• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 20 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Mendampingi Anak Pasca Baligh untuk Belajar tentang Dunia

29/07/2025
in Parenting
Prinsip dalam mendidik remaja

Foto: Pixabay/Fangirl

83
SHARES
638
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MENDAMPINGI anak pasca baligh untuk belajar tentang dunia. Orang-orang muda menjalani masa remaja dengan berbagai cara. Beberapa menjadi agresif.

Mereka mungkin terpaksa mengikuti trend masa kini. Ada yang merengek dan berdebat.

Orang lain mungkin lebih nakal atau terlalu berani mengambil risiko.

Baca Juga: Pentingnya Menyiapkan Pendidikan Akil Baligh agar Anak Menjadi Insan Bertanggung Jawab

Mendampingi Anak Pasca Baligh untuk Belajar tentang Dunia

Tidak peduli bagaimana mereka bereaksi, semua remaja menginginkan kemerdekaan.

Inilah saatnya ketika mereka harus membentuk identitas terpisah dari orang tua mereka.

Itu sepenuhnya alami. Beberapa anak melakukan transisi dengan cara yang tidak ekstrim. Bagi yang lain, menjalani masa ini menjadi jauh lebih sulit.

Sangat penting bagi orang tua untuk menjaga hubunganyang dekat dengan remaja, yaitu dengan cara:

  • Tunjukkan padanya betapa Anda peduli.
  • Sertakan remaja dalam kegiatan keluarga.
  • Biarkan jalur komunikasi tetap terbuka.

Pada saat yang sama, orang tua harus menghormati privasi remaja. Ini sulit karena orang tua mungkin merasa perlu untuk mengawasi anak.

Namun, remaja sangat menginginkan privasi dengan cara yang sama seperti mereka menginginkan kemerdekaan.

Biarkan anak remaja Anda memiliki “ruang” sendiri — area rumah yang menjadi miliknya.

Humor di dalam rumah sangat membantu. Jaga agar tetap ringan.

Jangan terlalu serius dengan remaja itu, selama dia tidak masuk ke dalam situasi yang benar-benar serius.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Yang harus kita ingat, orangtua tidak akan pernah bisa berperang melawan remaja.

Jika itu terjadi maka perang itu tidak akan pernah berakhir.

Jika anak tidak melakukan apa yang diinginkan orangtua, dan jika itu cukup penting, maka orangtua harus menetapkan batasan.

Kadang-kadang, negosiasi dimungkinkan.

Sangat penting bahwa orang tua memutuskan masalah mana yang tidak bisa dinegosiasikan (misalnya, menjalankan sholat lima waktu sehari, mengerjakan tugas sekolah dengan serius, memperlakukan orang dengan hormat) yang cukup serius untuk ditegakkan dan masalah mana yang dapat dinegosiasikan (pengantar tidur, ngemil).

Ketika Anda berkomunikasi dengan anak remaja Anda, cobalah untuk tidak bersikap konfrontatif.

Percakapan terbaik, seringkali terjadi dalam perjalanan dengan mobil.

Ini mengurangi tekanan konfrontasi tatap muka dan menawarkan suasana yang lebih santai.

Anda mungkin menemukan cara yang lebih baik lagi yang dapat membantu komunikasi Anda dengan anak remaja.

Tentu saja, cara terbaik untuk membesarkan remaja adalah membangun hubungan yang kuat dengan anak ketika dia kecil.

Ketika Anda memiliki fondasi itu, tahun-tahun berikutnya lebih mudah.

Ingatlah bahwa anak remaja Anda memang membutuhkan Anda, baik ia mengakuinya maupun tidak.

Anak-anak kita mendengarkan setiap perkataan kita, bahkan ketika mereka kelihatannya tidak mendengarkan.

Sedangkan untuk anak yang pemalu, lebih baik jangan terlalu memaksakan.

Anak pemalu perlu belajar secara bertahap bagaimana mengekspresikan dirinya.

Satu hal yang bisa membantu adalah saat mereka menemukan kesuksesan dan pengakuan dalam bidang yang mereka sukai.

Ketika anak Anda yang pemalu dapat menemukan bidang di mana ia unggul, ini akan membantu.

Sementara itu, terimalah sifat karakter ini dan bersyukurlah bahwa anak Anda pendiam dan tidak agresif. Ingat, Nabi (damai dan berkah besertanya) berkata,” Iman (iman) memiliki lebih dari tujuh puluh cabang, dan haya ‘(harga diri, kesopanan, malu, pemalu saleh), adalah cabang iman.” (Al-Bukhari 1: 8) dan (Muslim 1, # 0055). [Maya/sumber:aboutislam.net/Cms/Sdz]

Tags: Mendampingi anak pasca baligh
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Begini Cara Rasulullah Menumbuhkan Kehangatan dalam Keluarga

Next Post

4 Cara Mengendalikan Diri saat Marah ala Rasulullah

Next Post
Mengenal Anger Release

4 Cara Mengendalikan Diri saat Marah ala Rasulullah

Tips Menghadapi Cuaca Panas agar Tetap Sehat

Tips Menghadapi Cuaca Panas agar Tetap Sehat

Abdullah bin Mas’ud, dari Penggembala jadi Pemegang Rahasia Rasulullah

Abdullah bin Mas'ud, dari Penggembala jadi Pemegang Rahasia Rasulullah

  • Daftar 30 Lagu Sambut Ramadan

    Daftar 30 Lagu Sambut Ramadan

    87 shares
    Share 35 Tweet 22
  • Link Koleksi Murottal Terbaik Sepanjang Masa

    525 shares
    Share 210 Tweet 131
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5002 shares
    Share 2001 Tweet 1251
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7983 shares
    Share 3193 Tweet 1996
  • 15 Hadits tentang Ramadan yang Perlu Diketahui Umat Muslim

    145 shares
    Share 58 Tweet 36
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    1900 shares
    Share 760 Tweet 475
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5304 shares
    Share 2122 Tweet 1326
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3509 shares
    Share 1404 Tweet 877
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1728 shares
    Share 691 Tweet 432
  • Bacaan Doa Iftitah sesuai Sunnah Rasulullah

    187 shares
    Share 75 Tweet 47
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga