• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 6 November, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Healthy

Ini Perbedaan Delusi dan Halusinasi

14/06/2021
in Healthy, Unggulan
Ini Perbedaan Delusi dan Halusinasi

Ini Perbedaan Delusi dan Halusinasi Foto : Pixabay

79
SHARES
605
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Delusi dan halusinasi sering kali dianggap bermakna sama, padahal kedua istilah tersebut punya arti yang berbeda. Delusi, dan halusinasi merupakan istilah yang erat kaitannya dengan kesehatan mental. Pasien gangguan jiwa yang mengalami kondisi tersebut sulit untuk membedakan hal yang nyata dan tidak.

Baca Juga : Anak Kegemukan Lebih Berisiko Alami Diabetes

Melansir dari Alodokter (14/06/2021) berikut ini perbedaan delusi dan halusinasi.

Delusi

Delusi adalah kondisi di mana penderitanya tidak dapat membedakan hal yang nyata dan tidak.
Orang yang mengalami gangguan delusi sering kali akan menganggap apa yang dialami, dilihat, atau didengarnya benar-benar terjadi dan meyakinkan orang lain bahwa hal tersebut adalah fakta.

Halusinasi

Halusinasi adalah gangguan persepsi yang membuat seseorang mendengar, melihat, mencium, dan merasa sesuatu yang sebenarnya tidak ada.

Tidak seperti ilusi yang merupakan kesalahan dalam persepsi pancaindra, sensasi pada halusinasi diciptakan oleh pikiran pasien sendiri tanpa adanya sumber yang nyata.

Contoh halusinasi adalah ketika penderitanya melihat objek atau mendengar sesuatu, tapi sebenarnya hal tersebut tidak ada dan tidak dilihat oleh orang lain.

Contoh dari kondisi ini adalah seseorang merasa mendengar bisikan atau suara orang lain yang berbicara kepadanya, padahal ia sedang sendirian di kamar.

Baca Juga : Menjaga Kesehatan dengan 5 Gaya Olahraga Simpel

Penyebab Delusi

Delusi adalah suatu penyakit mental sehingga terdapat faktor risiko yang dapat mempengaruhi kondisinya pada seseorang. Seperti faktor genetik, biologis, dan lingkungan.

Delusi yang sering juga disebut waham ada beberapa macam, yaitu waham paranoid, waham kebesaran, erotomanis, dan waham bizzare.

Contoh dari delusi paranoid adalah ketika seseorang merasa ada orang lain yang membenci atau ingin menyakiti mereka, padahal tidak ada.

Sementara contoh untuk delusi bizzare bisa bermacam-macam dan aneh.

Ketika mengalami waham ini, seseorang akan memercayai suatu hal yang cenderung tidak masuk akal, misalnya jiwa dan pikiran mereka dikendalikan oleh televisi atau mereka hendak diculik makhluk luar angkasa.

Penyebab Halusinasi

Gejala halusinasi dapat dipicu oleh beberapa penyebab, di antaranya: gangguan mental, penyalahgunaan obat, kurangnya waktu tidur, dan bisa disebabkan karena kondisi kesehatan tertentu.

Contoh halusinasi adalah ketika penderitanya melihat objek atau mendengar sesuatu, tapi sebenarnya hal tersebut tidak ada dan tidak dilihat oleh orang lain.

Contoh dari kondisi ini adalah seseorang merasa mendengar bisikan atau suara orang lain yang berbicara kepadanya, padahal ia sedang sendirian di kamar.

Nah, itu dia perbedaan dari delusi, dan halusinasi, Jadi, jangan keliru lagi dalam menggunakan keedua istilah ini, ya.[Wmh]

Tags: Ini Perbedaan Delusi dan Halusinasi
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

8 Tips agar Produksi ASI Lancar dan Melimpah

Next Post

Ujian PJOK SD Bahas Ganja dan Alat Kelamin, ini Kata DPRD dan Disdik

Next Post
Ujian PJOK SD Bahas Ganja dan Alat Kelamin, ini Kata DPRD dan Disdik

Ujian PJOK SD Bahas Ganja dan Alat Kelamin, ini Kata DPRD dan Disdik

ruhku lapar

Ruhku Lapar, Kalam Mam Fifi

Cara Memilih CC Cushion Sesuai Jenis Kulit

Cara Memilih CC Cushion Sesuai Jenis Kulit

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9688 shares
    Share 3875 Tweet 2422
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1470 shares
    Share 588 Tweet 368
  • Konser Bocelli di Jakarta Tetap Berlangsung

    88 shares
    Share 35 Tweet 22
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2529 shares
    Share 1012 Tweet 632
  • Kolaborasi Salimah, INKOSSUMA dan Bank Indonesia Gelar Literasi Ekonomi Syariah

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • 3 Hal Yang Tidak Bisa Kembali Dalam Kehidupan Kita

    432 shares
    Share 173 Tweet 108
  • Panduan Menanam Melon dari Semai Sampai dengan Panen

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4379 shares
    Share 1752 Tweet 1095
  • Waktu Terbaik Umroh Itu Kapan? Kenali Periode Sepi Jemaah

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Alasan 5 Produk Kecantikan yang Sebaiknya Tidak Disimpan di Kamar Mandi

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga