• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 19 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Aplikasi Pemberi Pakan Ikan Otomatis Buatan Indonesia Diperkenalkan ke Asia

25/03/2017
in Berita
75
SHARES
577
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Teknologi pemberi pakan ikan otomatis buatan Indonesia, eFishery, akan diterapkan melalui proyek percontohan di Thailand dan Bangladesh tahun ini.

Proyek kerja sama antara perusahaan perintis akuakultur Cybreed, selaku pengembang eFishery, dengan Winrock International, USAID, dan Universitas Kasetsart Thailand itu bertujuan mencoba penerapan teknologi eFishery di kedua negara tersebut.

EFishery menggabungkan pemberian pakan otomatis dengan algoritma dan sensor untuk meningkatkan efisiensi pakan dalam bisnis perikanan air tawar.

Meskipun proyeknya masih bersifat prakomersial, ini langkah awal untuk ekspansi ke negara lain, kata salah satu pendiri perusahaan yang berbasis di Bandung itu, Gibran Huzaefah.

“(Proyek percontohan) itu supaya kita bisa punya bukti yang kuat untuk bisa membangun model kerja sama dengan mitra lokal, dan sekaligus mencari mitra lokal untuk ekspansi bisnis kita ke negara lain dalam beberapa tahun ke depan,” ungkapnya kepada BBC Indonesia.

Untuk saat ini, Gibran dan kawan-kawan di Cybreed tengah memusatkan perhatian pada pengembangan dan perkenalan produknya di Indonesia.

Ide di balik eFishery ialah pemberian pakan secara terjadwal dan sesuai takaran, kata Gibran. Dalam usaha budidaya ikan, biaya yang dikeluarkan pemilik kolam untuk pakan dapat mencakup 60-70% total biaya produksi. Meski demikian, pemberian pakan dengan cara tradisional, yakni menggunakan tangan atau hand-feeding, dinilainya tidak efisien.

“Saat hand-feeding pemberian pakannya itu langsung dilempar dalam jumlah yang banyak. Misalnya satu ember langsung dilempar ke kolam. Saat pakan ini terendam dalam air, beberapa nutrisi bisa hilang hingga 98 persen dalam waktu satu jam. Jadi pakan yang dikasih dimakan oleh ikannya, tapi nutrisinya sudah enggak ada,” jelasnya.

Dengan pemberian pakan yang terjadwal dan dengan ‘dosis,’ Gibran mengatakan eFishery telah terbukti dapat menurunkan jumlah pakan yang dibutuhkan untuk menghasilkan satu kilogram daging -disebut Food Convertion Ratio (FCR)-hingga 24%. Dengan kata lain, penggunaan pakan menjadi lebih efisien.

Alat pemberi pakan otomatis, atau feeder, lumrah digunakan dalam budi daya ikan dan akuakultur pada umumnya. Namun inovasi eFishery terletak pada keterhubungannya dengan jaringan internet.

Lewat aplikasi di ponsel Android, pengguna dapat mengatur frekuensi dan jadwal pemberian pakan serta takarannya. Pemilik kolam juga dapat mengunggah jumlah pakan yang digunakan ke server internet untuk referensi di masa depan.

Dalam aplikasi terdapat pilihan pola pemberian pakan berbasis algoritma untuk empat komoditas budidaya: ikan nila, mas, lele, serta udang. Ini disebut feeding program.

Gibran menjelaskan, “Dari masing-masing spesies ini kita punya feeding rate, yaitu berapa persen pakan yang dibutuhkan dibanding total biomassa mereka. Dan persentase ini akan berubah dari tahap awal saat mereka masih kecil sampai saat mereka mau panen.[af/bbc]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Ishomuddin Dipecat dari MUI

Next Post

Petugas Pemadam Kebakaran Ini Selamatkan Anjing dengan Nafas ‘Mulut ke mulut’

Next Post

Petugas Pemadam Kebakaran Ini Selamatkan Anjing dengan Nafas 'Mulut ke mulut'

Deplu AS Perketat Pemberian Visa

Komunitas HijraHeart Gelar Gathering & Charity

  • Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    958 shares
    Share 383 Tweet 240
  • Inilah Warna Pensil Alis yang Cocok untuk Beragam Warna Kulit

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9136 shares
    Share 3654 Tweet 2284
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    693 shares
    Share 277 Tweet 173
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1212 shares
    Share 485 Tweet 303
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4134 shares
    Share 1654 Tweet 1034
  • Mengelola Pertemanan dengan Hikmah: Belajar dari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2325 shares
    Share 930 Tweet 581
  • Kepompong Corona

    262 shares
    Share 105 Tweet 66
  • PDRN jadi Tren Industri Kecantikan dari Korea Selatan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga