• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 8 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Antisipasi Kekerasan Anak, Orangtua Penting Lakukan Ini

19/05/2015
in Berita
70
SHARES
542
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

Perhatian dengan anak

ChanelMuslim.com – Untuk mengantisipasi kekerasan terhadap anak, orangtua harus belajar bagaimana menjadi orangtua yang baik. Dengan persiapan mental yang baik, niscaya tidak akan terulang kasus penelantaran anak yang dilakukan orangtuanya.

Psikolog dari Universitas Indonesia (UI), Dewi Haroen menyarankan agar orang tua mengikuti kursus kilat bagaimana menjadi orang tua yang baik. Sehingga, mereka tidak lantas mengorbankan anak ketika dalam kondisi down akibat kehidupan sosial atau kondisi ekonomi.

“Gaya hidup sudah berubah sekali saat ini dan ditambah mental orangtua tidak siap. Masyarakat saat ini juga tidak care dan mau tanya ke siapa juga gengsi,” kata Dewi, di Depok, Senin (18/5/2015).

Kursus singkat itu, kata dia, bisa dimulai dari tingkat terkecil mulai dari Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), RT dan RW. Dengan demikian, orang tua bisa memahami posisinya dan mendidik anak dengan cara seharusnya.

“Peningkatan fungsi PKK, RT dan RW juga sebagai deteksi jika terjadi permasalahan dalam kehidupan sosial masyarakat,” saran dia.

Dengan kondisi kehidupan sosial saat ini yang tanpa sandaran sosial menyebabkan orangtua menjadi depresi. Dan ketika kondisi itu, tentunya sangat tidak menguntungkan posisi anak yang lebih lemah.

“Mental orang tua yang tidak siap yang menyebabkan banyak terjadi kasus seperti ini. Orangtua mungkin depresi dengan kondisi yang hedon,” ujarnya.

Hedon Penyebab Depresi
Terjadinya kasus penelantaran anak dan penyiksaan disebabkan ketidaksiapan mental orang tua. Hal itu disebabkan kehidupan yang sangat hedon belakangan ini. Dimana masyarakat hanya mengutamakan materi dan menandakan keberhasilan dengan materi.

“Padahal hakikinya tidak perlu semua itu untuk mendidik anak. Harusnya back to nature, menjadi orang tua itu apa sih?” tandas Dewi Haroen.

Menurutnya, dengan kondisi kehidupan sosial saat ini yang tanpa sandaran sosial menyebabkan orang tua menjadi depresi. Ketika kondisi itu, tentunya sangat tidak menguntungkan posisi anak yang lebih lemah.

“Mental orangtua yang tidak siap yang menyebabkan banyak terjadi kasus seperti ini. Orangtua mungkin depresi dengan kondisi yang hedon,” jelasnya.

Dia menilai, pengaruh gadget sangat besar dalam perubahan kehidupan yang hedonis saat ini. Orangtua berpacu mengejar materi untuk kebutuhan hidup, sedangkan anak mereka dibiarkan begitu saja.

Ada pula orangtua yang hanya mengandalkan asisten rumah tangga untuk mengurus anak-anak. “Gaya hidup berubah sekali dengan gadget. Mendidik bagi mereka menjadi sangat sulit karena terorientasi pada materi,” tutupnya. (nf)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Jazuli Juwaini Ingatkan Rasa Kemanusiaan Harus Diutamakan dalam Kasus Rohingya

Next Post

Peduli Kemanusiaan Radio Rodja 756 AM Telah Salurkan Bantuan Muslim Rohingya

Next Post

Peduli Kemanusiaan Radio Rodja 756 AM Telah Salurkan Bantuan Muslim Rohingya

Pemerintah Targetkan Tidak Impor Bawang Merah Lagi

Para Ulama Pakistan Kecam Serangan Bunuh Diri

  • Perempuan Selalu Diingatkan Jaga Diri, Sementara Laki-laki Tidak Diajari Menjaga

    Perempuan Selalu Diingatkan Jaga Diri, Sementara Laki-laki Tidak Diajari Menjaga

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8166 shares
    Share 3266 Tweet 2042
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    712 shares
    Share 285 Tweet 178
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2016 shares
    Share 806 Tweet 504
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3639 shares
    Share 1456 Tweet 910
  • Pastikan Sabun yang Kamu Gunakan Halal

    185 shares
    Share 74 Tweet 46
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4190 shares
    Share 1676 Tweet 1048
  • 25 Nama Bayi Laki-Laki Berawalan Huruf Z dalam Bahasa Arab

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • ParagonCorp Bersama DLH Pemprov DKI Jakarta dan Transjakarta Resmikan Paragon Empties Station di Halte CSW Jakarta

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • 4 Macam Mad Lazim, Berikut Ini Pengertian dan Contohnya

    5309 shares
    Share 2124 Tweet 1327
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga