• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 1 Desember, 2025
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Paranoid Jembatan Membahayakan (1)

Oktober 1, 2021
in Khazanah
Paranoid Jembatan Membahayakan

Foto: Unsplash

78
SHARES
598
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Ketika setiap kita tersudut menjadi paranoid lalu bertemu kondisi yang bahaya, apa yang harus kita lakukan??

Oleh: Ustadz Umar Hidayat, M.Ag

Mari kita menempati posisi yang aman, agar kita bisa mengamankan orang lain. Kejelasan posisi akan menentukan aksi berikutnya.

Paling tidak mengurangi resiko bahaya bagi diri dan orang lain. Sebab banyak orang bertindak tanpa mempertimbangkan posisi akhirnya merusak.

Diantara sikap yang paling pas menghadapi bahaya adalah jangan membahayakan dan membawa bahaya itu sendiri.

Sekecil apapun hal yang membahayakan mestinya dalam benak nalar sehat haruslah dihindari. Maka saat ada orang lain menularkan bahaya itu, serasa hilang akal sehatnya.

Baca Juga: Ini Perbedaan Delusi dan Halusinasi

Paranoid Jembatan Membahayakan

Energi positif kita yang tersimpan dalam simpati pada orang lain akan selalu menanamkan diri agar tidak membahayakan dan tidak menyakiti orang lain. Inilah memakna Muslim sejati. Memyelamatkan diri dan orang lain.

Menapak tilas jejak manusia, perang dan jejak balas dendam umurnya setua sejarah kemanusiaan. Ia tidak akan padam, sebagaimana yang dikehendaki para syaithan.

Di sinilah tantangan sebagai Muslim semakin menjadi. Melawan syaithan angkara murka plus juga beriring melawan hawa nafsu diri.

Balas dendam mudah menjangkit pada siapapun. Luka di hati sering menjadi energi untuk membangun kedendaman kepada yang menyakiti.

Dharar dan dhirar seperti disajikan dalam hadis Nabi riwayat Ibnu Majah dan Daruqutni begitupun oleh Malik dalam kitab al-Muwatha’; “Laa dhirara wa laa dhirara,” tidak boleh membahayakan dan membawa bahaya.”

Dalam keterangan paling rajih menjelaskan kata dharar bermakna menyakiti orang yang dilarang menyakitinya. Sementara dhirar berarti membalas menyakiti orang yang telah menyakitinya pada sisi yang tidak disyari’atkan.

Pada qishash atau hukuman memang harus dilakukan sebagai sangsi atau hukuman yang harus ditegakkan, ini bukan berarti menyakiti.

Bahkan menghukum orang jahat disebabkan kejahatannya termasuk dalam kategori menghilangkan kemudharatan. Karena dalam hal ini mencegah kemudharatan dan kerusakan di masyarakat.

Lalu bagaimana jadinya jika para penjahat dilepas begitu saja dalam masyarakat ?? Ups… fantadiris sa’ah.

Baiklah… Diantara kaidah menghadapi bahaya, para ulama menyepahami;

لاضرر ولا ضرار

“Dilarang berbuat mudharat dan membalas mudharat dengan mudharat yang lain”

Dalam prinsip keseimbangan dalam Islam bahwa sesuatu yang membahayakan dan menimbulkan kerusakan dunia dan akhirat pasti dilarang. Membahayakan fisik, psikis, kesehatan badan, dll, baik bagi diri maupun orang lain.

Sedang dasar perintah Allah pasti mengandung kemaslahatan manusia bagi diennya (akhiratnya) dan dunianya. Misal disebutkan pada Q.S. Al A’raf ayat 33; “Katakanlah Tuhanku mengharamkan perbuatan keji baik yang nampak atau pun yang tersembunyi.”

Begitu agungnya Islam sampai-sampai kondisi aktual menjadi pertimbangan dalam mencegat bahaya. Jadi bukan saja aspek fisik dan kesehatan keselamatan fisik saja, secara psikis juga menjadi pertimbangan.

Misalnya dalam persoalan hutang piutang (muamalah); ternyata termasuk juga dalam mencegah kemudharatan adalah menghilangkan kesempitan saat menghadapi kesulitan di luar kebiasaan. Kondisi darurat menjadi bagian pertimbangan solusi sekaligus mencegah kemudharatan.

Lalu apa yang harus kita lakukan saat menghadapi bahaya atau yang membahayakan? [Ln]

Bersambung…

Tags: Paranoid Jembatan Membahayakan
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Pencitraan Bunga Raflesia

Next Post

Kebutuhan Tidur Anak Sesuai Umur

Next Post
Sudah Cukupkah Tidur Anak Kita? Berikut Kebutuhan Tidur Anak Sesuai Umur

Kebutuhan Tidur Anak Sesuai Umur

Strategi Melawan Rasa Malas

Strategi Melawan Rasa Malas

Ternyata Ada Mainan Untuk Newborn Sampai Tiga Bulan Lho!

Ternyata Ada Mainan Untuk Newborn Sampai Tiga Bulan Lho!

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7668 shares
    Share 3067 Tweet 1917
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3237 shares
    Share 1295 Tweet 809
  • Resep Seblak Mie Shirataki, Ide Olahan Menu Otentik untuk yang Sedang Diet

    188 shares
    Share 75 Tweet 47
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4010 shares
    Share 1604 Tweet 1003
  • The Ultimate Acropolis, Mengunjungi Spot Yunani Kuno yang Mengagumkan

    204 shares
    Share 82 Tweet 51
  • Gading Paradise Kebumen Menghadirkan Wisata ala Eropa

    279 shares
    Share 112 Tweet 70
  • Bahaya Kebiasaan Meminjam Helm

    115 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Pernikahan Fiki Naki dan Tinandrose Menarik Perhatian Publik

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Palestina Alquds Resto and Cafe, Tempat Makan Unik di Bogor dengan Hiasan Dinding Ornamen Masjidil Aqsha

    243 shares
    Share 97 Tweet 61
  • Nasi Kebuli Ayam Istimewa

    218 shares
    Share 87 Tweet 55
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga