SUSHI menjadi salah satu hidangan Jepang yang digemari banyak orang karena rasanya yang segar dan tampilannya yang menggugah selera. Salah satu bahan utama yang paling sering digunakan adalah ikan salmon. Namun, sebelum diolah menjadi sushi, salmon harus dipersiapkan dengan benar agar kualitas, cita rasa, dan keamanannya tetap terjaga.
Perlu dipahami bahwa tidak semua salmon aman dikonsumsi mentah. Untuk sushi atau sashimi, gunakan salmon berkualitas sashimi grade atau sushi grade yang berasal dari pemasok tepercaya.
Meskipun istilah “sushi grade” bukan standar resmi pemerintah di banyak negara, istilah ini umumnya digunakan oleh penjual untuk menunjukkan bahwa ikan telah ditangani dan dibekukan sesuai prosedur guna mengurangi risiko parasit.
Baca Juga: Bukan Cuma Susu, Ini Kreasi Minuman Berbahan Kedelai yang Patut Dicoba
Ingin Membuat Sushi? Ini Cara Membersihkan Ikan Salmon dengan Tepat
Berikut beberapa tips membersihkan ikan salmon yang benar sebelum diolah menjadi sushi.
1. Pastikan salmon masih segar
Langkah pertama adalah memilih salmon yang berkualitas baik. Daging salmon segar memiliki warna cerah, tekstur kenyal saat ditekan, serta tidak mengeluarkan bau amis yang menyengat. Permukaannya juga tampak lembap, bukan berlendir.
Jika membeli dalam bentuk fillet, pastikan tidak terdapat perubahan warna menjadi kusam atau kecokelatan.
2. Cuci tangan dan siapkan peralatan yang bersih
Kebersihan menjadi faktor utama saat mengolah ikan yang akan dikonsumsi mentah. Sebelum memegang salmon, cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir.
Gunakan talenan khusus untuk ikan serta pisau yang tajam dan bersih. Hindari menggunakan talenan yang baru dipakai memotong daging mentah lain atau sayuran tanpa dicuci terlebih dahulu untuk mencegah kontaminasi silang.
3. Periksa sisa sisik dan duri
Walaupun fillet salmon biasanya sudah dibersihkan oleh penjual, tetap lakukan pemeriksaan ulang.
Raba permukaan daging menggunakan ujung jari untuk memastikan tidak ada duri halus yang masih tertinggal. Jika menemukan duri, cabut menggunakan pinset khusus makanan dengan hati-hati agar daging tidak rusak.
Periksa pula apakah masih ada sisa sisik yang menempel pada kulit jika salmon akan tetap disajikan bersama kulitnya.
4. Jangan mencuci salmon dengan air mengalir
Banyak orang menganggap ikan mentah harus dicuci hingga bersih menggunakan air keran. Padahal, berbagai lembaga keamanan pangan tidak menyarankan mencuci ikan mentah karena percikan air justru dapat menyebarkan bakteri ke wastafel, meja dapur, atau peralatan lainnya.
Sebagai gantinya, cukup tepuk perlahan permukaan salmon menggunakan tisu dapur bersih untuk mengurangi kelembapan berlebih sebelum dipotong.
5. Buang bagian yang tidak diperlukan
Apabila masih terdapat lapisan lemak berwarna kecokelatan atau bagian yang tampak berubah warna, potong menggunakan pisau tajam.
Bagian ini memang tidak selalu berbahaya, tetapi dapat memengaruhi rasa dan tampilan sushi.
6. Potong menggunakan pisau yang sangat tajam
Sushi memerlukan irisan yang rapi agar tekstur ikan tetap lembut.
Gunakan pisau panjang yang tajam, kemudian iris sekali tarik tanpa gerakan menggergaji. Teknik ini membantu menjaga serat daging tetap utuh sehingga hasil potongan terlihat lebih halus.
7. Simpan pada suhu dingin
Jika salmon belum langsung digunakan, simpan di lemari pendingin dengan suhu sekitar 0–4°C. Untuk konsumsi mentah, jangan biarkan salmon berada pada suhu ruang terlalu lama.
Apabila membeli salmon beku, cairkan secara perlahan di dalam kulkas, bukan pada suhu ruang. Cara ini membantu menjaga kualitas sekaligus mengurangi risiko pertumbuhan bakteri.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Perhatikan Keamanan Konsumsi
Mengonsumsi ikan mentah memang memiliki risiko apabila bahan yang digunakan tidak diproses dengan benar. Karena itu, selalu beli salmon dari penjual terpercaya yang menerapkan rantai pendingin dengan baik dan memenuhi standar keamanan pangan. Kelompok seperti ibu hamil, lansia, anak kecil, serta orang dengan daya tahan tubuh rendah sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum mengonsumsi makanan laut mentah. [DW]





