• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 22 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Belajar dari Kisah Nabi Khidir

22/06/2021
in Nasihat, Unggulan
Belajar dari Kisah Nabi Khidir

Ilustrasi, foto: accountingweb.co.uk

162
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Ajaran agama tak selalu sejalan dengan logika. Tapi tetaplah dalam keyakinan ketika logika tak mampu menerjemahkan nilai agama.

Nabi Musa alaihissalam berkesempatan bisa belajar dengan seorang hamba dari hamba Allah mulia, Nabi Khidir. Sebuah metode belajar menarik yang meluruskan logika hanya sebagai alat, bukan acuan nilai.

Ada tiga episod pengalaman yang dipetik Nabi Musa dari perjalanan bersama Nabi Khidir. Tentang perahu yang dilubangi. Tentang dinding rapuh yang diperbaiki. Dan tentang anak kecil yang dibunuh.

Ketiganya menunjukkan bahwa Nabi Musa gagal komitmen dengan yang disepakati dengan Nabi Khidir. Bahwa, Nabi Musa harus bersabar menundukkan logika di bawah apa yang ia ajarkan.

Sungguh sebuah perjalanan belajar yang begitu menarik. Belajar bahwa alam pikiran manusia itu begitu kerdil di banding hikmah nilai agama.

Tentang perahu yang dilubangi, baru Nabi Musa paham hal itu demi kebaikan pemilik perahu. Dan pemiliknya adalah orang miskin yang terancam oleh keserakahan penguasa wilayahnya.

Dengan melubangi, penguasa serakah itu enggan mengambil perahu bocor. Saat itu, hikmah itu tidak mampu ditangkap Nabi Musa.

Tentang dinding rapuh yang diperbaiki, baru Nabi Musa paham bahwa di balik dinding itu ada harta milik orang miskin yang harus dijaga kerahasiaannya.

Tentang membunuh anak kecil, Nabi Musa bukan hanya tidak memahami, bahkan marah dengan tindakan itu.

“Kenapa anak kecil yang masih suci kau bunuh? Sungguh ini sebuah kemungkaran!” begitu kira-kira respon Nabi Musa kepada Nabi Khidir.

Belakangan, baru Nabi Musa paham kalau anak itu akan menjadi pengganggu orang tuanya yang shaleh. Yang bisa menjerumuskan orang tuanya ke jalan yang buruk.

Kisah menarik ini Allah abadikan dalam Surah Al-Kahfi. Tentu mesti menjadi pelajaran buat umat Nabi Muhammad hingga saat ini.

**

Agama merupakan aturan yang Allah turunkan untuk umat manusia. Tentu demi kebaikan manusia itu sendiri. Demi kelangsungan hidup yang aman, harmonis, dan berkah.

Namun, jangan pernah menyaring agama dengan logika manusia. Karena yang disaring jauh lebih besar kapasitasnya dengan saringan picik logika kita.

Sambutlah ajaran agama dengan sami’na wa atho’na: kami dengar dan kami taat. Cukup dengan mendengar, sudah bisa langsung diamalkan. Imani dan amalkan.

Setelah itu, akan Allah berikan pemahaman hikmah di balik nilai dan pengamalan itu. [Mh]

 

Tags: belajar dari kisah nabi khidir
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Khabib Nurmagomedov: ‘Saya Ingin Anak-anak Saya Jadi Muslim Sejati’

Next Post

MUI dan ACT Tandatangani MoU Bidang Pangan, Ekonomi, Pendidikan, dan Kesehatan

Next Post
MUI dan ACT Tandatangani MoU Bidang Pangan, Eekonomi, Pendidikan, dan Kesehatan

MUI dan ACT Tandatangani MoU Bidang Pangan, Ekonomi, Pendidikan, dan Kesehatan

Ibu Kota Uni Emirat Arab Tawarkan Vaksin Covid-19 Gratis untuk Wisatawan

Ibu Kota Uni Emirat Arab Tawarkan Vaksin Covid-19 Gratis untuk Wisatawan

Adu Diplomasi di Kisah Hijrah ke Negeri Habasyah

Adu Diplomasi di Kisah Hijrah ke Negeri Habasyah

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8090 shares
    Share 3236 Tweet 2023
  • Surat Al-Mutaffifin Ayat 7-9, Apa itu Sijjin?

    137 shares
    Share 55 Tweet 34
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1973 shares
    Share 789 Tweet 493
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3589 shares
    Share 1436 Tweet 897
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    1951 shares
    Share 780 Tweet 488
  • 6 Cara Mudah Atasi Kaki Pecah-Pecah

    90 shares
    Share 36 Tweet 23
  • Beberapa Warna Hijab yang bisa Kamu Mix and Match dengan Gamis Hitam

    150 shares
    Share 60 Tweet 38
  • Jika Takdir Tiba Maka Lenyaplah Semua Rencana

    866 shares
    Share 346 Tweet 217
  • Orang yang Wafat Mengetahui Kondisi Keluarga yang Masih Hidup (Bag. 2)

    173 shares
    Share 69 Tweet 43
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    660 shares
    Share 264 Tweet 165
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga