• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 30 November, 2025
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Mendampingi Anak Pasca Baligh untuk Belajar tentang Dunia

Juli 29, 2025
in Parenting
Prinsip dalam mendidik remaja

Foto: Pixabay/Fangirl

82
SHARES
634
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MENDAMPINGI anak pasca baligh untuk belajar tentang dunia. Orang-orang muda menjalani masa remaja dengan berbagai cara. Beberapa menjadi agresif.

Mereka mungkin terpaksa mengikuti trend masa kini. Ada yang merengek dan berdebat.

Orang lain mungkin lebih nakal atau terlalu berani mengambil risiko.

Baca Juga: Pentingnya Menyiapkan Pendidikan Akil Baligh agar Anak Menjadi Insan Bertanggung Jawab

Mendampingi Anak Pasca Baligh untuk Belajar tentang Dunia

Tidak peduli bagaimana mereka bereaksi, semua remaja menginginkan kemerdekaan.

Inilah saatnya ketika mereka harus membentuk identitas terpisah dari orang tua mereka.

Itu sepenuhnya alami. Beberapa anak melakukan transisi dengan cara yang tidak ekstrim. Bagi yang lain, menjalani masa ini menjadi jauh lebih sulit.

Sangat penting bagi orang tua untuk menjaga hubunganyang dekat dengan remaja, yaitu dengan cara:

  • Tunjukkan padanya betapa Anda peduli.
  • Sertakan remaja dalam kegiatan keluarga.
  • Biarkan jalur komunikasi tetap terbuka.

Pada saat yang sama, orang tua harus menghormati privasi remaja. Ini sulit karena orang tua mungkin merasa perlu untuk mengawasi anak.

Namun, remaja sangat menginginkan privasi dengan cara yang sama seperti mereka menginginkan kemerdekaan.

Biarkan anak remaja Anda memiliki “ruang” sendiri — area rumah yang menjadi miliknya.

Humor di dalam rumah sangat membantu. Jaga agar tetap ringan.

Jangan terlalu serius dengan remaja itu, selama dia tidak masuk ke dalam situasi yang benar-benar serius.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Yang harus kita ingat, orangtua tidak akan pernah bisa berperang melawan remaja.

Jika itu terjadi maka perang itu tidak akan pernah berakhir.

Jika anak tidak melakukan apa yang diinginkan orangtua, dan jika itu cukup penting, maka orangtua harus menetapkan batasan.

Kadang-kadang, negosiasi dimungkinkan.

Sangat penting bahwa orang tua memutuskan masalah mana yang tidak bisa dinegosiasikan (misalnya, menjalankan sholat lima waktu sehari, mengerjakan tugas sekolah dengan serius, memperlakukan orang dengan hormat) yang cukup serius untuk ditegakkan dan masalah mana yang dapat dinegosiasikan (pengantar tidur, ngemil).

Ketika Anda berkomunikasi dengan anak remaja Anda, cobalah untuk tidak bersikap konfrontatif.

Percakapan terbaik, seringkali terjadi dalam perjalanan dengan mobil.

Ini mengurangi tekanan konfrontasi tatap muka dan menawarkan suasana yang lebih santai.

Anda mungkin menemukan cara yang lebih baik lagi yang dapat membantu komunikasi Anda dengan anak remaja.

Tentu saja, cara terbaik untuk membesarkan remaja adalah membangun hubungan yang kuat dengan anak ketika dia kecil.

Ketika Anda memiliki fondasi itu, tahun-tahun berikutnya lebih mudah.

Ingatlah bahwa anak remaja Anda memang membutuhkan Anda, baik ia mengakuinya maupun tidak.

Anak-anak kita mendengarkan setiap perkataan kita, bahkan ketika mereka kelihatannya tidak mendengarkan.

Sedangkan untuk anak yang pemalu, lebih baik jangan terlalu memaksakan.

Anak pemalu perlu belajar secara bertahap bagaimana mengekspresikan dirinya.

Satu hal yang bisa membantu adalah saat mereka menemukan kesuksesan dan pengakuan dalam bidang yang mereka sukai.

Ketika anak Anda yang pemalu dapat menemukan bidang di mana ia unggul, ini akan membantu.

Sementara itu, terimalah sifat karakter ini dan bersyukurlah bahwa anak Anda pendiam dan tidak agresif. Ingat, Nabi (damai dan berkah besertanya) berkata,” Iman (iman) memiliki lebih dari tujuh puluh cabang, dan haya ‘(harga diri, kesopanan, malu, pemalu saleh), adalah cabang iman.” (Al-Bukhari 1: 8) dan (Muslim 1, # 0055). [Maya/sumber:aboutislam.net/Cms/Sdz]

Tags: Mendampingi anak pasca baligh
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Begini Cara Rasulullah Menumbuhkan Kehangatan dalam Keluarga

Next Post

4 Cara Mengendalikan Diri saat Marah ala Rasulullah

Next Post
Mengenal Anger Release

4 Cara Mengendalikan Diri saat Marah ala Rasulullah

Tips Menghadapi Cuaca Panas agar Tetap Sehat

Tips Menghadapi Cuaca Panas agar Tetap Sehat

Abdullah bin Mas’ud, dari Penggembala jadi Pemegang Rahasia Rasulullah

Abdullah bin Mas'ud, dari Penggembala jadi Pemegang Rahasia Rasulullah

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7668 shares
    Share 3067 Tweet 1917
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3237 shares
    Share 1295 Tweet 809
  • The Ultimate Acropolis, Mengunjungi Spot Yunani Kuno yang Mengagumkan

    203 shares
    Share 81 Tweet 51
  • Resep Seblak Mie Shirataki, Ide Olahan Menu Otentik untuk yang Sedang Diet

    188 shares
    Share 75 Tweet 47
  • Pernikahan Fiki Naki dan Tinandrose Menarik Perhatian Publik

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4010 shares
    Share 1604 Tweet 1003
  • Gading Paradise Kebumen Menghadirkan Wisata ala Eropa

    279 shares
    Share 112 Tweet 70
  • Nasi Kebuli Ayam Istimewa

    217 shares
    Share 87 Tweet 54
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    440 shares
    Share 176 Tweet 110
  • Bahaya Kebiasaan Meminjam Helm

    115 shares
    Share 46 Tweet 29
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga