• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 28 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Fokus

Kunjungi yang Tidak Suka Kita

18/05/2021
in Fokus, Unggulan
Kunjungi yang Tidak Suka Kita

Ilustrasi, foto: Abbey Travel

70
SHARES
542
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Silaturahim yang utama itu bukan ke yang suka kita. Tapi, ke yang tidak suka. Inilah silaturahim yang Allah suka.

Lebaran identik dengan silaturahim. Saling berkunjung untuk mempererat hubungan persaudaraan. Bisa ke sanak kerabat dan keluarga. Bisa juga ke teman-teman dekat.

Namun, silaturahim seperti itu sebagai nilai yang biasa. Sangat biasa orang mengunjungi sanak kerabat dan keluarga yang ia suka.

Menurut Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, silaturahim baru menjadi utama ketika yang dikunjungi sosok yang nggak suka kita. Dan boleh jadi, kita pun menjadi ikutan nggak suka dia.

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

لَيْسَ الْوَاصِلُ بِالْمُكَافِئِ وَلَكِنْ الْوَاصِلُ الَّذِي إِذَا قُطِعَتْ رَحِمُهُ وَصَلَهَا

“Bukanlah silaturahim orang yang menyambung tali yang sudah terjalin. Silaturahmi ialah orang yang menjalin kembali hubungan kekerabatan yang sudah terputus.” (Muttafaqun ‘alaihi)

Masya Allah, nggak gampang kan. Berikut ini tips agar silaturahim utama itu bisa kita lakukan dengan lapang dada.

Perhatikan yang Merintah, bukan Siapa yang Dikunjungi

Sangat alami orang membalas keburukan yang dilakukan orang lain. Dalam arti sebagai balasan yang pasif. Kalau dia nggak suka saya, kenapa repot-repot saya suka dia.

Seperti itulah komen yang muncul begitu saja dari hati yang paling dalam. Tapi, Allah dan RasulNya mengajarkan yang sebaliknya. Jangan balas dengan keburukan yang sama. Balaslah dengan kebaikan.

Kepatuhan ini hanya bisa terwujud jika nilai iman kita bagus. Iman yang membimbing bahwa apa yang di sisi Allah jauh lebih baik dari yang ada di dunia ini.

Kalau menurut Allah dan RasulNya itulah sebagai silaturahim yang terbaik, tentu akan mendapat balasan yang terbaik pula. Kalau di situ ada balasan terbaik, kenapa harus disia-siakan.

Yang Waras Ngalah

Di masyarakat umum ada istilah yang lumayan bagus untuk dicermati. Yaitu, istilah yang mengatakan, “Yang Waras, Ngalah!”

Pemahaman ini mengandung arti bahwa orang yang sehat iman dan akalnya akan melakukan yang terbaik walaupun terkesan merugikan. Karena rugi dan untung itu bukan di mata manusia. Melainkan dalam takaran Allah subhanahu wata’ala.

Dalam hitungan biasa, apa untung dan menariknya mengunjungi orang yang menjauhi kita. Kecuali, dia menjanjikan jabatan. Atau, dia menjanjikan bisnis yang sangat menguntungkan.

Jika semua yang menarik itu memang nihil alias kosong, berarti ada dua kerugian yang hampir pasti kita dapatkan. Yaitu, korban perasaan karena merasa seperti mengakui salah padahal tidak. Kedua, energi yang seolah terbuang sia-sia, baik tenaga maupun biaya.

Tapi, yang namanya nilai kebaikan bukan pada untung dan menjanjikannya. Melainkan pada hikmah di balik kunjungan itu. Mungkin dengan begitulah, mereka bisa tersadar. Setidaknya, tidak lagi memusuhi kita seperti masa sebelumnya.

Demi Menyambung Masa Depan

Kalau yang tidak menyukai itu sanak kerabat kita, bisa kakak atau adik, paman atau bibi, sepupu, dan lainnya; ketidaksukaan itu bisa terwariskan turun-temurun.

Padahal, yang menjadi sumber konfliknya hanya dua pelaku. Dan yang di bawahnya hanya ikut-ikutan sebagai korban renggangnya tali persaudaraan.

Ketika terjadi kunjungan yang dilakukan secara tulus, mungkin saja kerabat yang tidak suka belum bereaksi positif. Tapi, yang di bawahnya akan bereaksi berbeda.

Mereka akhirnya memperoleh data pembanding dari hanya yang ia terima selama ini. Bahwa, sosok kita tidak seburuk yang digambarkan. Dan dari situlah, jalinan baru terjalin dan memutus kebencian yang terwariskan.

Mengunjungi yang kita suka dan suka kita itu sangat biasa. Wajar. Belajarlah untuk menjadi luar biasa. Dan inilah ajaran Allah dan RasulNya yang pasti bijaksana. [Mh]

 

 

Tags: Lebaran dan Momen Silaturahim
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Milenial Peduli Palestina: Indonesia akan Selalu Bersama Palestina

Next Post

Pusat Komunitas Muslim di Amherst New York Barat Diperluas

Next Post
Pusat Komunitas Muslim di Amherst New York Barat Diperluas

Pusat Komunitas Muslim di Amherst New York Barat Diperluas

Muslim Halifax Satukan Komunitas dengan Kulkas Makanan Gratis

Muslim Halifax Satukan Komunitas dengan Kulkas Makanan Gratis

Asosiasi Dokter Jepang Desak Olimpiade Tokyo Dibatalkan karena Lonjakan Corona

Asosiasi Dokter Jepang Desak Olimpiade Tokyo Dibatalkan karena Lonjakan Corona

  • Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    77 shares
    Share 31 Tweet 19
  • Leshia Tivana Billar Rayakan Ulang Tahun Pertamanya dengan Outfit Serba Putih

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    478 shares
    Share 191 Tweet 120
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7897 shares
    Share 3159 Tweet 1974
  • Victory Waterpark Soreang, Referensi Liburan Keluarga di Bandung

    280 shares
    Share 112 Tweet 70
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3431 shares
    Share 1372 Tweet 858
  • Ayo Less Waste Bersama PNH Menyalurkan Bibit Pohon di Yogyakarta dalam Upaya Cegah Bencana Ekologis Berulang

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4093 shares
    Share 1637 Tweet 1023
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5266 shares
    Share 2106 Tweet 1317
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1679 shares
    Share 672 Tweet 420
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga