• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 27 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Ibu Pengguna Sabu, Apa Dampaknya Bagi si Bayi?

20/01/2017
in Berita
104
SHARES
802
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT
Foto: BNN Kepri
Foto: BNN Kepri

Chanelmuslim.com-Beberapa waktu lalu ditemukan kasus bayi yang positif narkoba karena menyusu pada ibu pengguna sabu. Bagaimana dampaknya pada sang bayi?

dr. Rico N. dari tim Alodokter menjelaskan, bayi yang mendapat paparan narkotika akan cederung sulit naik beratnya, mudah sakit, rewel, dan gelisah. Jika digunakan saat mengandung akan menyebabkan kelahiran prematur dan BBLR (berat badan lahir rendah).

“Itu belum termasuk potensi kerusakan organ seperti hati, ginjal dan sistem saraf pada bayi tersebut,” ujar dr. Rico.

Sabu berisi metamphetamin, suatu narkotika yang sangat mudah dikeluarkan di ASI, bahkan kadarnya 2-3 kali lipat lebih tinggi daripada yang di dalam cairan tubuh ibu sehingga ASI pengguna sabu sangat berbahaya bagi bayi.

Lebih lanjut, dr. Rico menambahkan, pernah ada laporan kematian bayi yang menyusu pada ibu pemakai sabu. Ibu pengguna narkotika yang menyusui tidak boleh menggunakan sabu-sabu. Di samping itu, sabu juga akan menekan hormon penghasil ASI dan membuat produksi ASI ibu menjadi lebih sedikit atau bahkan lama-lama terhenti. Setelah menggunakan sabu, ASI baru boleh diberikan setelah lebih dari 48-72 jam untuk memastikan tidak ada lagi sabu yang tersekresi/dikeluarkan ke dalam air susu itu.

“Namun, ada baiknya ibu harus berusaha menghentikan pemakaian sabu tersebut. Selama masih memakai, sebaiknya tidak menyusui/memberi ASI karena akan berdampak buruk pada bayi,” tandas nya.

dr. Rico juga menyarankan untuk meminta pertolongan atau berkonsultasi dengan dokter ahli kejiwaan atau psikiater untuk membantu Anda lepas dari ketergantungan itu.

“Selain itu, konsultasi dengan dokter Anak untuk memeriksa kondisi dan perkembangan anak, terutama karena ada riwayat paparan narkotika sabu-sabu. Bahkan, bukan tidak mungkin bayi ikut terkena efek lepas obat (sakaw) saat dihentikan pemberian ASI-nya (sehingga tidak terpapar sabu lagi) dan mungkin memerlukan penanganan khusus,” ujar dokter berkacamata ink.

Sulit untuk memprediksi seperti apa respon bayi saat tidak diberikan ASI (atau saat tidak diberikan sabu lagi, karena terkandung di dalam ASI-nya) sehingga sebaiknya dilakukan di bawah pengawasan profesional.

Selanjutnya, perkembangan bayi perlu dipantau lebih ketat untuk melihat jika ada gangguan atau hambatan pertumbuhan perkembangan yang terjadi akibat hal tersebut.
Dampak narkoba pada bayi akan sangat sulit diprediksi, tetapi bisa berupa menangis terus menerus, iritabel, gelisah/agitasi, yang jelas, bayi akan berperilaku tidak seperti biasanya.
(ind)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Resep Nasi Bakar Sumsum, Kuliner Khas Banten

Next Post

Atasi Kulit Kusam saat Haid dengan Handuk Hangat

Next Post

Atasi Kulit Kusam saat Haid dengan Handuk Hangat

Generasi Milenial Lebih Banyak Habiskan Uang untuk 'Ngopi' Ketimbang Investasi

Keren, Siswa Madrasah Indonesia Raih Juara Robotik Malaysia dan Singapura

  • Kisah Nuhair yang Tak Berani Meminta Surga

    Kisah Nuhair yang Tak Berani Meminta Surga

    82 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1757 shares
    Share 703 Tweet 439
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8015 shares
    Share 3206 Tweet 2004
  • 4 Golongan yang Dirindukan Surga

    397 shares
    Share 159 Tweet 99
  • Viral! Siswa SMA dari Jakarta Islamic Boarding School Mampir ke Restoran Sunda Saat Perjalanan Umroh Bersama

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • 4 Pengertian Takwa Menurut Ali bin Abi Thalib

    1683 shares
    Share 673 Tweet 421
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3532 shares
    Share 1413 Tweet 883
  • Madenia Syari Hadirkan “Secret Reverie”, Koleksi Modest Wear Bernuansa Dark Elegance untuk Lebaran 2026

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    632 shares
    Share 253 Tweet 158
  • Istri Pulang ke Rumah Ortu, Apakah Suami Wajib Menafkahi

    3723 shares
    Share 1489 Tweet 931
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga