• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 18 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Memperhatikan Keislaman Ibu

05/12/2025
in Nasihat
Ketika Rumah Tangga tanpa Cinta

Ilustrasi, foto: suburbantourist.ca

68
SHARES
521
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

IBU itu orang yang paling berjasa. Balaslah kebaikan ibu, terutama, dengan memperhatikan keislamannya.

Salah seorang sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yang begitu dekat dengan ibunya adalah Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu.

Abu Hurairah bukan asli Madinah atau Mekah. Ia lahir dan tumbuh di wilayah Yaman. Ratusan kilometer jauhnya dari Madinah.

Sejak kecil, pria berkulit hitam ini sudah menjadi yatim. Ia tinggal bersama ibunya. Sejak kecil, Abu Hurairah sudah mencari nafkah sebagai penggembala kambing.

Meski keadaannya yang memprihatinkan, tapi Allah subhanahu wata’ala menganugerahinya sesuatu yang sangat berharga: hidayah Islam.

Ada seorang sahabat Rasul yang bernama Thufail bin Amru radhiyallahu ‘anhu yang balik kampung di mana Abu Hurairah tinggal. Ia mengajak kaumnya untuk masuk Islam. Tapi tak seorang pun yang mau ikut, kecuali anak remaja yang dipanggil Abu Hurairah.

Setelah masuk Islam, Abu Hurairah ingin sekali ibunya juga masuk Islam. Berbagai cara ia sampaikan tentang Islam kepada ibunya. Tapi, jawaban ibunya bukan hanya menolak, justru menghina Islam.

Bertahun-tahun hal itu dilakukan Abu Hurairah, dan selama itu pula ibunya tetap menolak.

Namun begitu, Abu Hurairah tetap menjaga hubungan baik dengan ibunya. Karena keduanya memang hanya tinggal berdua sebagai satu keluarga.

Abu Hurairah tergolong sahabat Rasul yang telat hijrah ke Madinah. Ia hijrah di awal tahun ketujuh hijriah. Kemiskinan dan kelaparan adalah hal yang biasa dilalui oleh Abu Hurairah di Madinah. Hal ini karena hartanya tak bisa dibawa hijrah.

Ia tinggal di tenda-tenda yang dibangun bersebelahan dengan Masjid Nabawi. Mereka disebut sebagai Ahlus Suffah. Mereka mendapatkan makanan dan minuman dari Rasulullah dan para sahabat yang mampu.

Ibu Abu Hurairah ikut hijrah. Rasanya, ia tak bisa lepas dari kehidupan anaknya. Selalu bersama di mana pun.

Karena merasa prihatin dengan keadaan ibunya yang tak juga mau masuk Islam, Abu Hurairah pernah menangis di hadapan Rasul. Ia ceritakan usahanya untuk menyadarkan ibunya. Tapi selalu gagal.

Akhirnya, ia minta Rasulullah untuk mendoakan ibunya. Ia memohon agar Rasulullah mau mendoakan agar ibunya mendapatkan hidayah. Rasulullah langsung mendoakan di hadapan Abu Hurairah.

Doa Rasul itu begitu makbul. Ketika Abu Hurairah tiba di tenda, ibunya berteriak agar anaknya jangan masuk dulu. Ia sedang mandi.

Mandi? Untuk apa? Inilah yang mungkin dirasakan Abu Hurairah.

Ternyata, ibunya mandi untuk mengiringi keinginannya masuk Islam. Di hadapan putranya itu, ia mengucapkan dua kalimat syahadah. Ibu Abu Hurairah masuk Islam.

Abu Hurairah senang sekali. Ia pun balik lagi menemui Rasulullah. Di hadapan Rasul, ia menangis lagi. Kali ini, menangisnya bukan karena sedih, tapi karena gembira yang luar biasa.

Sebagian ahli sejarah menyebut ibu dari Abu Hurairah dengan nama Umaimah binti Shubaih bin Al-Harits radhiyallahu ‘anhum.

**

Hadiah yang paling mahal dari seorang anak ke ibunya adalah bimbingan keislaman. Karena tak semua ibu memahami agama seperti yang dimiliki anaknya.

Tapi, jarang sekali seorang ibu yang minta dibimbing anaknya. Umumnya, mereka menolak, mungkin karena merasa lebih tahu dari anaknya.

Di sinilah seninya berbuat baik kepada ibu atau ayah. Bukan hanya dibutuhkan kesabaran untuk itu. Melainkan juga doa.

Doakanlah kebaikan untuk ibu dan ayah kita. Terutama, kebaikan keislaman mereka. [Mh]

 

 

Tags: Abu HurairahMemperhatikan Keislaman Ibu
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Buah Pisang Dapat Memberikan Reaksi Alkalis dalam Pencernaan

Next Post

Mengapa Harus Sakit Hati?

Next Post
Mengapa Harus Sakit Hati?

Mengapa Harus Sakit Hati?

Tiga Ibadah Menurut Imam Nawawi

Hukum Berdoa setelah Membaca Al Fatihah di Dalam Shalat

Ketahui, Buah Pare Mengandung Vitamin C dan Vitamin A

Ketahui, Buah Pare Mengandung Vitamin C dan Vitamin A

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1944 shares
    Share 778 Tweet 486
  • Tidur Pada Awal Malam dan Bangun di Sepertiga Akhir

    179 shares
    Share 72 Tweet 45
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8078 shares
    Share 3231 Tweet 2020
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3582 shares
    Share 1433 Tweet 896
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11214 shares
    Share 4486 Tweet 2804
  • Beberapa Warna Hijab yang bisa Kamu Mix and Match dengan Gamis Hitam

    144 shares
    Share 58 Tweet 36
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    1946 shares
    Share 778 Tweet 487
  • 4 Golongan yang Dirindukan Surga

    427 shares
    Share 171 Tweet 107
  • Berikut Beberapa Tempat Wisata di Sekitar Pusat Kota Semarang yang Bisa Kamu Kunjungi

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Hadis tentang 10 Hari Terakhir Ramadan

    268 shares
    Share 107 Tweet 67
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga