GEJALA penyakit leptospirosis yaitu demam tinggi secara mendadak, nyeri otot bagian betis, punggung, pinggang, disertai menggigil dan sakit kepala hebat.
Kondisi lingkungan yang basah dan banjir inilah yang menjadi sarana utama penyebaran bakteri leptospira dari urine tikus ke lingkungan manusia. Penyakit ini dapat berakibat fatal jika tidak ditangani dengan cepat.
Baca juga: Beberapa Gejala dan Dampak Alergi Makanan pada Anak
Demam Tinggi Mendadak, Nyeri Otot dan Sakit Kepala bisa Jadi Gejala Penyakit Leptospirosis
Leptospirosis adalah penyakit infeksi zoonosis yang ditularkan dari hewan ke manusia. Penularan utama terjadi melalui kontak kulit dengan air atau tanah yang telah tercemar urine hewan pembawa bakteri, paling sering adalah tikut.
Gejala lain dari penyakit ini adalah mata merah. Namun, gejala penyakit ini bisa muncul satu hingga dua minggu setelah terpapar bakteri leptospira.
Mengingat curah hujan yang diprediksi masih tinggi hingga akhir Januari, ada langkah praktis pencegahannya yaitu menggunakan alat pelindung diri, seperti sarung tangan dan sepatu jika melewati genangan atau saluran air.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Tutup luka, sebab bakteri masuk melalui luka sekecil apapun. Tutup luka dengan plester kedap air. Segera cuci tangan dan kaki dengan sabun setelah kontak dengan genangan banjir.
Jaga kebersihan rumah agar tidak menjadi sarang tikus dengan menutup akses masuk dan mengelola sampah dengan benar.
Disarankan agar masyarakat segera memeriksakan diri jika mengalami demam tinggi dan nyeri otot setelah terpapar air banjir.
Penanganan leptospirosis ringan umumnya bersifat suportif, karena penyakit ini bersifat self-limiting disease. Namun, untuk leptospirosis yang bergejala berat, pemberian antibiotik disarankan untuk mencegah komplikasi. [Din]





