• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 21 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Malam Seribu Bulan

06/05/2021
in Nasihat, Unggulan
Malam Seribu Bulan

Ilustrasi, foto: Devdiscourse

123
SHARES
943
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Ada satu malam mulia di bulan Ramadan. Nilai ibadah di malam itu lebih baik dari seribu bulan.

Malam Lailatul Qadar. Itulah nama malam mulia itu. Nilai dari malam itu lebih baik dari seribu bulan. Setara dengan 83,3 tahun.

Siapa yang beribadah di malam itu, ia seolah beribadah selama 83 tahun. Sebuah penawaran bonus yang luar biasa. Padahal, usia rata-rata umat manusia saat ini tidak sampai di angka itu.

Itu sama artinya jika ia beribadah di malam mulia itu, nilainya sama dengan ia beribah di sepanjang hidupnya. Sebuah penawaran yang diucapkan dalam bahasa iman. Dan hanya yang beriman yang tertarik dengan penawaran itu.

Ketika para sahabat radhiyallahu ‘anhum menerima kabar ini, antusiasme mereka full seratus persen. Mereka berjaga-jaga di sepuluh malam terakhir bulan Ramadan. Persis seperti yang diteladani panutan mereka, Baginda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.

Meskipun Nabi membesarkan probabilitas peluang dengan menyebut malam ganjil, mereka tak membatasi “perburuan” hanya di malam ganjil. Mereka full di sepuluh malam terakhir, seperti yang dilakukan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersama keluarganya.

Padahal, amal mereka sudah seabreg-abreg. Sudah sangat banyak. Dan semua amal mereka memiliki nilai istimewa. Seperti ibadah tarawih mereka yang baru selesai di waktu sahur. Khataman Qur’an mereka yang bisa tuntas hanya dalam waktu tiga hari, bahkan lebih cepat dari itu.

Mungkin hati kecil kita bertanya-tanya. Para sahabat itu punya keluarga apa nggak? Apa mereka tidak kehilangan peluang bisnis dari sepuluh hari yang mereka habiskan itu. Apa mereka nggak menyiapkan diri dan keluarga untuk merayakan Idul Fitri. Seperti, belanja baju baru, aneka kue, dan penganan Idul Fitri.

Sejumlah pertanyaan itu boleh jadi menampakkan rentang kesenjangan antara kita dengan mereka. Kesenjangan iman. Kesenjangan ilmu. Kesenjangan takwa. Dan kesenjangan keshalehan.

Satu hal lagi yang menarik yang kian menampakkan kesenjangan antara kita dengan mereka. Meski mereka sudah full di sepuluh malam itu, mereka tetap gelisah. Dan kegelisahan itu mereka ungkapkan lewat munajat dengan iringan air mata. Jangan-jangan, ibadah mereka tidak diterima oleh Allah.

Mereka pun menangis karena hal lain. Jangan-jangan, itulah Ramadan terakhir buat mereka. Karena tak seorang pun bisa menjamin bahwa ia akan berjumpa dengan Ramadan berikutnya. Lalu kalau tidak ada jaminan bisa berjumpa, bagaimana bisa mengulang lagi raihan malam mulia itu.

Semua kegelisahan itu mereka tumpahkan di malam terakhir Ramadan. Mereka bermunajat dengan sungguh-sungguh agar ibadah mereka diterima Allah. Dan, diberikan kesempatan lagi untuk mengulang dan mengejar amal yang lebih istimewa lagi.

Pertanyaan lain dari kita, apa mereka tak bahagia dengan datangnya Idul Fitri. Kenapa di malam yang sepantasnya mereka bergembira justru menangis?

Lalu, suara hati kecil kita pun lagi-lagi berseloroh: apa enaknya menemui Hari Raya Idul Fitri dengan tetap masih dalam munajat sedih di masjid-masjid? Betapa sepi dan tidak enaknya suasana Lebaran seperti itu.

Pertanyaan lanjutan itu, lagi-lagi menampakkan kesenjangan iman dan ilmu kita di banding mereka.

Para sahabat sedih ditinggal Ramadan. Sementara kita bahagia Ramadan akan berakhir. Para sahabat memahami bahwa Ramadan peluang mahal. Sementara kita merasakan bahwa Ramadan seperti penjara.

Kita pun menyambut Idul Fitri dengan penuh bahagia dan sukacita. Dan hal itu tipis sekali nilainya dengan sukacita lepasnya beban-beban berat di bulan Ramadan. [Mh]

Tags: Malam lailatul qadarmalam seribu bulansepuluh hari bulan Ramadan
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

BSI dan Kemenparekraf Bersinergi Dorong Sektor Pariwisata

Next Post

Resep Maraq, Sup ala Timur Tengah Lezat untuk Berbuka

Next Post
Resep Maraq, Sup ala Timur Tengah Lezat untuk Berbuka

Resep Maraq, Sup ala Timur Tengah Lezat untuk Berbuka

Widi Asari Hadirkan Konsep "Beri Aku Waktu" di MUFFEST 2021

Widi Asari Hadirkan Konsep "Beri Aku Waktu" di MUFFEST 2021

Kisah Ummu Aiman di Perang Uhud

Kisah Ummu Aiman di Perang Uhud

  • Pengguna Tranjateng bisa Masuk Wisata Dusun Semilir Kabupaten Semarang Secara Gratis

    Pengguna Tranjateng bisa Masuk Wisata Dusun Semilir Kabupaten Semarang Secara Gratis

    123 shares
    Share 49 Tweet 31
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8694 shares
    Share 3478 Tweet 2174
  • Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    355 shares
    Share 142 Tweet 89
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    977 shares
    Share 391 Tweet 244
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11479 shares
    Share 4592 Tweet 2870
  • Konsolidasi bersama Mitra, Ketua KPIPA: Membela Palestina Bukan Pekerjaan Pribadi

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    242 shares
    Share 97 Tweet 61
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3912 shares
    Share 1565 Tweet 978
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    258 shares
    Share 103 Tweet 65
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4443 shares
    Share 1777 Tweet 1111
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga