• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 24 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Disdik Bogor Waspadai Peredaran Buku Pelajaran Bermuatan Radikalisme

25/01/2016
in Berita
73
SHARES
558
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

Buku-Pelajaran-Kurikulum-2006

ChanelMuslim.com – Dinas Pendidikan Kota Bogor, Jawa Barat, mewaspadai peredaran buku pelajaran yang bermuatan unsur radikalisme dengan menginstruksikan seluruh guru mengecek setiap bahan ajaran yang digunakan.

“Kami sudah menginstruksi kepada seluruh guru untuk wajib memeriksa atau membaca tuntas buku ajaran yang akan dibagikan kepada murid sebagi sumber pengajaran,” kata Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bogor, Fahmi sebagaimana dikutip dari Antaranews, di Bogor, Jawa Barat.

Ia mengatakan, sosialisasi untuk memeriksa dan membaca buku ajaran sebelum dibagikan kepada anak didik sebagai sumber pengajaran sudah dijalankan jauh sebelum merebaknya isu buku pelajaran mengandung unsur radikalisme.

“Berkaca pada pengalaman sebelumnya ketika buku pelajaran SD mengandung unsur SARA dan berbau pelecehan seksual, atau kekerasan. Sejak itu sosialisasi ini terus dilakukan,” katanya.

Menurutnya, dengan adanya kewaspadaan dari masing-masing guru di setiap sekolah, peredaran buku pelajaran mengandung unsur radikalisme seperti yang beredar di Depok dapat diantisipasi sedini mungkin.

“Kalau guru sudah melakukan pemeriksaan dan pengecekan terlebih dahulu, maka peredaran buku mengandung unsur radikalisme, SARA, kekerasan atau pelecehan seksual dapat kita eliminir dari awal,” ujarnya.

Fahmi mengatakan, Dinas Pendidikan Kota Bogor telah menginstruksi guru-guru dan kepala sekolah mulai dari tingkat TK, SD, SMP/MTS, dan SMA/SMK/MA untuk menggunakan buku-buku pelajaran yang telah direkomendasi oleh Kementerian Pendidikan.

“Buku pelajar yang dipakai harus dipastikan sudah terdaftar di Kementerian Pendidikan mulai dari tingkat TK hingga SMA,” katanya.

Menurutnya, beredarnya buku ajaran yang mengandung unsur radikalisme, SARA dan pelecehan seksual dimungkin karena ada sekolah yang tidak menggunakan buku sesuai rekomendasi Kementerian Pendidikan.

“Banyak buku yang bagus sesuai kurikulum, tetapi pelajari dulu, sesuai atau tidak dengan rencana pelaksana pembelajaran (RPP), jika penyajiannya sesuai dengan norma dan etika, boleh dipakai,” tandasnya.

Ia mengatakan, Dinas Pendidikan Kota Bogor selalu mengingatkan setiap sekolah untuk waspada, karena setiap saat setiap tahun ada saja hal-hal, atau tindakan mengedarkan faham-faham tertentu melalui dunia pendidikan, maupun melalui sosial media dan buku itu sendiri.

“Maka itu kehati-hatian dan kewaspadaan guru serta kepala sekolah harus terus ditingkatkan,” tegasnya.

Fahmi menambahkan, di Kota Bogor terdapat sekitar 270 sekolah dasar, 130 sekolah menengah pertama, 90 sekolah menengah atas dan 400 PAUD maupun taman kanak-kanak.

“Dinas Pendidikan Kota Bogor selalu melakukan peningkatan mutu guru. Setiap guru harus tau apa yang ingin dicapai, apa yang harus diajarkan kepada anak didik, bagaimana cara mengajarkannya, sehingga guru bisa menyeleksi bahan ajaran. Jika mutu guru bagus, maka seleksi pelajaran juga bagus,” pungkasnya.(nf)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Resep Ayam Goreng Bawang Putih

Next Post

Ini Trend Rancangan Najua Yanti di Tahun 2016

Next Post

Ini Trend Rancangan Najua Yanti di Tahun 2016

Penembak Usamah, Dulu Pahlawan Kini Jadi Pesakitan

Phobia Islamis, Rezim Rakhmon Babat Jenggot Aktivis

  • 6 Manfaat Mainan Pop It untuk Tumbuh Kembang Anak

    Mainan Pop It untuk Anak: Benarkah Bermanfaat bagi Tumbuh Kembangnya?

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Rekor MURI Terpecahkan, IKADI Gelar Pelatihan 10.000 Khatib Serentak dan Terbesar di Indonesia

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9598 shares
    Share 3839 Tweet 2400
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2553 shares
    Share 1021 Tweet 638
  • Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Ajaran Rasulullah

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2486 shares
    Share 994 Tweet 622
  • Panduan Memilih Warna Lipstik yang Sesuai dengan Kepribadian

    84 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Anak Yatim Korban Covid-19 Punya Masa Depan

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Kajian Aqidah Islam, Menengok Isi Kitab Talmud Yahudi (Bag. 2)

    127 shares
    Share 51 Tweet 32
  • CNN Pecat 3 Karyawan karena Masuk Kantor Tanpa Divaksinasi

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga