• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 14 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Kepekaan Seorang Pemimpin

13/01/2026
in Nasihat
Subhanallah, Inilah Negara tanpa Malam

Ilustrasi, foto: Sweden

66
SHARES
506
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

KEPEKAAN merupakan rahasia sukses seorang pemimpin. Ia mampu menyelami keadaan di bawahnya.

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam merupakan teladan sempurna bagi pemimpin. Beliau mampu menyelami problem, potensi, dan kelemahan umatnya.

Ketika tiba pertama kali di Madinah, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mencerna tiga masalah besar di Madinah. Yaitu, potensi perpecahan, kemiskinan, dan kebodohan.

Untuk masalah yang pertama, beliau shallallahu ‘alaihi wasallam memanggil perwakilan Muhajirin dan Anshar, masing-masing 45 orang. Nama-nama yang dipanggil sudah terdaftar siapa saja.

Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu bertugas memanggil semua yang ada di daftar. Semuanya penasaran gerangan apa Nabi memanggil mereka.

Ternyata, Nabi mempersaudarakan antara kaum Muhajirin dan Anshar. Mempersaudarakan ini bukan sekadar untuk menjalin ukhuwah. Melainkan juga untuk mensinergi potensi masing-masing.

Rata-rata kaum Anshar adalah petani. Mereka memproduksi barang, tapi tidak paham bagaimana menjualnya. Sementara itu, kaum Muhajirin rata-rata pedagang. Mereka tidak bisa memproduksi barang, tapi mahir menjualnya. Inilah di antara sinergi yang terjadi.

Langkah kedua Nabi, membangun pasar. Hal ini dimaksudkan agar terjadi pengentasan kemiskinan. Selama ini, roda ekonomi Madinah dikuasai Yahudi. Semua pasar mereka kuasai. Inilah cara Nabi mengalihkan ekonomi Madinah dari Yahudi ke umat Islam.

Di antara strateginya, di pasar baru ini tidak ada sewa lapak atau outlet. Yang ada bagi hasil. Berapa pun penghasilan pedagang, mereka tetap masih bisa berdagang untuk waktu selanjutnya.

Langkah ini begitu efektif ‘menggembosi’ kekuatan ekonomi Yahudi di Madinah. Sinergi Muhajirin dan Anshar di pasar pun akhirnya menjadikan muslim Madinah menjadi kaya.

Ketiga, tentang kebodohan, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam membangun sebuah komunitas tersendiri yang disebut Ahlus Suffah. Artinya, komunitas yang menetap di pekarangan Masjid Nabawi.

Di belakang masjid, Nabi membangun tenda-tenda untuk tempat tinggal. Orang-orang yang tinggal di sini merupakan orang-orang khusus yang fokus di bidang keilmuan, ibadah, dan zikir.

Tentang kebutuhan hidup mereka dijamin oleh Nabi. Mulai dari makan dan minum, pakaian, dan lainnya. Yang penting, mereka kelak siap menjadi ‘lidah penyambung’ Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.

Di antara mereka Ahlus Suffah ini adalah Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu. Meski hanya sekitar tiga tahun hidup bersama Nabi, Abu Hurairah menjadi ulama yang paling banyak meriwayatkan hadis dari Nabi.

Analoginya, Ahlus Suffah mirip seperti para santri yang menetap di pesantren. Mereka tidak memikirkan ‘dunia luar’, hanya fokus dalam keilmuan dan ibadah.

Dari tiga langkah inilah, Madinah akhirnya berkembang menjadi pusat pemerintahan dunia Islam di masa awalnya. Dan kelak, menjadi teladan untuk pembangunan wilayah berikutnya.

**

Siapa pun yang memiliki karakter kepemimpinan yang baik selalu berada di depan. Bukan untuk menjadi yang memiliki pertama kali. Tapi untuk yang membagikan pertama kali.

Bukan pula untuk menjadi yang disanjung-sanjung pertama kali. Tapi untuk yang merasakan kesusahan dan kebahagiaan bawahannya pertama kali.

Bukan juga untuk menjadi yang bisa ‘kabur’ pertama kali. Tapi untuk yang bisa membentengi bawahannya pertama kali.

Semangat seorang pemimpin yang baik itu satu: apa yang bisa kuberikan untuk mereka, bukan apa yang bisa mereka berikan untukku. [Mh]

 

Tags: Kepekaan Seorang Pemimpin
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

4 Cerminan Jiwa Berkualitas

Next Post

Beberapa Obyek Wisata Alam di Kawasan Taman Nasional Gunung Merapi Ditutup Sementara

Next Post
Beberapa Obyek Wisata Alam di Kawasan Taman Nasional Gunung Merapi Ditutup Sementara

Beberapa Obyek Wisata Alam di Kawasan Taman Nasional Gunung Merapi Ditutup Sementara

  • Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    421 shares
    Share 168 Tweet 105
  • Delapan Tips Menebalkan Rambut dengan Efektif

    363 shares
    Share 145 Tweet 91
  • Tips Dapat Cerah di Ekowisata Kalitalang Gunung Merapi, Kabupaten Klaten Jawa Tengah

    154 shares
    Share 62 Tweet 39
  • Tren Pakaian Denim Bergeser ke Model Berpotongan Longgar dan Lebar di Tahun 2026

    85 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Resep Singkong Keju Goreng

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Poin Penting Perjalanan Isra’ Mi’raj dari Surat Al-Isra’ Ayat 1

    1659 shares
    Share 664 Tweet 415
  • Agar Bidadari Cemburu Padamu

    195 shares
    Share 78 Tweet 49
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3361 shares
    Share 1344 Tweet 840
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7831 shares
    Share 3132 Tweet 1958
  • Penjelasan Hadis ke-26 Mensyukuri Nikmat dengan Bersedekah

    260 shares
    Share 104 Tweet 65
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga