• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 24 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Ibu Pengguna Sabu, Apa Dampaknya Bagi si Bayi?

20/01/2017
in Berita
110
SHARES
844
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT
Foto: BNN Kepri
Foto: BNN Kepri

Chanelmuslim.com-Beberapa waktu lalu ditemukan kasus bayi yang positif narkoba karena menyusu pada ibu pengguna sabu. Bagaimana dampaknya pada sang bayi?

dr. Rico N. dari tim Alodokter menjelaskan, bayi yang mendapat paparan narkotika akan cederung sulit naik beratnya, mudah sakit, rewel, dan gelisah. Jika digunakan saat mengandung akan menyebabkan kelahiran prematur dan BBLR (berat badan lahir rendah).

“Itu belum termasuk potensi kerusakan organ seperti hati, ginjal dan sistem saraf pada bayi tersebut,” ujar dr. Rico.

Sabu berisi metamphetamin, suatu narkotika yang sangat mudah dikeluarkan di ASI, bahkan kadarnya 2-3 kali lipat lebih tinggi daripada yang di dalam cairan tubuh ibu sehingga ASI pengguna sabu sangat berbahaya bagi bayi.

Lebih lanjut, dr. Rico menambahkan, pernah ada laporan kematian bayi yang menyusu pada ibu pemakai sabu. Ibu pengguna narkotika yang menyusui tidak boleh menggunakan sabu-sabu. Di samping itu, sabu juga akan menekan hormon penghasil ASI dan membuat produksi ASI ibu menjadi lebih sedikit atau bahkan lama-lama terhenti. Setelah menggunakan sabu, ASI baru boleh diberikan setelah lebih dari 48-72 jam untuk memastikan tidak ada lagi sabu yang tersekresi/dikeluarkan ke dalam air susu itu.

“Namun, ada baiknya ibu harus berusaha menghentikan pemakaian sabu tersebut. Selama masih memakai, sebaiknya tidak menyusui/memberi ASI karena akan berdampak buruk pada bayi,” tandas nya.

dr. Rico juga menyarankan untuk meminta pertolongan atau berkonsultasi dengan dokter ahli kejiwaan atau psikiater untuk membantu Anda lepas dari ketergantungan itu.

“Selain itu, konsultasi dengan dokter Anak untuk memeriksa kondisi dan perkembangan anak, terutama karena ada riwayat paparan narkotika sabu-sabu. Bahkan, bukan tidak mungkin bayi ikut terkena efek lepas obat (sakaw) saat dihentikan pemberian ASI-nya (sehingga tidak terpapar sabu lagi) dan mungkin memerlukan penanganan khusus,” ujar dokter berkacamata ink.

Sulit untuk memprediksi seperti apa respon bayi saat tidak diberikan ASI (atau saat tidak diberikan sabu lagi, karena terkandung di dalam ASI-nya) sehingga sebaiknya dilakukan di bawah pengawasan profesional.

Selanjutnya, perkembangan bayi perlu dipantau lebih ketat untuk melihat jika ada gangguan atau hambatan pertumbuhan perkembangan yang terjadi akibat hal tersebut.
Dampak narkoba pada bayi akan sangat sulit diprediksi, tetapi bisa berupa menangis terus menerus, iritabel, gelisah/agitasi, yang jelas, bayi akan berperilaku tidak seperti biasanya.
(ind)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Resep Nasi Bakar Sumsum, Kuliner Khas Banten

Next Post

Atasi Kulit Kusam saat Haid dengan Handuk Hangat

Next Post

Atasi Kulit Kusam saat Haid dengan Handuk Hangat

Generasi Milenial Lebih Banyak Habiskan Uang untuk 'Ngopi' Ketimbang Investasi

Keren, Siswa Madrasah Indonesia Raih Juara Robotik Malaysia dan Singapura

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8482 shares
    Share 3393 Tweet 2121
  • Nasihat untuk Muslimah yang Haid di Hari Arafah

    119 shares
    Share 48 Tweet 30
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4339 shares
    Share 1736 Tweet 1085
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11360 shares
    Share 4544 Tweet 2840
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2150 shares
    Share 860 Tweet 538
  • Rahasia Membuat Gyoza Ayam yang Lezat dan Juicy ala Rumahan

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    876 shares
    Share 350 Tweet 219
  • Kisah Lengkap Penyembelihan Nabi Ismail

    416 shares
    Share 166 Tweet 104
  • Ribuan Muslimah Hadiri Kajian Hijabers Community Bekasi Bersama Ustazah Halimah Alaydrus

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2271 shares
    Share 908 Tweet 568
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga