• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 31 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Quran Hadis

Tafsir Surat Al-Fatihah Ayat 6, Tunjukilah Kami Jalan yang Lurus

17/01/2022
in Quran Hadis
Tafsir Surat Al-Fatihah Ayat 6, Tunjukilah Kami Jalan yang Lurus

Foto: Pexels/Vitaly Kushnir

197
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Surat Al-Fatihah ayat 6 berisi tentang permohonan kepada Allah untuk menunjukkan kepada kita jalan yang lurus. Seperti diketahui, dalam hidup ini banyak sekali godaan yang bisa saja membuat diri ini menyimpang.

Baca Juga: Tafsir Surat Al-Fatihah Ayat 5, Hanya kepada Allah Kita Memohon Pertolongan

Tafsir Surat Al-Fatihah Ayat 6, Tunjukkilah Kami Jalan yang Lurus

اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ

Tunjukilah kami jalan yang lurus.

Berdasarkan tafsir Ibnu Katsir, dikutip dari channel telegram TAFSIR AL-QUR’AN, tunjukilah kami jalan yang lurus, bacaan yang dilakukan oleh jumhur ulama ialah ash-shirat dengan memakai shad.

Tetapi ada pula yang membacanya sirat dengan memakai sin, ada pula yang membacanya zirat dengan memakai za, menurut Al-Farra berasal dari dialek Bani Uzrah dan Bani Kalb.

Setelah pujian dipanjatkan terlebih dahulu kepada Allah Subhanahu wa ta’ala, sesuailah bila diiringi dengan permohonan, sebagaimana yang dijelaskan dalam hadits di atas, yaitu: Separuh untuk-Ku dan separuh lainnya buat hamba-Ku, serta bagi hamba-Ku apa yang dia minta.

Merupakan suatu hal yang baik bila seseorang yang mengajukan permohonan kepada Allah Subhanahu wa ta’ala terlebih dahulu memuji-Nya.

Setelah itu, baru memohon kepada-Nya apa yang dia hajatkan juga buat saudara-saudaranya yang beriman melalui ucapannya, “Tunjukilah kami kepada jalan yang lurus.”

Cara ini lebih membawa kepada keberhasilan dan lebih dekat untuk diperkenankan oleh-Nya; karena itulah Allah memberi mereka petunjuk cara ini, mengingat Ia paling sempurna.

Adakalanya permohonan itu diungkapkan oleh si pemohon melalui kalimat berita yang mengisahkan keadaan dan keperluan dirinya, sebagaimana yang telah dikatakan oleh Nabi Musa ‘alaihissalam

Dalam firman-Nya: Ya Tuhanku, sesungguhnya aku sangat memerlukan suatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku. (Al-Qashash 24)

Namun, adakalanya permohonan itu didahului dengan menyebut sifat Tuhan, sebagaimana yang dilakukan oleh Zun Nun dalam firman-Nya: Tidak ada Tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim. (Al-Anbiya: 87)

Adakalanya permohonan diungkapkan hanya dengan memuji orang yang diminta, sebagaimana yang telah dikatakan oleh seorang penyair:

Apakah aku harus mengungkapkan keperluanku ataukah rasa malumu dapat mencukupi diriku, sesungguhnya pekertimu adalah orang yang pemalu, yaitu bilamana pada suatu hari ada seseorang memujimu, niscaya engkau akan memberinya kecukupan.

Al-hidayah atau hidayah yang dimaksud dalam ayat ini ialah bimbingan dan taufik (dorongan). Lafal hidayah ini adakalanya muta’addi dengan sendirinya.

Sebagaimana yang terdapat dalam ayat di bawah ini, Tunjukilah kami jalan yang lurus. (Al-Fatihah: 6)

Maka, al-hidayah mengandung makna berilah kami ilham atau berilah kami taufik, atau anugerahilah kami, atau berilah kami, sebagaimana yang ada dalam firman-Nya:

Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan. (Al-Balad: 10) yang dimaksud ialah kami telah menjelaskan kepadanya (manusia) jalan kebaikan dan jalan keburukan

Baca Juga: Tafsir Surat Al-Fatihah Ayat 4, Pemilik Hari Pembalasan

Allah telah Memilihnya dan Memberinya Petunjuk ke Jalan yang Lurus

Adakalanya al-hidayah muta’addi dengan ila seperti yang ada Dalam firman-Nya:

Allah telah memilihnya dan memberinya petunjuk ke jalan yang lurus. (An-Nahl: 121)

Allah Subhanahu wa ta’ala telah berfirman, maka tunjukkanlah kepada mereka jalan ke neraka. (Ash-Shaffat: 23)

Makna hidayah dalam ayat-ayat di atas ialah bimbingan dan petunjuk, begitu pula makna yang terkandung di dalam firman lainnya, yaitu: Dan sesungguhnya kamu benar-benar memberi petunjuk kepada jalan yang lurus. (Asy-Syura: 52)

Adakalanya al-hidayah ber-Muta’addi kepada lam, sebagaimana ucapan ahli surga yang disitir oleh firman-Nya: Segala puji bagi Allah yang telah menunjuki kami kepada (surga) ini. (Al-A’raf: 43)

Makna yang dimaksud ialah segala puji bagi Allah yang telah memberi kami taufik ke surga ini dan menjadikan kami sebagai penghuni-Nya.

Mengenai as-siratal mustaqim, menurut Imam Abu Ja’far ibnu Jarir semua kalangan ahli takwil telah sepakat bahwa yang dimaksud dengan siratal mustaqim ialah jalan yang jelas lagi tidak berbelok-belok (lurus).

Pengertian ini berlaku di kalangan semua dialek bahasa Arab, antara lain seperti yang dikatakan oleh Jarir ibnu Atiyyah Al-Khatfi dalam salah satu bait syairnya, yaitu: Amirul Muminin berada pada jalan yang lurus manakala jalan mulai bengkok (tidak lurus lagi). [Cms]

Tags: Surat al-fatihah ayat 6
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Mengenal Internet of Things

Next Post

Apakah Beasiswa Wajib Dikeluarkan Zakatnya?

Next Post
Apakah Beasiswa Wajib Dikeluarkan Zakatnya?

Apakah Beasiswa Wajib Dikeluarkan Zakatnya?

Alasan Mengapa Mengubah Kebiasaan Buruk itu Sangat Sulit

Alasan Mengapa Mengubah Kebiasaan Buruk itu Sangat Sulit

Tekan Angka Perceraian dengan Bangun Pondasi Agama dan Ekonomi

Tekan Angka Perceraian dengan Bangun Pondasi Agama dan Ekonomi

  • Cara Memutuskan Doa-doa Buruk

    Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    512 shares
    Share 205 Tweet 128
  • Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    108 shares
    Share 43 Tweet 27
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7907 shares
    Share 3163 Tweet 1977
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3441 shares
    Share 1376 Tweet 860
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5273 shares
    Share 2109 Tweet 1318
  • Kehadiran Deswita Maharani dan Ferry Maryadi di Acara Lamaran Syifa Hadju dan El Rumi Menambah Kesan Hangat

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Yang Berhak Memandikan Jenazah Ibu

    2875 shares
    Share 1150 Tweet 719
  • Contoh Format Isi CV Taaruf yang Bisa Kamu Ikuti

    404 shares
    Share 162 Tweet 101
  • Si.Se.Sa. Annual Show 2026 “The Kaleidoscope” Tampilkan Evolusi Modest Fashion dari Kasual hingga Glamor

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    578 shares
    Share 231 Tweet 145
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga