• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 12 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Mendampingi Anak Pasca Baligh untuk Belajar tentang Dunia

01/03/2026
in Parenting
Prinsip dalam mendidik remaja

Foto: Pixabay/Fangirl

83
SHARES
642
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MENDAMPINGI anak pasca baligh untuk belajar tentang dunia. Orang-orang muda menjalani masa remaja dengan berbagai cara. Beberapa menjadi agresif.

Mereka mungkin terpaksa mengikuti trend masa kini. Ada yang merengek dan berdebat.

Orang lain mungkin lebih nakal atau terlalu berani mengambil risiko.

Baca Juga: Pentingnya Menyiapkan Pendidikan Akil Baligh agar Anak Menjadi Insan Bertanggung Jawab

Mendampingi Anak Pasca Baligh untuk Belajar tentang Dunia

Tidak peduli bagaimana mereka bereaksi, semua remaja menginginkan kemerdekaan.

Inilah saatnya ketika mereka harus membentuk identitas terpisah dari orang tua mereka.

Itu sepenuhnya alami. Beberapa anak melakukan transisi dengan cara yang tidak ekstrim. Bagi yang lain, menjalani masa ini menjadi jauh lebih sulit.

Sangat penting bagi orang tua untuk menjaga hubunganyang dekat dengan remaja, yaitu dengan cara:

  • Tunjukkan padanya betapa Anda peduli.
  • Sertakan remaja dalam kegiatan keluarga.
  • Biarkan jalur komunikasi tetap terbuka.

Pada saat yang sama, orang tua harus menghormati privasi remaja. Ini sulit karena orang tua mungkin merasa perlu untuk mengawasi anak.

Namun, remaja sangat menginginkan privasi dengan cara yang sama seperti mereka menginginkan kemerdekaan.

Biarkan anak remaja Anda memiliki “ruang” sendiri — area rumah yang menjadi miliknya.

Humor di dalam rumah sangat membantu. Jaga agar tetap ringan.

Jangan terlalu serius dengan remaja itu, selama dia tidak masuk ke dalam situasi yang benar-benar serius.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Yang harus kita ingat, orangtua tidak akan pernah bisa berperang melawan remaja.

Jika itu terjadi maka perang itu tidak akan pernah berakhir.

Jika anak tidak melakukan apa yang diinginkan orangtua, dan jika itu cukup penting, maka orangtua harus menetapkan batasan.

Kadang-kadang, negosiasi dimungkinkan.

Sangat penting bahwa orang tua memutuskan masalah mana yang tidak bisa dinegosiasikan (misalnya, menjalankan sholat lima waktu sehari, mengerjakan tugas sekolah dengan serius, memperlakukan orang dengan hormat) yang cukup serius untuk ditegakkan dan masalah mana yang dapat dinegosiasikan (pengantar tidur, ngemil).

Ketika Anda berkomunikasi dengan anak remaja Anda, cobalah untuk tidak bersikap konfrontatif.

Percakapan terbaik, seringkali terjadi dalam perjalanan dengan mobil.

Ini mengurangi tekanan konfrontasi tatap muka dan menawarkan suasana yang lebih santai.

Anda mungkin menemukan cara yang lebih baik lagi yang dapat membantu komunikasi Anda dengan anak remaja.

Tentu saja, cara terbaik untuk membesarkan remaja adalah membangun hubungan yang kuat dengan anak ketika dia kecil.

Ketika Anda memiliki fondasi itu, tahun-tahun berikutnya lebih mudah.

Ingatlah bahwa anak remaja Anda memang membutuhkan Anda, baik ia mengakuinya maupun tidak.

Anak-anak kita mendengarkan setiap perkataan kita, bahkan ketika mereka kelihatannya tidak mendengarkan.

Sedangkan untuk anak yang pemalu, lebih baik jangan terlalu memaksakan.

Anak pemalu perlu belajar secara bertahap bagaimana mengekspresikan dirinya.

Satu hal yang bisa membantu adalah saat mereka menemukan kesuksesan dan pengakuan dalam bidang yang mereka sukai.

Ketika anak Anda yang pemalu dapat menemukan bidang di mana ia unggul, ini akan membantu.

Sementara itu, terimalah sifat karakter ini dan bersyukurlah bahwa anak Anda pendiam dan tidak agresif. Ingat, Nabi (damai dan berkah besertanya) berkata,” Iman (iman) memiliki lebih dari tujuh puluh cabang, dan haya ‘(harga diri, kesopanan, malu, pemalu saleh), adalah cabang iman.” (Al-Bukhari 1: 8) dan (Muslim 1, # 0055). [Maya/sumber:aboutislam.net/Cms/Sdz]

Tags: Mendampingi anak pasca baligh
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Siswa Jakarta Islamic Boarding School JIBS Belajar Bahasa Arab di Islamic University of Madinah

Next Post

Tanya Jawab tentang I’tikaf

Next Post
Kenapa Mesti Mengeluh

Tanya Jawab tentang I'tikaf

Ketahui Jus Mangga dan Wortel Dapat Menyehatkan Kulit

Ketahui Jus Mangga dan Wortel Dapat Menyehatkan Kulit

Sentuhan Fisik dalam Pengasuhan Anak

Sentuhan Fisik dalam Pengasuhan Anak

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1903 shares
    Share 761 Tweet 476
  • Simak Hadits-Hadits tentang Keutamaan Sepuluh Malam Terakhir Ramadan

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Hukum Makan Sahur saat Terdengar Azan Subuh

    140 shares
    Share 56 Tweet 35
  • Hadis tentang 10 Hari Terakhir Ramadan

    256 shares
    Share 102 Tweet 64
  • Milad ke-26, Salimah Kota Blitar Gelar Khataman Qur’an dan Santunan Anak Yatim

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3565 shares
    Share 1426 Tweet 891
  • Daftar 30 Lagu Sambut Ramadan

    129 shares
    Share 52 Tweet 32
  • Potret Artis Cilik Maissy yang Kini Menjadi Dokter

    164 shares
    Share 66 Tweet 41
  • Untuk Pemula, Belajar Islam Mulai dari Mana?

    3127 shares
    Share 1251 Tweet 782
  • Dalil Membaca Allahumma Ajirni Minannaar

    1181 shares
    Share 472 Tweet 295
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga