• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 26 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Paranoid Jembatan Membahayakan (1)

01/10/2021
in Khazanah
Paranoid Jembatan Membahayakan

Foto: Unsplash

82
SHARES
628
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Ketika setiap kita tersudut menjadi paranoid lalu bertemu kondisi yang bahaya, apa yang harus kita lakukan??

Oleh: Ustadz Umar Hidayat, M.Ag

Mari kita menempati posisi yang aman, agar kita bisa mengamankan orang lain. Kejelasan posisi akan menentukan aksi berikutnya.

Paling tidak mengurangi resiko bahaya bagi diri dan orang lain. Sebab banyak orang bertindak tanpa mempertimbangkan posisi akhirnya merusak.

Diantara sikap yang paling pas menghadapi bahaya adalah jangan membahayakan dan membawa bahaya itu sendiri.

Sekecil apapun hal yang membahayakan mestinya dalam benak nalar sehat haruslah dihindari. Maka saat ada orang lain menularkan bahaya itu, serasa hilang akal sehatnya.

Baca Juga: Ini Perbedaan Delusi dan Halusinasi

Paranoid Jembatan Membahayakan

Energi positif kita yang tersimpan dalam simpati pada orang lain akan selalu menanamkan diri agar tidak membahayakan dan tidak menyakiti orang lain. Inilah memakna Muslim sejati. Memyelamatkan diri dan orang lain.

Menapak tilas jejak manusia, perang dan jejak balas dendam umurnya setua sejarah kemanusiaan. Ia tidak akan padam, sebagaimana yang dikehendaki para syaithan.

Di sinilah tantangan sebagai Muslim semakin menjadi. Melawan syaithan angkara murka plus juga beriring melawan hawa nafsu diri.

Balas dendam mudah menjangkit pada siapapun. Luka di hati sering menjadi energi untuk membangun kedendaman kepada yang menyakiti.

Dharar dan dhirar seperti disajikan dalam hadis Nabi riwayat Ibnu Majah dan Daruqutni begitupun oleh Malik dalam kitab al-Muwatha’; “Laa dhirara wa laa dhirara,” tidak boleh membahayakan dan membawa bahaya.”

Dalam keterangan paling rajih menjelaskan kata dharar bermakna menyakiti orang yang dilarang menyakitinya. Sementara dhirar berarti membalas menyakiti orang yang telah menyakitinya pada sisi yang tidak disyari’atkan.

Pada qishash atau hukuman memang harus dilakukan sebagai sangsi atau hukuman yang harus ditegakkan, ini bukan berarti menyakiti.

Bahkan menghukum orang jahat disebabkan kejahatannya termasuk dalam kategori menghilangkan kemudharatan. Karena dalam hal ini mencegah kemudharatan dan kerusakan di masyarakat.

Lalu bagaimana jadinya jika para penjahat dilepas begitu saja dalam masyarakat ?? Ups… fantadiris sa’ah.

Baiklah… Diantara kaidah menghadapi bahaya, para ulama menyepahami;

لاضرر ولا ضرار

“Dilarang berbuat mudharat dan membalas mudharat dengan mudharat yang lain”

Dalam prinsip keseimbangan dalam Islam bahwa sesuatu yang membahayakan dan menimbulkan kerusakan dunia dan akhirat pasti dilarang. Membahayakan fisik, psikis, kesehatan badan, dll, baik bagi diri maupun orang lain.

Sedang dasar perintah Allah pasti mengandung kemaslahatan manusia bagi diennya (akhiratnya) dan dunianya. Misal disebutkan pada Q.S. Al A’raf ayat 33; “Katakanlah Tuhanku mengharamkan perbuatan keji baik yang nampak atau pun yang tersembunyi.”

Begitu agungnya Islam sampai-sampai kondisi aktual menjadi pertimbangan dalam mencegat bahaya. Jadi bukan saja aspek fisik dan kesehatan keselamatan fisik saja, secara psikis juga menjadi pertimbangan.

Misalnya dalam persoalan hutang piutang (muamalah); ternyata termasuk juga dalam mencegah kemudharatan adalah menghilangkan kesempitan saat menghadapi kesulitan di luar kebiasaan. Kondisi darurat menjadi bagian pertimbangan solusi sekaligus mencegah kemudharatan.

Lalu apa yang harus kita lakukan saat menghadapi bahaya atau yang membahayakan? [Ln]

Bersambung…

Tags: Paranoid Jembatan Membahayakan
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Pencitraan Bunga Raflesia

Next Post

Kebutuhan Tidur Anak Sesuai Umur

Next Post
Sudah Cukupkah Tidur Anak Kita? Berikut Kebutuhan Tidur Anak Sesuai Umur

Kebutuhan Tidur Anak Sesuai Umur

Strategi Melawan Rasa Malas

Strategi Melawan Rasa Malas

Ternyata Ada Mainan Untuk Newborn Sampai Tiga Bulan Lho!

Ternyata Ada Mainan Untuk Newborn Sampai Tiga Bulan Lho!

  • Rekor Rekor MURI Terpecahkan, IKADI Gelar Pelatihan 10.000 Khatib Serentak dan Terbesar di Indonesia

    Rekor MURI Terpecahkan, IKADI Gelar Pelatihan 10.000 Khatib Serentak dan Terbesar di Indonesia

    142 shares
    Share 57 Tweet 36
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9612 shares
    Share 3845 Tweet 2403
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1405 shares
    Share 562 Tweet 351
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2562 shares
    Share 1025 Tweet 641
  • Mengapa Mendoakan Kebaikan untuk Diri Sendiri Itu Penting?

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Malu Itu Usia Bertambah Amal Tidak Bertambah

    126 shares
    Share 50 Tweet 32
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2492 shares
    Share 997 Tweet 623
  • Sukses Perkuat Ketahanan Keluarga GiGa Indonesia Raih Penghargaan di Moslem Youth Forum (MY-Forum)

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Freedom, Film Dokumenter tentang Perjalanan Spiritual 50 Mualaf Dunia

    112 shares
    Share 45 Tweet 28
  • Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Ajaran Rasulullah

    319 shares
    Share 128 Tweet 80
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga