang sudah diseleksi oleh Komisi III DPR RI. Selama ini ada dua tokoh yang potensial, yaitu Sigit Danang Joyo (anggota reformasi perpajakan di Kemenkeu) dan Lutfi Jayadi Kurniawan (aktivis Malang Corruption Watch dan dosen). Pada tahun 2022, ketika pimpinan KPK Lili Pintauli Siregar harus diganti, sebenarnya dua kandidat itu yang paling layak. Sayang, Presiden Jokowi malah mengajukan kandidat lain: Johanis Tanak (mantan Jaksa).

“Presiden Jokowi harus mendengarkan aspirasi rakyat yang tercermin dalam voting di Komisi III DPR RI. Dua kandidat yang mendapat suara adalah Sigit dan Lutfi. Jangan sampai posisi pimpinan KPK jadi bancakan politik untuk kapling pejabat kepolisian, kejaksaan, auditor publik atau mantan hakim. Latar belakang aktivis berintegritas sangat diperlukan untuk memulihkan kredibiltas lembaga KPK yang terjerembab ke titik nol,” Sapto menegaskan.

Sapto pernah menjadi Sekretaris Eksekutif MTI (Masyarakat Transparansi Indonesia) yang mendorong pemeriksaan terhadap kasus korupsi di masa Presiden Soeharto. Rekonstruksi KPK sangat rumit seperti membangun istana pasir. [Mh/GeRAK]

Tags: Pemberantasan Korupsi Kembali ke Titik Nol
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

PKS Menolak Kenaikan Biaya Haji Rp93,4 Juta

Next Post

Peringati Hari Solidaritas Internasional untuk Palestina, Adara Relief International Gelar Women Speak Up for Palestine

Next Post
Peringati Hari Solidaritas Internasional untuk Palestina, Adara Relief International Gelar Women Speak Up for Palestine

Peringati Hari Solidaritas Internasional untuk Palestina, Adara Relief International Gelar Women Speak Up for Palestine

Manusia-manusia yang Melampaui Batas

Manusia-manusia yang Melampaui Batas

Surat yang Ditulis Tawanan Israel Ini Bikin Baper

Surat yang Ditulis Tawanan Israel Ini Bikin Baper

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8183 shares
    Share 3273 Tweet 2046
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    723 shares
    Share 289 Tweet 181
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4526 shares
    Share 1810 Tweet 1132
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2030 shares
    Share 812 Tweet 508
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3653 shares
    Share 1461 Tweet 913
  • Untuk Pemula, Belajar Islam Mulai dari Mana?

    3155 shares
    Share 1262 Tweet 789
  • 25 Nama Bayi Laki-Laki Berawalan Huruf Z dalam Bahasa Arab

    873 shares
    Share 349 Tweet 218
  • Keutamaan Menyebarkan Salam

    154 shares
    Share 62 Tweet 39
  • Yang Berhak Memandikan Jenazah Ibu

    2992 shares
    Share 1197 Tweet 748
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    485 shares
    Share 194 Tweet 121
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga