• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 1 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Begini Cara Rasulullah Menumbuhkan Kehangatan dalam Keluarga

29/05/2026
in Parenting, Unggulan
40 Kalimat Motivasi dalam Pengasuhan Anak

40 Kalimat Motivasi dalam Pengasuhan Anak (foto: seekerspath)

196
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MENUMBUHKAN kehangatan dalam keluarga tidak hanya dibangun oleh komunikasi. Akan tetapi, lebih jauh dari itu, kehangatan dibangun oleh interaksi dan transaksi antaranggota keluarga yang dipraktikkan dalam sikap.

Ustazah Eko Yuliarti Siroj, S.Sos., M.Si. mengatakan bahwa interaksi merupakan sikap apa adanya, sementara transaksi adalah sikap sadar yang dilakukan anggota keluarga.

“Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam memiliki berbagai cara untuk menghangatkan hubungan dalam keluarganya. Baik dengan istri-istrinya, dengan putrinya maupun dengan cucu-cucunya,” jelas Ustazah Eko, Kamis (19/8) dikutip dari Majelis Manis.

Kedudukannya sebagai utusan Allah tidak membuat Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam menjadi orang yang eksklusif dan kehilangan sifat-sifat kemanusiaannya.

Wibawa kenabian tidak menghalangi Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam untuk selalu hangat, lemah lembut dan penuh kasih sayang kepada keluarganya.

Aisyah radhiyallahu anha bertutur: “Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam memanggilku untuk menonton orang-orang Habasyah yang sedang memainkan pedang runcing mereka di masjid pada suatu hari raya.

Beliau bersabda: ‘Wahai Humaira, apakah engkau ingin melihat mereka lebih jelas?’ Aku menjawab: ‘Tentu saja’. Maka beliau menyuruhku berdiri di belakangnya dan menggeser pundaknya agar aku bisa melihat mereka.

Aku pun menyimpan daguku di bahunya dan menyandarkan wajahku di pipinya sehingga aku bisa menonton dari atas pundaknya.

Beberapa waktu berselang, beliau bertanya: ‘Wahai Aisyah, apakah engkau sudah kenyang (menonton)?’ Aku menjawab: ‘Belum.’ Sungguh aku ingin melihat kedudukanku di sisinya sampai aku kenyang.”

Aisyah menjelaskan: “Aku tidak suka dengan tontonan permainan pedang itu, tapi aku ingin Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam menyampaikan pesan kepada kaum perempuan, bagaimana kedudukannya bagiku dan bagaimana kedudukanku di sisinya. Namun, mereka mengira aku bagai anak gadis yang masih muda yang masih suka dengan permainan.” (HR Bukhori – Muslim).

Baca Juga: 5 Cara Mewujudkan Kehangatan dalam Keluarga

Begini Cara Rasulullah Menumbuhkan Kehangatan dalam Keluarga

Aisyah radhiyallahu anha juga menceritakan bahwa suatu saat Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam pulang dari perang Tabuk atau perang Hunain.

Aisyah menutupi kotak miliknya yang tiba-tiba penutupnya tertiup angin dan terbukalah isi kotak itu. Ternyata di dalamnya tersimpan boneka-boneka mainan Aisyah.

Sambil tersenyum Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bertanya : “Apa ini wahai Aisyah?” Dengan tersipu malu Aisyah menjawab: “Boneka-bonekaku ya Rasulullah.”

Beliau melihat salah satunya boneka kuda yang dijahitkan tambahan sayap oleh Aisyah. Beliau bertanya: “Ini apa yang berada di tengah-tengah itu?”

Aisyah menjawab : “Itu kudaku.” Beliau bertanya : “Ada apa yang menempel di badannya?” Aisyah menjawab: ”Dua sayap.”

Rasulullah bertanya: “Apakah kuda memiliki sayap?” Aisyah menjawab : “Aku mendengar Nabi Sulaiman alaihissalam punya kuda yang memiliki banyak sayap.” Maka Rasulullah pun tertawa sampai nampak gigi taringnya. (HR Abu Daud)

Ahmad, Abu Daud dan An-Nasai meriwayatkan bahwa Aisyah radhiyallahu anha menceritakan saat ia dalam safar bersama Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam, Rasulullah menyuruh para sahabat untuk jalan lebih dahulu.

Beliau pun mengajak Aisyah untuk lomba berlari. Saat itu, Aisyah masih ramping dan memenangkan lomba lari tersebut.

Di lain waktu, saat Aisyah sudah bertambah subur badannya, pada suatu safar, Rasulullah mengajaknya lomba lari lagi dan mempersilakan para sahabat jalan terlebih dahulu.

Aisyah berkata : “Bagaimana aku mengalahkanmu dengan badanku yang berat ini ya Rasulullah?” Kemudian beliau menjawab: “Coba saja dulu.”

Dan ternyata benar saja, Rasulullah memenangkan lomba lari itu. Sambil tertawa beliau berkata: “Ini sebagai pembanding untuk kekalahan saat itu.”

Rasulullah juga tanpa ragu menyimpan bibirnya di bekas bibir Aisyah saat minum dari gelas yang sama bahkan Ketika Aisyah sedang haid.

Kehangatan dibangun dan ditunjukkan Rasulullah untuk menjaga perasaan istrinya yang sedang haid. Sebagai penegasan bahwa beliau tetap mencintainya dan tidak mencampakkannya.

Demikianlah Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam membangun dan menumbuhkan hubungan yang hangat dengan istrinya.

“Cermin akan sikapnya memuliakan perempuan dan sangat menghargai perasaannya. Di sinilah letak kekuatan kepemimpinan Rasulullah dalam keluarga. Menjaga hati dan jiwa anggota keluarga agar terus hangat,” tambah Ustazah Eko.

Karena Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam menyadari bahwa hati yang hangat akan membawa kedamaian untuk sekitar. Hati yang hangat akan memancarkan semangat kepada lingkungan sekitarnya.

Dan hati yang hangat akan menghidupkan cita-cita besar dan menjadi penopang bergulirnya pekerjaan-pekerjaan besar.

Keseriusan beliau dalam menerapkan syariát yang ditetapkan Allah tidak menghalangi beliau untuk menikmati romantisme bersama keluarga.

Posisi beliau sebagai pemimpin umat tidak menjadikannya selalu tegang di tengah keluarga. Dan wibawa beliau sebagai utusan Allah tidak membuatnya berjarak, dingin dan keras kepada keluarganya.

“Bahkan sebaliknya, beliau menampakkan sikap santun, penuh kasih sayang, penuh penghargaan, hangat, humoris dan sangat egaliter,” tutupnya.

Dengan cara inilah Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam membangun kepemimpinan (qowwamah) yang kuat dalam keluarganya. Bagaimana dengan kita? Wallahu a’lam bish showab.[ind]

Tags: Begini Cara Rasulullah Menumbuhkan Kehangatan dalam Keluarga
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Ketika Angka ’17.845’ Tidak Membuat Nyaman Menteri Keuangan

Next Post

Keindahan Panorama Pegunungan Lawu Selatan, Jawa Tengah

Next Post
Keindahan Panorama Pegunungan Lawu Selatan, Jawa Tengah

Keindahan Panorama Pegunungan Lawu Selatan, Jawa Tengah

Untukmu yang Sedang Tidak Baik-baik Saja

Tips Hidup Bahagia dengan Mencintai Diri Sendiri

Transformasi Vasaka Hotel Jakarta Pertahankan Keramahan Pelayanan jadi Ciri Khas

Transformasi Vasaka Hotel Jakarta Pertahankan Keramahan Pelayanan jadi Ciri Khas

  • Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    258 shares
    Share 103 Tweet 65
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8552 shares
    Share 3421 Tweet 2138
  • Doa Ketika Selesai Sa’i

    157 shares
    Share 63 Tweet 39
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    904 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11390 shares
    Share 4556 Tweet 2848
  • Resep Siomay Gluten Free ala Chef Devina Hermawan

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Tumis Jantung Pisang Ala Chef Rudy Choirudin, Lauk Tradisional yang Kaya Rasa

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3848 shares
    Share 1539 Tweet 962
  • Makna 4 Sumpah Allah Pada Surah At-Tiin

    339 shares
    Share 136 Tweet 85
  • Rakerwil Salimah Jakarta Konkretkan Kesolidan untuk Program Berdampak

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga