• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 5 November, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Ustazah

Apa Saja 6 Kebiasaan yang Diam-Diam Menjauhkan Kita dari Allah? Kenali dan Perbaiki Sebelum Terlambat

05/11/2026
in Ustazah
Apa Saja 6 Kebiasaan yang Diam-Diam Menjauhkan Kita dari Allah? Kenali dan Perbaiki Sebelum Terlambat

Sumber: Unsplash

65
SHARES
503
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

PERNAHKAH merasa hari-hari berlalu begitu cepat tetapi ibadah justru semakin sering tertunda? Pekerjaan terus diselesaikan dan berbagai urusan dunia seolah tidak ada habisnya. Namun ketika tiba waktunya membaca Al-Qur’an atau melakukan amalan kebaikan lainnya justru muncul rasa malas.

Kondisi seperti ini terkadang tidak disadari. Kita merasa sedang menjalani kehidupan seperti biasanya padahal ada kebiasaan kecil yang perlahan membuat hati semakin jauh dari Allah SWT.

Godaan setan tidak selalu datang dalam bentuk ajakan melakukan dosa besar. Terkadang godaan tersebut hadir melalui rasa malas menunda kebaikan terlalu mencemaskan masa depan hingga sibuk membandingkan kehidupan sendiri dengan orang lain.

Jika dibiarkan kebiasaan tersebut bisa menghambat seseorang untuk memperbaiki diri. Oleh karena itu penting bagi setiap Muslim untuk mengenali hal-hal yang dapat melemahkan keimanan dan berusaha memperbaikinya.

Baca Juga: Ini Dia Sejarah Kue Cincin serta Resep Pembuatannya

Apa Saja 6 Kebiasaan yang Diam-Diam Menjauhkan Kita dari Allah? Kenali dan Perbaiki Sebelum Terlambat

6 Kebiasaan yang Diam-Diam Menjauhkan Kita dari Allah

1. Malas dan sering menunda melakukan kebaikan

Salah satu kebiasaan yang perlu diwaspadai adalah terlalu sering menunda sesuatu yang sebenarnya bisa dilakukan sekarang. Misalnya menunda salat membaca Al-Qur’an bersedekah atau memperbaiki kesalahan diri.

Kita sering berkata bahwa masih ada waktu untuk melakukannya nanti. Padahal tidak ada seorang pun yang mengetahui berapa lama kesempatan hidup yang masih diberikan Allah.

Menunda kebaikan juga dapat membuat seseorang semakin terbiasa mengabaikan kewajibannya. Karena itu ketika memiliki kesempatan untuk melakukan amal saleh sebaiknya segera dikerjakan.

Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk memanfaatkan kesempatan sebelum datang berbagai keadaan yang dapat menghalangi seseorang beramal.

2. Terlalu banyak memikirkan masa depan

Memikirkan masa depan memang diperlukan agar kita bisa mempersiapkan kehidupan dengan baik. Namun terlalu larut dalam kecemasan justru dapat membuat hati kehilangan ketenangan.

Ada orang yang terus memikirkan pekerjaan rezeki jodoh hingga berbagai kemungkinan buruk yang belum tentu terjadi. Akibatnya waktu dan pikirannya habis untuk mencemaskan sesuatu yang berada di luar kendalinya.

Sebagai seorang Muslim kita perlu berusaha dan merencanakan kehidupan. Namun jangan lupa bahwa hasil akhirnya merupakan ketetapan Allah SWT.

Dalam Surah At-Talaq ayat 3 Allah menjelaskan bahwa siapa saja yang bertawakal kepada-Nya maka Allah akan mencukupkan keperluannya.

Ayat ini mengingatkan kita untuk tidak menyerahkan seluruh pikiran kepada kecemasan. Lakukan ikhtiar terbaik kemudian serahkan hasilnya kepada Allah.

3. Terlalu sibuk mengejar urusan dunia

Bekerja mencari nafkah dan berusaha meningkatkan kesejahteraan hidup bukanlah sesuatu yang dilarang dalam Islam. Bahkan mencari rezeki halal merupakan bagian dari ikhtiar yang baik.

Namun masalah muncul ketika urusan dunia mengambil seluruh perhatian hingga seseorang melupakan kewajiban kepada Allah.

Ada yang begitu sibuk mengejar kekayaan popularitas dan jabatan sampai tidak memiliki waktu untuk beribadah. Bahkan terkadang seseorang merasa belum cukup meskipun sudah mendapatkan banyak nikmat.

Padahal kehidupan dunia hanya sementara. Harta dan pencapaian tidak akan dibawa ketika seseorang meninggalkan kehidupan ini.

Karena itu jadikan dunia sebagai sarana untuk mengumpulkan bekal akhirat bukan sebagai tujuan utama kehidupan.

4. Kehilangan fokus dan arah hidup

Kebiasaan berikutnya adalah menjalani hari tanpa mengetahui tujuan yang sebenarnya ingin dicapai. Seseorang mungkin memiliki banyak aktivitas tetapi tidak semuanya membawa manfaat bagi kehidupan dan akhiratnya.

Setiap hari sibuk bekerja menggunakan media sosial dan mengikuti berbagai kesibukan. Namun lupa mengevaluasi apakah aktivitas tersebut membuat dirinya semakin dekat kepada Allah.

Seorang Muslim perlu memiliki tujuan hidup yang jelas. Allah SWT berfirman dalam Surah Az-Zariyat ayat 56 bahwa manusia dan jin diciptakan untuk beribadah kepada-Nya.

Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa kehidupan bukan sekadar mengejar kesenangan dunia. Ada tanggung jawab sebagai hamba Allah yang perlu dijalankan.

5. Terlalu sering membandingkan diri dengan orang lain

Melihat pencapaian orang lain terkadang membuat kita merasa tertinggal. Apalagi ketika membuka media sosial dan melihat kehidupan orang lain yang tampak lebih bahagia sukses atau berkecukupan.

Tanpa disadari kebiasaan ini dapat memunculkan rasa iri dan tidak puas terhadap kehidupan sendiri.

Padahal setiap orang memiliki perjalanan hidup rezeki dan ujian yang berbeda. Apa yang terlihat menyenangkan dari kehidupan seseorang belum tentu menggambarkan seluruh kenyataan yang sedang dihadapinya.

Daripada terus membandingkan diri cobalah belajar mensyukuri nikmat yang sudah Allah berikan. Fokuslah memperbaiki diri tanpa harus merasa lebih rendah dari orang lain.

6. Menolak ajakan untuk melakukan kebaikan

Ketika seseorang mengingatkan kita untuk salat berjamaah mengaji bersedekah atau memperbaiki akhlak bagaimana respons yang diberikan?

Jika hati justru merasa terganggu dan enggan menerima nasihat maka hal tersebut patut menjadi bahan introspeksi.

Nasihat yang baik merupakan salah satu bentuk kasih sayang. Allah dapat menghadirkan orang-orang yang mengingatkan kita agar tidak terus berada dalam kesalahan.

Jangan sampai kesombongan membuat kita merasa selalu benar dan menolak setiap nasihat. Belajarlah menerima teguran dengan hati terbuka selama nasihat tersebut mengajak kepada kebaikan.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Bagaimana Cara Memperbaiki Diri?

Enam kebiasaan tersebut menjadi pengingat bahwa menjaga keimanan membutuhkan usaha dan kesungguhan. Mulailah dari langkah sederhana seperti menjaga salat lima waktu membaca Al-Qur’an setiap hari memperbanyak istigfar dan memilih lingkungan pertemanan yang mengajak kepada kebaikan.

Jangan menunggu menjadi manusia sempurna untuk mulai memperbaiki diri. Sebab setiap manusia memiliki kekurangan dan pernah melakukan kesalahan.

Yang terpenting adalah tidak berhenti berusaha kembali kepada Allah. Semoga kita senantiasa diberikan hati yang lembut kemudahan dalam menjalankan kebaikan serta kekuatan untuk menjauhi segala hal yang dapat melemahkan iman. Aamiin. [DW]

Sumber: Ustadzah Oki Setiana Dewi

Tags: Apa Saja 6 Kebiasaan yang Diam-Diam Menjauhkan Kita dari Allah? Kenali dan Perbaiki Sebelum Terlambat
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Ini Dia Sejarah Kue Cincin serta Resep Pembuatannya

Next Post

Apa Isi Kandungan Surah Al-Mu’minun? Ini 7 Pelajaran Penting bagi Kehidupan Sehari-hari

Next Post
Apa Isi Kandungan Surah Al-Mu’minun? Ini 7 Pelajaran Penting bagi Kehidupan Sehari-hari

Apa Isi Kandungan Surah Al-Mu’minun? Ini 7 Pelajaran Penting bagi Kehidupan Sehari-hari

Mengapa Kita Sering Sibuk Mencari Dunia dan Lupa Mensyukuri Nikmat Allah?

Mengapa Kita Sering Sibuk Mencari Dunia dan Lupa Mensyukuri Nikmat Allah?

Bagaimana Cara Membersihkan Babat Sapi agar Tidak Bau Amis dan Empuk Saat Dimasak?

Bagaimana Cara Membersihkan Babat Sapi agar Tidak Bau Amis dan Empuk Saat Dimasak?

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9686 shares
    Share 3874 Tweet 2422
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1468 shares
    Share 587 Tweet 367
  • Konser Bocelli di Jakarta Tetap Berlangsung

    87 shares
    Share 35 Tweet 22
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4378 shares
    Share 1751 Tweet 1095
  • Ini Dia Sejarah Kue Cincin serta Resep Pembuatannya

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2527 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2608 shares
    Share 1043 Tweet 652
  • Siapa Syifa binti Abdullah Al-Adawiyah? Kisah Teladan Muslimah Cerdas dan Berilmu

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Ajaran Rasulullah

    343 shares
    Share 137 Tweet 86
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11889 shares
    Share 4756 Tweet 2972
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga