SELEBGRAM sekaligus mualaf Larissa Chou mengumumkan bahwa dirinya telah resmi mengajukan gugatan cerai terhadap suaminya, Ikram Rosadi.
Kabar tersebut disampaikan langsung melalui media sosial pribadinya dan kemudian dikonfirmasi oleh sejumlah media nasional.
Dalam pernyataannya, Larissa mengungkapkan bahwa keputusan untuk mengakhiri rumah tangga bukanlah sesuatu yang diambil secara tergesa-gesa.
Ia menyebut telah mempertimbangkannya dengan matang dan meyakini bahwa perceraian merupakan jalan terbaik bagi dirinya saat ini. Larissa juga meminta doa agar proses yang dijalaninya dapat berlangsung dengan baik.
Selebgram Larissa Chou Menggugat Cerai Sang Suami, Pentingnya Menjaga Amanah Pernikahan
Terkait alasan perceraian, Larissa tidak membeberkan secara rinci persoalan yang terjadi dalam rumah tangganya.
Ia memilih menjaga privasi keluarga dan menegaskan bahwa keputusan tersebut merupakan hasil pertimbangan pribadi, bukan karena adanya isu yang ramai diperbincangkan di media sosial.
Larissa juga secara tegas membantah berbagai tudingan yang menyebut perceraian mereka dipicu oleh perselingkuhan.
Ia menegaskan dirinya tidak pernah berselingkuh selama menjalani pernikahan dan mengaku justru menjadi sasaran fitnah serta serangan dari akun-akun di media sosial setelah kabar perceraiannya mencuat.
Di tengah perhatian publik, Larissa memilih untuk tidak memperpanjang polemik mengenai rumah tangganya.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Ia menyatakan ingin fokus menjalani kehidupan bersama anak-anaknya dan berharap masyarakat menghormati proses yang sedang berlangsung tanpa membangun asumsi maupun menyebarkan informasi yang belum terbukti.
Dalam pandangan Islam, perceraian merupakan perkara yang dibolehkan apabila rumah tangga tidak lagi dapat dipertahankan setelah berbagai upaya perbaikan dilakukan.
Meski demikian, Islam mengajarkan agar setiap pasangan menjaga adab, tidak saling membuka aib, serta tetap menghormati satu sama lain meskipun hubungan pernikahan telah berakhir. [Din]





