• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 13 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Ayah Galau

21/06/2026
in Parenting, Unggulan
Melakukan Manipulasi Karena Takut Dipecat

Melakukan Manipulasi Karena Takut Dipecat (foto: pixabay)

102
SHARES
788
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

AYAH galau pada umumnya dirasakan oleh para ayah dan terjadi pada usia pernikahan ke-5, 10 atau 15. Pakar pendidikan berbasis fitrah Harry Santosa menulis tentang hal ini.

Para Ayah menjelang usia 40 atau lewat sedikit, walau mungkin lumayan mapan, tetapi ia mulai galau dan cemas.

Mereka gelisah tak mengerti apa penyebab kegelisahannya dan harus bagaimana, lalu mencoba mencari-cari jawaban sendiri atau kesenangan sendiri dengan alasan ingin menenangkan diri atau mencari bahagia, tapi sebenarnya hanya pelarian tak berujung.

Ia tak tahu juga bagaimana mengatasi kegelisahannya atau mencapai kebahagiaannya itu bahkan mungkin tak tahu juga apa itu sebenarnya bahagia.

Lalu, umumnya mereka menyibukkan dirinya dengan berbagai pekerjaan atau kesenangan tak penting atau bahkan kegiatan keagamaan untuk menenangkan diri, namun itu semua sebenarnya hanya pelarian.

Lihatlah mereka mulai rajin menyalahkan keadaan atau mencoba resep lama “mensyukuri yang ada” namun sebenarnya tak menghilangkan kegelisahannya, karena syukur itu bukan menerima apa yang ada, namun menggali maksud Allah di balik ini semua.

Sebagian mereka mulai berpindah-pindah pekerjaan, atau biasanya, justru kemudian pasangan hidupnya atau istrinya yang dipersalahkan atas kegalauannya dan kegelisahannya itu.

Baca Juga: Doa untuk Menghilangkan Kegalauan

Ayah Galau

Dia berfikir, jika lari dari pekerjaannya atau keluarganya atau ganti istri maka masalahnya akan selesai dan menemukan kebahagiaannya.

Katakan padanya, bahwa lari ke akhirat pun dan menikah dengan bidadari pun pasti tetap bermasalah karena sesungguhnya masalahnya ada di dalam dirinya.

Yang diperlukan adalah merobohkan semua penghalang yang ia bangun tanpa sadar yang menghalanginya dari kebahagiaannya, karena sesungguhnya makna bahagianya ada di dalam fitrah dirinya yang selama ini ada namun tak disadarinya.

Kegelisahan itu sesungguhnya wajar pada rentang usia ini. Maka rasakanlah bahwa Allah sedang berbicara kepada kita, apakah hidup hanya tentang cari makan atau berkarier semata?

Apa maknamu di dunia ini? Kegelisahan itu keniscayaan, karena ada hak fitrah atau makna diri yang belum ditemukan dan dijalankan.

Mengapa ayah yang dibahas? Karena ia imam, ia pemimpin keluarga, jika sang nakhoda galau dan gelisah, maka bahtera pasti akan ikut goyah.

Maka jangan dimusuhi, doakan dengan tulus, kasihani dia.

Mari bantu para ayah galau ini untuk menemukan Misi Hidupnya, mari bantu mereka untuk mengurai masalahnya, merancang kehidupan yang baik (the good life – hayatun thoyyibah) dan bahagia selaras fitrah untuk setiap dimensi fitrahnya.[ind]

Sumber:
https://www.facebook.com/harry.hasan.santosa/posts/10221033731023083

Tags: Ayah Galausuami berusia 40 tahun
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Lima Cara Memakai Sunscreen yang Benar

Next Post

Lima Tips Membuat Steak Juicy di Rumah

Next Post
Lima Tips Membuat Steak Juicy di Rumah

Lima Tips Membuat Steak Juicy di Rumah

5 Pilihan Destinasi Wisata di Bogor yang Menarik Dikunjungi bersama Anak

5 Pilihan Destinasi Wisata di Bogor yang Menarik Dikunjungi bersama Anak

Budaya Kematian di Arab Saudi yang Belum Kita Tahu

Semua Ada Akhirnya

  • Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    499 shares
    Share 200 Tweet 125
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9313 shares
    Share 3725 Tweet 2328
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    829 shares
    Share 332 Tweet 207
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11757 shares
    Share 4703 Tweet 2939
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4222 shares
    Share 1689 Tweet 1056
  • Konferensi Keluarga Asia Pasifik 2026: Kuatkan Keluarga untuk Cetak Generasi Tangguh dan Berdaya Saing

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Aturan Baru Mendaki Gunung Merbabu bagi Pendaki

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1281 shares
    Share 512 Tweet 320
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4800 shares
    Share 1920 Tweet 1200
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2476 shares
    Share 990 Tweet 619
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga