• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 31 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Ustazah

Budaya Prank

25/01/2022
in Ustazah
Budaya Prank

Foto: Unsplash

82
SHARES
627
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Budaya Prank

Sahabat sahabat yang selalu dirahmati Allah.

Biasa ya dalam persahabatan yang akrab akan ada canda tawa.

Mulai dari obrolan yang flat, yang disembunyikan, yang mengejutkan, atau yang menimbulkan kejengkelan.

Sebagai sahabat sejati, biasanya akan ada ruang maaf yang luas, sehingga persahabatan bisa abadi.

Hanya memang perlu ditelisik trend belakangan ini yang dilakukan sebagian orang.

Baca Juga: Islam dan Budaya

Budaya Prank

Ada ‘bohong’ tapi ‘hanya bercanda’, atau “menipu tapi canda doang” yang disebut “Prank”.

Prank adalah aktivitas “ngerjain orang” atau jail. Sampai orang yang dikerjain bingung, marah, kesal, bahkan menangis.

Apakah kita sebagai muslim terkena wabah nge “prank”?

Jawabannya tidak lain, “ya”.

Terbukti dari seorang youtuber yang bikin video dengan subcriber 1,7 juta orang dan sangat berharap meningkat hingga 5 juta. Sebelum dia mulai aksinya, dia berdo’a, dimulai dengan Basmalah.

Ini salah kaprah.

Mencampuradukkan yang benar (ucapan Basmalah dan do’a) dengan suatu hal yang salah (prank).

وَلَا تَلۡبِسُواْ ٱلۡحَقَّ بِٱلۡبَٰطِلِ وَتَكۡتُمُواْ ٱلۡحَقَّ وَأَنتُمۡ تَعۡلَمُونَ

Dan janganlah kamu campuradukkan kebenaran dengan kebatilan dan (janganlah) kamu sembunyikan kebenaran, sedangkan kamu mengetahuinya.
(QS. Al-Baqarah, Ayat 42).

Kenapa Prank adalah kegiatan yang salah?
Ya karena asal muasal sejarah per “prank” an itu terinspirasi dari “april mop”.

Pada setiap tanggal 1 April di Eropa ada budaya bahwa orang dianggap boleh berbohong atau memberi lelucon kepada orang lain tanpa dianggap bersalah.

April mop ditandai dengan tipu-menipu dan lelucon lainnya terhadap
keluarga , musuh,kawan bahkan tetangga dengan tujuan mempermalukan orang-orang yang mudah ditipu.

Rasulullah tentu melarang orang berdusta meski bercanda.
Beliau memperingatkan dengan keras akan larangan berdusta dalam bercanda.

Nabi Muhammad Shallallahu‘alaihi wa sallam bersabda,

“Celakalah seseorang yang berbicara dusta untuk membuat orang tertawa, celakalah ia, celakalah ia.”
(HR. Ahmad, Abu Dawud dan Tirmidzi).

Sebaliknya, seorang yang menghindari dusta meski dalam bercanda, kelak mendapat balasan surga.

Rasulullah bersabda,
“Aku menjamin dengan sebuah istana di bagian tepi surga bagi orang yang meninggalkan debat meskipun ia berada di pihak yang benar, sebuah istana di bagian tengah surga bagi orang yang meninggalkan dusta meski ia sedang bercanda, dan istana di bagian atas surga bagi seseorang yang memperbaiki akhlaknya.” (HR. Abu Dawud).

Sebagian orang mungkin mengira tanpa bercanda ala prank, maka suasana akan garing dan persahabatan bisa hampa. Tak ada kesan.

Padahal Nabi membolehkan bercanda dan tertawa, hanya secukupnya saja.

Ya kira kira tertawa dalam candaan kita tidak sepanjang durasi obrolan dengan sahabat. Atau tidak sebanyak banyaknya sampai lupa waktu.

Menurut saya, bercanda itu ibarat garam dalam masakan. Perlu tapi sesuai takaran. Takarlah canda tawa kita.

Meski bercanda dibolehkan, Rasulullah tetap mengingatkan umatnya agar tak terlalu banyak tertawa.

Nabiyullah bersabda, “Janganlah kalian banyak tertawa. Sesungguhnya banyak tertawa dapat mematikan hati.” (HR. Ibnu Majah).

Jadi, apakah kita tetap bisa bahagia dengan tawa lepas saat bersama sahabat tanpa “berbohong?”.

Bisa.

Lantaran tertawa dan menangis adalah rezki dari Allah.

وَأَنَّهُۥ هُوَ أَضۡحَكَ وَأَبۡكَىٰ

dan sesungguhnya Dialah yang menjadikan orang tertawa dan menangis,
( QS. An-Najm, Ayat 43).

Bahkan dalam pembelajaran yang serius atau rapat rapat padat agenda, Allah bisa memberikan hiburan dengan tawa tawa diantara mereka. Asalkan mereka memulai semua pertemuan dengan Basmalah dan tilawah.

Bercanda tidaklah dilakukan setiap saat dan setiap waktu, serta tidaklah dilakukan dengan tujuan tertentu kecuali untuk menghilangkan penat, bosan, lesu, lemas, dan semisalnya.

Jadi, lakukan candaan hanya untuk menyegarkan dan memberikan semangat.

Hindari bercanda dusta di tempat-tempat serius seperti majelis ilmu, majelis hakim atau pengadilan, majelis penguasa, dan acara serius lain.

Dan tidak bercanda dengan menyembunyikan barang seseorang.

Rasulullah bersabda,
“Janganlah salah seorang dari kalian mengambil barang milik saudaranya, baik bercanda maupun bersungguh-sungguh.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi).

Dan terakhir, jangan bercanda dusta atau nge “prank” ke orang yang tidak suka dengan candaan. Khususnya para ulama, atau kyai, atau Ustadz Ustadzah. Karena hanya mengundang suasana menjadi tidak nyaman.

Oke?

Catatan Ustazah Kingkin Anida di akun Facebooknya pada 21 September 2019 pukul 18.12

Tags: Budaya Prank
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Yuk Bikin Roti Tawar Sendiri, Mudah dan Lembut

Next Post

Rumah Terindah bagi Keluarga Muslim

Next Post
Rumah Terindah bagi Keluarga Muslim

Rumah Terindah bagi Keluarga Muslim

YBM PLN Launching Pelatihan Pemulasaran Jenazah untuk 15 Masjid Se-Jabodetabek

Kedutaan Saudi Arabia Apresiasi MUI DKI atas Gelaran JIFEST 2019

  • Fenomena Danau dan Sungai Kering di Kalimantan

    Fenomena Danau dan Sungai Kering di Kalimantan

    390 shares
    Share 156 Tweet 98
  • Ragam Manfaat Teh Rosella untuk Kesehatan Tubuh

    184 shares
    Share 74 Tweet 46
  • 5 Objek Wisata Dekat Stasiun Solo Balapan yang Seru untuk Dijelajahi

    77 shares
    Share 31 Tweet 19
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9215 shares
    Share 3686 Tweet 2304
  • Cara Merawat Baju Velvet Agar Tetap Mewah dan Awet

    81 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    754 shares
    Share 302 Tweet 189
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4170 shares
    Share 1668 Tweet 1043
  • Kiyai Miftachul Akhyar

    165 shares
    Share 66 Tweet 41
  • 5 Nama Potongan Rambut Pria agar Tidak Qaza`

    1971 shares
    Share 788 Tweet 493
  • Kebahagiaan Berawal dari Hati yang Pandai Bersyukur

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga