• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 26 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Beasiswa Supersemar Lahirkan Tokoh-tokoh Nasional

12/04/2016
in Berita
69
SHARES
531
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

Program beasiswa Supersemar menjadi salah satu fasilitas penunjang pembiayaan di perguruan tinggi. Dalam perjalanan panjangnya, beasiswa yang diinisiasi oleh Presiden kedua RI (alm) H.M. Soeharto ini telah banyak melahirkan berbagai tokoh hingga petinggi negara.

Hal tersebut dikatakan Ketua Umum Keluarga Mahasiswa dan Alumni Penerima Beasiswa Supersemar (KMA PBS) Dr. H.M. Syahrial Yusuf, S.E., M.M., saat menjadi pembicara dalam Diskusi Nasional “Implikasi Supersemar bagi Peradaban Indonesia” memperingati 50 Tahun Supersemar di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35, Bandung, Senin (11/04).

Diskusi Nasional ini menghadirkan pembicara lainnya yaitu Yudi Latief (cendekiawan) dan Dr. Dudy Heryadi (Dosen FISIP Unpad) dengan moderator Erwin Kustiman (Redaktur Pelaksana HU Pikiran Rakyat). Turut hadir Direktur Kemahasiswaan dan Alumni Unpad Dr. Ir. Heryawan Kemal Mustafa, M.Sc., dan mantan Menteri Perindustrian RI 2005-2009 Fahmi Idris, SE., MH.

Syahrial mengatakan, sebagai salah satu alumni penerima beasiswa Supersemar, ia mengakui manfaat beasiswa ini terhadap kualitas pendidikan mahasiswa. Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unpad ini merupakan penerima beasiswa Supersemar pada tahun 1985 hingga 1986.

“Beasiswa Supersemar ini telah melahirkan banyak orang besar. Seandainya mereka pada waktu itu tidak mendapat beasiswa, saya yakin belum tentu mereka bisa lulus dan menjadi besar,” kata Syahrial.

Program beasiswa yang telah bergulir sejak 1974 ini dikelola oleh Yayasan Supersemar. Sang inisiator yayasan, Presiden Soeharto, memiliki tekad baik untuk memfasilitasi generasi muda untuk bisa melanjutkan ke pendidikan tinggi.

Sampai saat ini, tercatat beasiswa Supersemar telah melahirkan berbagai tokoh negara, diantaranya: mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Prof. Dr. Moh. Mahfud MD., mantan Menteri Pendidikan Nasional 2009-2014 Prof. Dr. Muhammad Nuh, Menteri Keuangan RI 2014-2109 Bambang Brodjonegoro, hingga Sekretaris Kabinet RI saat ini Pramono Anung. Kiprah alumni lain diantaranya berprofesi sebagai Guru Besar, direktur perusahaan, akademisi, hingga pengusaha.

Dalam kurun 1974 hingga saat ini, dana yang telah disalurkan Yayasan Supersemar mencapai lebih dari Rp. 700 miliar dengan jumlah penerima mencapai lebih dari 2 juta orang. Syahrial pun yakin program beasiswa ini harus tetap dilanjutkan, meski saat ini kondisi yayasan tengah dirundung kasus.

Nama Supersemar
Penamaan beasiswa Supersemar oleh Presiden Soeharto diambil dari akronim Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) pada 11 Maret 1966. Surat ini merupakan surat perintah instruksi kepada Soeharto yang saat itu menjabat Pangkopkamtib oleh Presiden Soekarno guna mengatasi buruknya situasi keamanan pasca pemberontakan G 30 S PKI.

Fahmi Idris dalam kesempatan menyampaikan keynote speech mengatakan, Supersemar merupakan bukti peralihan kekusaan yang berlandaskan tertib secara konstitusi dari Presiden Soekarno ke Presiden Soeharto.

“Peralihan kekuasaan pedomannya nilai-nilai dasar konstitusi. Itulah nilai-nilai peradaban yang maju dari suatu bangsa,” kata Fahmi.

Alumni Magister Hukum Bisnis Unpad ini mengatakan, melalui Supersemar ini, penanganan masalah keamanan dinilai baik dan terhindar dan berbagai konflik lainnya. Peristiwa ini diharapkan menjadi refleksi bagi pemerintah sekarang untuk kembali berpedoman pada dasar konstitusi Indonesia.

Cendekiawan Yudi Latief menilai ada ketidakadilan terhadap eksekusi kasus Yayasan Supersemar oleh pemerintah. Ia membandingkan, banyak pelaku pengemplang pajak yang bebas berkeliaran yang notabene tidak memiliki implikasi terhadap pencerdasan bangsa.

“Boleh saja Yayasan Supersemar ini ada masalah. Tetapi di atas prosedur hukum itu harus ada aspek rasa keadilan. Jika para pengemplang pajak diberikan tax amnesty, maka suatu yayasan yang jelas-jelas mendedikasikan diri untuk pendidikan tidak diberi ruang untuk hidup,” papar Yudi.

Dalam kesempatan tersebut dilakukan penandatanganan Sampul Peringatan 50 Tahun Supersemar oleh Dr. Heryawan dengan Ketua KMA PBS Jawa Barat, Cecep Darmawan. (mr/unpad.ac.id)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Rumah Zakat – Lotte Mart Gelar Aksi Sehat di Medan

Next Post

Ini Cerita Repotnya Zaskia Mecca Urus Tiga Anaknya

Next Post

Ini Cerita Repotnya Zaskia Mecca Urus Tiga Anaknya

Virus Zika Lebih "Mengerikan" dari Perkiraan Semula

Naik Pangkat, Tito Karnavian Jadi Komisaris Jenderal

  • Kisah Lengkap Penyembelihan Nabi Ismail

    Kisah Lengkap Penyembelihan Nabi Ismail

    437 shares
    Share 175 Tweet 109
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2168 shares
    Share 867 Tweet 542
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    522 shares
    Share 209 Tweet 131
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8508 shares
    Share 3403 Tweet 2127
  • Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    674 shares
    Share 270 Tweet 169
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3833 shares
    Share 1533 Tweet 958
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4352 shares
    Share 1741 Tweet 1088
  • Resep Pesor Khas Betawi Pengganti Ketupat Lebaran

    1192 shares
    Share 477 Tweet 298
  • Nasihat untuk Muslimah yang Haid di Hari Arafah

    154 shares
    Share 62 Tweet 39
  • Hukum Tahajud setelah Subuh karena Telat Bangun

    1373 shares
    Share 549 Tweet 343
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga