• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 5 November, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Masak

Ini Dia Sejarah Kue Cincin serta Resep Pembuatannya

05/11/2026
in Masak
Ini Dia Sejarah Kue Cincin serta Resep Pembuatannya

Sumber: Pinterest

73
SHARES
560
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

BULAT, bolong di tengah, dan manis. Donat? Eitsss salah dong bukan itu. Jawabannya adalah kue cincin. Jajanan ini mungkin sekarang sudah sulit untuk dijumpai di pinggir jalan atau mungkin juga di pusat oleh-oleh. Mungkin juga kamu yang kelahiran 2000 an tidak tahu apa itu kue cincin dan seperti apa rasanya. Tenang saja karena pada artikel ini akan dikupas tuntas tentangnya lengkap dengan cara membuatnya juga.

Kue cincin atau ada juga yang menyebutnya dengan nama Ali Agrem adalah salah satu jajanan makanan khas Betawi. Kue ini sangat populer di Pulau Jawa khususnya di Betawi dan juga Sunda karena merupakan hidangan wajib pada acara-acara adat Betawi seperti hajatan nikahan, sunatan, perayaan Idul fitri, atau sebagai bagian dari isi seserahan lamaran. Lalu kenapa diberi nama kue cincin? karena bentuknya bulat dan bolong ditengah seperti cincin.

Baca Juga: Apakah Benar Konsumsi Tauge Dapat Meningkatkan Kesuburan Pria atau Wanita?

Ini Dia Sejarah Kue Cincin serta Resep Pembuatannya

Asal Usul dan Makna Budaya

Kue cincin ini sangat terkenal khususnya di daerah Betawi dan Sunda. sehingga memiliki asal usul dan juga makna budaya yang berbeda. Berikut ini adalah penjelasannya

Tradisi Betawi

Kue Cincin ini pada suku Betawi merupakan makanan yang harus wajib dihidangkan pada acara besar seperti hajatan nikahan, sunatan, perayaan Idulfitri, atau sebagai bagian dari isi seserahan lamaran.

Tradisi Sunda

Kue Cincin ini memiliki nama Ali Agrem bila sudah berada di tanah Sunda. Kue ini apabila sudah berada di kawasan Jawa Barat memiliki arti nama tersendiri. Ali berarti cincin, sedangkan agrem berarti manis. Kue ini melambangkan keabadian, persatuan, dan ikatan silaturahmi yang tidak pernah putus.

Perbedaan dengan Donat

Kue ini memang memiliki bentuk sama persis dengan donat akan tetapi kue cincin memiliki ukuran yang cenderung lebih kecil antara 4-6cm saja dengan tekstur lebih padat dan legit dibanding donat yang mengembang dan empuk. Kemudian dari bahan pembuatannya juga berbeda, apabila donat menggunakan tepung terigu dan juga ragi, sedangkan pada kue cincin tidak menggunakan kedua bahan tersebut. Kue cincin hanya tepung beras dan gula merah tanpa ragi.

Resep Membuat Kue Cincin

Dalam pembuatan kue cincin cukuplah mudah karena hanya menggunakan tiga bahan saja yaitu tepung beras, gula merah, garam dan santan. Berikut ini adalah resep membuat kue cincin.

Bahan-Bahan

  1. Tepung beras
  2. Gula aren
  3. Santan
  4. Garam

Cara Membuat

  1. Lelehkan gula aren dengan santan dan berikan garam
  2. Siapkan tepung beras dan masukan juga larutan gula aren cair dalam kondisi masih panas secara perlahan
  3. Aduk hingga merata sampai mengental
  4. Diamkan selama dua jam
  5. Cetak adonan hingga berbentuk bulat
  6. Bolongkan adonan seperti cincin
  7. Goreng adonan dengan api kecil hingga matang
  8. Tiriskan
  9. Hidangkan

Jadi sudah kue cincin yang mudah, tentunya dengan rasa manis, gurih dan juga tekstur yang padat sangat cocok untuk menemani Sahabat Muslim saat ngeteh dan ngopi. Kamu juga tidak perlu khawatir kue ini cepat basi karena ia memiliki daya tahan simpan yang cukup lama (bisa bertahan 5–7 hari di suhu ruang) tanpa bahan pengawet karena kadar gula arennya yang acting sebagai pengawet alami.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Selain rasanya yang lezat, kue cincin juga memiliki nilai budaya yang tinggi karena masih dibuat dengan cara tradisional. Meskipun semakin jarang ditemukan, beberapa pelaku usaha kuliner terus memproduksi Kue Cincin agar tetap dikenal oleh generasi muda. Kini, kue ini juga dijual dalam kemasan siap santap dan tersedia di berbagai pasar tradisional serta toko pusat oleh-oleh. Popularitasnya kini tetap bertahan karena teksturnya yang khas dan cita rasanya yang sangat autentik berbeda dari kue-kue tradisional lainnya. Sebagai bagian dari warisan kuliner Nusantara, kue cincin patut dilestarikan dan dinikmati oleh berbagai kalangan.

Oleh karena itu Sahabat Muslim, kamu juga wajib mempertahankan kue ini ya, kamu bisa dengan membuatnya atau bahkan menjualnya bisa menambah pundi-pundi cuan kamu juga. Selain dari itu juga kamu sudah mempertahankan makanan khas dari Nusantara ini. Kalau kamu ada cerita apa dari kue cincin ini? yuk berikan pengalaman cerita kalian [DW/BY]

Tags: Ini Dia Sejarah Kue Cincin serta Resep Pembuatannya
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Apa Isi Kandungan Surah Al-Haqqah? Ini 6 Pelajaran Penting bagi Kehidupan

Next Post

Apa Saja 6 Kebiasaan yang Diam-Diam Menjauhkan Kita dari Allah? Kenali dan Perbaiki Sebelum Terlambat

Next Post
Apa Saja 6 Kebiasaan yang Diam-Diam Menjauhkan Kita dari Allah? Kenali dan Perbaiki Sebelum Terlambat

Apa Saja 6 Kebiasaan yang Diam-Diam Menjauhkan Kita dari Allah? Kenali dan Perbaiki Sebelum Terlambat

Apa Isi Kandungan Surah Al-Mu’minun? Ini 7 Pelajaran Penting bagi Kehidupan Sehari-hari

Apa Isi Kandungan Surah Al-Mu’minun? Ini 7 Pelajaran Penting bagi Kehidupan Sehari-hari

Mengapa Kita Sering Sibuk Mencari Dunia dan Lupa Mensyukuri Nikmat Allah?

Mengapa Kita Sering Sibuk Mencari Dunia dan Lupa Mensyukuri Nikmat Allah?

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9686 shares
    Share 3874 Tweet 2422
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1468 shares
    Share 587 Tweet 367
  • Konser Bocelli di Jakarta Tetap Berlangsung

    87 shares
    Share 35 Tweet 22
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4378 shares
    Share 1751 Tweet 1095
  • Ini Dia Sejarah Kue Cincin serta Resep Pembuatannya

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2527 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2608 shares
    Share 1043 Tweet 652
  • Siapa Syifa binti Abdullah Al-Adawiyah? Kisah Teladan Muslimah Cerdas dan Berilmu

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Ajaran Rasulullah

    343 shares
    Share 137 Tweet 86
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11889 shares
    Share 4756 Tweet 2972
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga