TIDAK semua kehilangan adalah pertanda bahwa hidup kita sedang memburuk. Ada kalanya sesuatu yang sangat kita cintai harus pergi justru karena Allah memiliki alasan yang jauh lebih baik daripada yang mampu kita pahami. Kita mungkin hanya melihat rasa sakitnya, sementara Allah mengetahui sesuatu yang belum terlihat oleh mata kita.
Ketika kehilangan datang, wajar jika hati merasa sedih. Kita boleh menangis, kecewa, dan bertanya-tanya mengapa sesuatu yang sudah dijaga dengan baik akhirnya harus berakhir. Manusia memang tidak selalu mampu menerima perubahan dengan mudah, terlebih jika yang hilang adalah sesuatu yang sangat berarti. Namun, di tengah kesedihan tersebut, kita perlu belajar untuk tetap percaya kepada Allah.
Baca Juga: Ini Cara Alami Membantu Mengatasi Kutu Air
Ketika Kehilangan Menjadi Cara Allah Menjaga Kita
Sering kali kita hanya menilai sebuah kejadian dari apa yang terjadi saat ini. Ketika mendapatkan sesuatu, kita merasa bahagia dan menganggapnya sebagai hal terbaik. Sebaliknya, ketika sesuatu diambil dari kehidupan kita, kita langsung menganggapnya sebagai keburukan. Padahal, pengetahuan manusia sangat terbatas. Kita tidak pernah benar-benar tahu apa yang akan terjadi jika sesuatu tersebut tetap menjadi milik kita.
Bisa jadi pekerjaan yang gagal kita dapatkan ternyata akan membawa kita kepada lingkungan yang tidak baik. Bisa jadi hubungan yang berakhir adalah cara Allah menyelamatkan kita dari luka yang lebih besar. Bisa jadi rencana yang tidak berjalan sesuai keinginan justru membuka jalan menuju sesuatu yang jauh lebih baik.
Karena itu, ketika kehilangan sesuatu, cobalah mengubah pertanyaan dalam hati. Jangan hanya berkata, “Mengapa Allah mengambilnya dariku?” tetapi belajarlah berkata, “Ya Allah, aku mungkin belum memahami alasan-Mu, tetapi aku percaya pilihan-Mu lebih baik.”
Kalimat sederhana tersebut bukan berarti rasa sakit langsung menghilang. Namun, ia dapat menjadi pengingat bahwa kita tidak sedang menghadapi semuanya sendirian. Ada Allah yang mengetahui masa lalu, keadaan kita hari ini, sekaligus masa depan yang belum kita ketahui.
Percaya kepada ketetapan Allah juga berarti belajar menerima bahwa tidak semua yang kita inginkan harus menjadi milik kita. Terkadang, melepaskan adalah bagian dari perjalanan menuju sesuatu yang lebih baik. Apa yang menurut kita sebuah kehilangan mungkin saja sebenarnya merupakan perlindungan yang tidak kita sadari.
Maka, jangan terlalu lama menyalahkan keadaan. Beri hati waktu untuk menerima, kemudian perlahan belajar ikhlas. Tetaplah berdoa dan berusaha menjalani kehidupan dengan sebaik-baiknya. Percayalah, Allah tidak pernah keliru dalam menetapkan sesuatu untuk hamba-Nya.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Mungkin hari ini kita belum mengerti mengapa harus kehilangan. Tetapi suatu saat nanti, ketika melihat kembali perjalanan hidup, kita bisa saja tersenyum dan menyadari bahwa ternyata apa yang dulu kita tangisi adalah salah satu cara Allah menyelamatkan dan mengarahkan kita menuju kebaikan. [DW]





