KEMENTERIAN Kesehatan di Jalur Gaza melaporkan bahwa sebanyak 21 orang meninggal dan 38 lainnya mengalami luka-luka dalam kurun waktu satu jam terakhir akibat serangan udara yang masih berlangsung di sejumlah wilayah Jalur Gaza.
Data tersebut bersifat sementara dan diperkirakan akan terus bertambah seiring masuknya korban ke fasilitas kesehatan.
Dalam pernyataan resminya, Kementerian Kesehatan Gaza menyebutkan bahwa sejak diberlakukannya gencatan senjata pada 11 Oktober lalu, jumlah korban meninggal telah mencapai 556 orang.
Sementara itu, secara kumulatif sejak dimulainya agresi militer, total korban tewas dilaporkan mencapai 71.824 orang, dengan 171.608 orang lainnya mengalami luka-luka.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Serangan terbaru ini terjadi di tengah meningkatnya eskalasi keamanan di Jalur Gaza.
Otoritas kesehatan setempat menyatakan bahwa sejumlah korban berasal dari kalangan warga sipil, termasuk anak-anak dan tenaga medis.
Namun, rincian lokasi serangan dan jenis sasaran belum diungkapkan secara terperinci.
Pihak Palestina menilai bahwa serangan-serangan tersebut merupakan pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata yang sebelumnya telah disepakati.
21 Orang Meninggal dan 38 Luka dalam Satu Jam Akibat Serangan Udara di Gaza
Baca juga: Di Tengah Dentuman Bom, Gema Shalawat Iringi Maulid Nabi di Gaza
Mereka juga menyoroti peran mediator internasional dan negara-negara penjamin perjanjian gencatan senjata untuk mendorong kepatuhan terhadap kesepakatan tersebut dan mencegah eskalasi lebih lanjut.
Menurut pernyataan dari sejumlah pihak Palestina, berlanjutnya kekerasan dinilai dapat menghambat upaya peneguhan gencatan senjata serta pelaksanaan tahap lanjutan dari perjanjian yang telah dirancang.
Mereka memperingatkan bahwa kondisi keamanan yang tidak stabil berpotensi memperburuk situasi kemanusiaan di wilayah tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Israel terkait laporan korban terbaru tersebut.
Situasi di Jalur Gaza dilaporkan masih berkembang, dengan fasilitas kesehatan setempat terus menerima korban akibat serangan yang berlanjut.[Sdz]
Sumber: YPSP





