• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 9 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Epstein Files dan Pukulan Israel ke Trump

04/02/2026
in Berita
Trump Ancam Neraka buat Palestina, Neraka Datang ke California

Ilustrasi, foto: cnn.com

80
SHARES
612
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

KASUS Jeffrey Epstein tiba-tiba kembali mencuat ke publik sejak akhir Januari lalu. Hal ini seiring dengan kebijakan dokumen di AS yang dipublikasikan setelah lewat waktu tertentu. Inikah ‘pukulan’ Israel untuk Trump?

Jejak Epstein Files

Epstein adalah merujuk pada sosok bos pedofil sejak 2005 hingga 2019 lalu. Nama lengkapnya Jeffrey Epstein. Warga New York yang juga seorang Yahudi tulen.

Pria kelahiran 1953 ini awalnya orang baik. Ia seorang guru di wilayah kelahirannya: New York. Tapi entah apa dan bagaimana, tiba-tiba Epstein masuk ke dunia bisnis keuangan.

Banyak kejanggalan di situ. Mulai dari awal mula melompat dari pendidik ke banker, juga tentang siapa pemodal besarnya. Dan lebih aneh lagi, Epstein tiba-tiba membangun bisnis esek-esek gadis di bawah umur.

Keanehan demi keanehan ternyata tidak berhenti di sini saja. Pasalnya, jaringan pelanggan bisnis baru Epstein merupakan orang-orang kelas elit: pejabat tinggi dan tokoh masyarakat di berbagai negara.

Para analis menyimpulkan bahwa di balik proyek gelap Epstein ada operasi intelijen tingkat dunia yang diduga dimainkan oleh Mossad atau Israel.

Beberapa kali Epstein ditangkap pihak kepolisian AS karena laporan dari orang tua korban. Tapi, beberapa kali itu pula ia berhasil lepas. Dan terakhir, pada tahun 2019, Epstein akhirnya ditangkap. Tapi, hal misterius lain tak kalah anehnya. Ia tiba-tiba ditemukan tewas gantung diri di sel tahanannya.

Masalah ternyata tidak usai begitu saja seiring kematian Epstein. Ternyata, ada yang lebih besar di balik kasus Epstein. Yaitu, dokumen-dokumen bisnis esek-esek Epstein yang ternyata disimpan dengan baik oleh pihak tertentu. Dokumen itu atau kini disebut Epstein Files meliputi laporan tulisan lebih dari sejuta halaman, ribuan foto dan rekaman video.

Dan dari sebanyak dokumen itu, Trump dikabarkan berada di ‘angka’ paling atas. Memang, ada nama-nama tokoh pejabat tinggi lain, tapi Trump yang dikabarkan menempati peringkat paling banyak disebut: lebih dari seribu delapan ratus kali.

Apa di Balik Epstein Files

Kasus Epstein bukan barang baru. Bahkan sudah lewat dari enam tahun. Sosok-sosok ‘hitam’ yang pernah disebut-sebut sepanjang kurun waktu itu sudah pula diketahui publik.

Pertanyaannya, kenapa diviralkan ulang? Dan Trump menjadi sasaran tembak utama.

Sebenarnya, di masyarakat AS dan Eropa, kasus perzinahan bukan hal yang serius. Sudah lumrah. Tapi, si ‘pemain utama’ paham betul bahwa ‘jualannya’ bukan tentang kasus perzinahan. Tapi, pedofil atau kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur.

Jika ini bisa masuk ke ranah hukum, maka pihak-pihak yang disebut bisa dijerat hukum. Terutama, Trump. Atau setidaknya, ini menjadi ‘pukulan’ untuk mempermalukan presiden AS itu.

Pertanyaannya kemudian, siapa yang saat ini berkepentingan dengan mempermalukan Trump?

Jawabannya, mungkin bisa dirunut dari ledakan besar yang beberapa hari terakhir ini mengguncang pengungsian Gaza. Lebih dari 30 orang tewas tanpa sebab yang jelas kenapa mereka harus menjadi sasaran tembak.

Tembakan Israel itu dilakukan di saat ‘semerbaknya’ Dewan Perdamaian (Board of Peace) kreasi Trump. Sontak, dunia ditegaskan bahwa BoP tak punya arti apa-apa. Tak ada gunanya ikut menjadi anggota. Karena Trump seperti bukan ‘siapa-siapa’. Israellah yang seolah paling berkuasa.

Kenapa Israel sebegitu Marahnya terhadap Trump?

Peledakan di Gaza dan viralnya Epstein Files hanya berjarak beberapa hari setelah Trump batal menyerang Iran. Trump seolah-olah membuka negosiasi dengan Iran.

Sikap inilah yang tidak disukai siapa pun yang bekerja sama dengan Trump. Karena bagi Trump, sepertinya tidak ada musuh yang abadi, yang ada duit atau bisnis yang abadi. Siapa pun, kasus apa pun, jika bisa ‘menghasilkan’ akan diajak kerja sama.

Padahal, serangan terhadap Iran merupakan target utama Israel. Dan jangan lupa, sebanyak dua ratus lebih aktor perusuh yang kemungkinan agen Mossad sudah ditangkap pihak Iran setelah aksi kerusuhan di Iran berhasil dikendalikan.

Hal lain yang juga menjadi dendam kesumat Israel terhadap Iran adalah negeri Khameini ini telah mempermalukan reputasi Israel sebagai negara yang diklaim hebat dalam militer. Begitu banyak gedung di Tel Aviv hancur lebur oleh rudal canggih Iran. Tentu saja bersama korban-korban tewasnya yang hingga kini dirahasiakan Israel.

Dengan kata lain, di balik ledakan di Gaza dan viralnya Epstein Files merupakan ungkapan kesal Israel yang keubun-ubun terhadap Trump. Kok bisa, masalah seserius itu dibarter dengan negosiasi ‘basah’ oleh Trump? Seperti itulah kira-kira yang kini dirasakan Israel.

Namun jangan salah, pihak Trump juga bukan pemain amatiran. Mereka kemungkinan juga akan membuyarkan sasaran utama Epstein Files itu menjadi isu bobroknya para pemimpin dunia. Boleh jadi, termasuk ke para pemimpin negeri muslim. [Mh]

 

 

 

Tags: Epstein Files dan Pukulan Israel ke Trump
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Menaati Perintah Suami, Tunaikan Hak Allah

Next Post

Jenis-Jenis Sippy Cup untuk Si Kecil

Next Post
Jenis-Jenis Sippy Cup untuk Si Kecil

Jenis-Jenis Sippy Cup untuk Si Kecil

Fitnah Lebih Kejam dari Pembunuhan

Fitnah Lebih Kejam dari Pembunuhan

Ketahui Pelembab Wajah untuk Kulit Sensitif di Tengah Gaya Hidup Modern

Ketahui Pelembab Wajah untuk Kulit Sensitif di Tengah Gaya Hidup Modern

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9501 shares
    Share 3800 Tweet 2375
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1348 shares
    Share 539 Tweet 337
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4292 shares
    Share 1717 Tweet 1073
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2399 shares
    Share 960 Tweet 600
  • Demo Besar Pelajar di Prancis kian Tak Terkendali

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11829 shares
    Share 4732 Tweet 2957
  • Jangan Kehilangan Harapan kepada Allah Saat Hati Sedang Bersedih

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2456 shares
    Share 982 Tweet 614
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4852 shares
    Share 1941 Tweet 1213
  • Hukum Tahajud setelah Subuh karena Telat Bangun

    1508 shares
    Share 603 Tweet 377
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga